Anak Gemuk Sehat

Anak Gemuk Sehat

Kebanyakan orang akan menilai tingkat kesehatan anak dimana anak gemuk sehat merupakan kondisi yang seharusnya terjadi pada anak sehingga kebanyakan orang tua yang tidak memahami justru selalu berharap anak-anak mereka tumbuh dengan gemuk. Padahal skala gemuk pada anak bukanlah penentu anak tersebut sehat. Justru ada beberapa kondisi gemuk yang harus dihindari oleh anak-anak.

Terkadang anak yang gemuk memiliki 2 kemungkinan saat mereka dewasa yaitu pertama mereka akan terus gemuk seiring dengan pertumbuhannya dan kedua mereka akan tumbuh dengan tubuh ideal tergantung orang tua dapat mengatur pertumbuhan anak. dikhawatirkan, anak yang terlampau gemuk tersebut akan menjadi kemungkinan pertama sehingga gemuk dianggap bukanlah skala kesehatan.

Ciri-Ciri  Fisik Anak Gemuk Sehat Sejak Dini

  1. Pertumbuhan dengan baik

Anak yang sehat yaitu anak yang tumbuh dengan barat badan dan tinggi badan yang sesuai. Skala tinggi badan dan berat badan yang sesuai dapat dilihat pada tabel pertumbuhan anak yang biasa dibagikan saat posyandu atau dapat di akses pada situs dinas kesehatan. Ada beberapa anak yang badannya tetap mengalami peningkatan atau berat badannya naik secara berkala namun tinggi badannya tidak naik.

Pertumbuhan dengan baik

Begitu juga sebaliknya, ada anak yang tinggi badannya tetap naik secara berkala namun berat badannya tidak naik atau bahkan mengalami fase naik turun. Hal ini perlu diwaspadai oleh orang tua. Biasanya anak dengan berat badan yang tidak stabil memiliki gangguan kesehatan bahkan dikhawatirkan mengidap penyakit kronis. Diharapkan orang tua selalu memperhatikan hal ini.

  1. Berkembang sesuai tingkat usia

Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya, kemampuan motorik, sensorik ataupun kognitif anak juga akan terus berkembang. Anak yang sehat tentu akan memiliki kemampuan sensorik, motorik maupun kognitif yang tinggi. Perkembangan inilah yang perlu diperhatikan tahap demi tahap oleh orang tua dan paling penting adalah selalu mengkonsultasikan perkembangan kemampuan anak.

Berkembang sesuai tingkat usia

Misanya saja anak bayi bisa duduk pada usia 7-8 bulan, begitu seterusnya sampai bisa merangkak, berdiri dan berjalan. Akan tetapi jangan jadikan ini sebagai patokan utama bahwa anak sehat atau tubuhnya bermasalah. Karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Ada anak yang lebih dahulu mampu berbicara baru mereka mampu berjalan dan sebaliknya.

  1. Anak memiliki nafsu makan yang baik

Faktor ini merupakan faktor yang paling mudah di deteksi oleh orang tua. Anak tentu saja memiliki nafsu makan yang sama dengan orang dewasa karena pada dasarnya kebutuhan makan adalah kebutuhan semua orang. Akan tetapi ada beberapa anak yang memang memiliki nafsu makan yang sangat buruk. Hal tersebut bisa jadi karena dua faktor, pertama karena mereka tidak menyukai jenis makanannya.

Kedua, anak tersebut memang memiliki masalah dengan kesehatannya. Anak yang tidak nafsu makan biasanya terindikasi terkena gangguan mengunyah (biasanya untuk anak diatas usia 1 tahun) dan ada masalah pada sistem pencernaan, terutama lambung dan usus. Oleh karenanya perlu memperhatikan apakah anak tidak nafsu makan karena memang tidak menyukai makanan atau ada masalah khusus.

Anak memiliki nafsu makan yang baik

Biasanya orang tua yang yang khawatir karena anak-anak mereka tidak nafsu makan akan membiarkan anak-anak mereka benar-benar kelaparan atau langsung memaksa untuk makan. Padahal cara terbaik agar anak-anak nafsu makan adalah dengan memberikan stimulus atau rangsangan baik berupa suplemen atau vitamin yang dapat meningkatkan nafsu makan pada anak.

