Cara Menambah Berat Badan Secara Alami

Cara Menambah Berat Badan Secara Alami

Anda kehilangan nafsu makan dan mengakibatkan tubuh kehilangan berat secara drastis? Jangan abaikan hal tersebut! Harus segera mendapat penanganan dan solusi tepat agar nantinya tidak berbuntut pada masalah kesehatan yang serius seperti maag, naiknya asam lambung, perubahan hormon, dan berakibat fatal pada fertilitas wanita. Carilah cara menambah berat badan secara alami.

Salah satu cara yang alami dan aman adalah lewat makanan. Jangan pernah terbujuk tipu daya obat penggemuk badan yang bisa memberikan efek buruk di kemudian hari. Coba perhatikan langkah – langkah menaikkan berat badan dengan makanan dan pola makan yang benar seperti di bawah ini!

Cara Menambah Berat Badan Secara Alami dengan Makanan

  1. Membuat Perencanaan

Buatlah perencanaan program untuk menaikkan berat badan. Di dalamnya mencakup waktu, makanan apa saja yang akan dikonsumsi, pencapaian atau target, dan usaha – usaha lain yang akan membantu program yang akan dijalani misalnya olahraga atau konsultasi. Periksa setiap hari, apakah Anda benar – benar menerapkannya atau tidak. Buat evaluasi bila perlu.

  1. Menerapkan Pola Makan yang Baik dan Benar

Pola makan yang benar sangat perlu untuk diterapkan untuk membantu Anda mendapatkan berat badan yang diinginkan. Budayakan untuk sarapan pagi sebelum memulai aktifitas. Bisa dengan roti, sereal + susu, atau nasi. Berlanjut pada makan siang, usahakan nasi + lauk + sayur + buah + minuman manis untuk penutup. Pada malam hari, jangan pernah tidur tanpa makan.

Makan malam memberi banyak andil untuk menggemukkan tubuh dibandingkan dengan makan di siang dan pagi hari. Saat tidur, organ dan penceranaan akan bekerja secara maksimal mencerna nutrisi dari makanan yang sebelumnya dikonsumsi. Maka dari itu untuk program ini, daging harus menjadi menu yang wajib ada.

  1. Daging – Dagingan

Daging menyumbang banyak kalori yang dibutuhkan untuk menaikkan masa tubuh. Setiap 70 gram daging sapi panggang kalorinya sekitar 150 kalori. Apabila dijadikan rending, setiap 100 gramnya mengandung 370 kalori. Apabila Anda seorang non muslim, silakan konsumsi daging babi, karena setiap 100 gramnya, ada sekitar 541 kalori. Dipanggang atau diolah menjadi gulai, tongseng, atau babi guling semua bisa.

Bagaimana dengan daging ayam? Tergantung pada proses pengolahannya, pada umumnya daging ayam masak bisa menghasilkan 192 sampi 488 kalori per 100 gramnya. Sumber lain seperti jeroan, kalorinya adalah yang paling besar, yaitu kurang lebih sekitar 1.541 kalori per 100 gram.

  1. Buah Tinggi Kalori

Tidak semua buah itu membuat Anda bertubuh kurus seperti yang orang – orang katakana. Faktanya, ada buah – buah tertentu yang memiliki kalori cukup tinggi. Pada alpukat, setiap 100 gramnya mengandung setidaknya 85 kalori. Ada juga buah pisang masak yang setiap 100 gramnya mengandung 100 kalori. Kedua buah ini bagus untuk dikonsumsi di pagi hari bersama dengan telur rebus dan roti selai kacang.

Selain itu, masih ada buah lain seperti kurma yang nyatanya mengandung gula tinggi dan kalori yang lumayan. Buah mudah didapat dan murah seperti pepaya juga bisa Anda jadikan sebagai penunjang karena setiap 100 gram pepaya mengandung 46 kalori. Bisa juga mangga, yang mengandung 72 kalori setiap 100 gramnya. Akan lebih enak dibuat jus ditambah dengan susu, gula, dan madu.

  1. Cokelat

Pengonsumsian cokelat secara rutin ternyata juga bisa menaikkan berat badan Anda. Jika mengonsumsi makanan manis ini 500 kalori dalam satu hari, maka dalam satu minggu ada sekitar 3500 kalori dari cokelat dan berarti bisa menaikkan berat badan sebanyak 0,5 kg. Seberapa banyak 500 kalori itu? Biasanya setara dengan satu batang cokelat ukuran biasa. Potong menjadi dua bagian dan makan di pagi dan sore hari.

Penjelasan lain yang mendukung bahwa cokelat memang efektif untuk menaikkan berat badan adalah dalam sepertiga cup dark coklat mengandung kurang lebih