Salah satu suplemen atau vitamin yang dapat merangsang nafsu makan anak adalah Gizidat. Gizidat merupakan vitamin yang terbuat dari 3 bahan alami utama yaitu ikan sidat, temulawak, dan juga madu hutan. Selain menstimulasi anak agar memiliki nafsu makan yang tinggi, Gizidat juga berperan sebagai vitamin yang melengkapi protein dan nutrisi pada anak sehingga gizi anak terpenuhi.

  1. Anak akan lebih aktif, lincah dan gembira

Masa kanak-kanak memang merupakan masa dimana mereka akan sangat aktif karena mereka selalu penasaran dengan hal-hal baru. Anak yang sehat merupakan anak yang senang bermain, senang melakukan sesuatu dan akan selalu antusias jika diajak bermain. Mereka juga selalu menampilkan ekspresi wajah gembira dan ceria.

Anak akan lebih aktif, lincah dan gembira

Berbeda dengan anak-anak yang selalu murung dan tidak antusias dalam bermain. Hal tersebut karena mereka merasakan sesuatu pada dirinya sehingga mereka merasa tidak nyaman. Apalagi bagi anak yang merasa takut atau bahkan mudah menangis. Bukan karena mereka memang benar-benar takut, tetapi mereka merasakan hal yang tidak nyaman yang mungkin terkait dengan kesehatan mereka.

  1. Anak akan tampak bersih

Bersih disini artinya pada tubuh anak tersebut tidak terdapat partikel-partikel asing kotor  pada tubuh anak tersebut. Terutama pada bagian mata dan dan kulit yang merupakan bagian tubuh yang paling mudah di deteksi. Kulit anak yang sehat memiliki tingkat kelembaban yang ideal dan juga tampak bersinar. Mata anak yang sehat juga lebih responsif dan juga tampak binar-binarnya sangat jelas.

Anak akan tampak bersih

Kotoran pada mata anak juga menjadi indikasi kesehatan yang mudah di deteksi. Anak yang sering mengeluarkan cairan mata atau kotoran mata biasanya sendang mengidap masalah pada sistem pencernaan berupa cacingan. Cacingan juga bisa dilihat dari ciri fisik lain seperti misalnya anak terlihat pucat atau seperti mengidap anemia, gatal pada area tubuh tertentu, dan terdapat darah pada feses.

  1. Bibir dan lidah tampak segar dan lembut

Bibir dan lidah tampak segar dan lembut

Kondisi anak gemuk sehat adalah mereka memiliki bibir yang tapak segar berwarna merah muda daging dan tidak terdapat kulit mati di sekitar bibir. Selain itu, anak yang terindikasi sehat adalah anak yang memiliki lidah berwarna merah segar dan mulus, artinya tidak ada garis-garis lipatan. Perhatikan juga anak yang memiliki lidah bercak putih yang artinya lidah anak tersebut terinfeksi jamur.

  1. Tidak bau mulut

Tidak bau mulut

Indikasi bau mulut bagi kesehatan tampaknya juga berlaku bagi anak-anak. anak–anak dengan bau mulut dapat dijadikan indikasi anak tersebut memiliki masalah dengan kesehatannya. Bau mulut sering kali dikaitkan dengan kuman atau bakteri yang ada di sistem pencernaan baik dari mulut maupun dari usus. Apabila buah hati mengalami bau mulut terus menerus, jangan lupa untuk diperiksa ke dokter.

Tips Agar Anak Gemuk Sehat, Dambaan Orang Tua

  1. Lengkapi nutrisi harian dengan makanan 4 sehat 5 sempurna.
  2. Hindari memberi anak makanan atau snack komersial yang mengandung bahan berbahaya atau penguat rasa berlebihan karena akan membuat anak kehilangan nafsu makannya.
  3. Beri vitamin makanan yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan serta melengkapi nutrisi anak.
  4. Ajak belajar dan bermain dan bergerak agar kemampuan sensorik, motorik, dan kognitifnya terus berkembang.
  5. Perhatikan waktu istirahat anak dan biasakan untuk beristirahat baik di malam maupun siang hari. Istirahat di siang hari dapat membantu pertumbuhan otak anak dan kemampuannya untuk berfikir.
  6. Mengenalkan anak dengan hal-hal baru dan latihlah untuk selalu ingin tahu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *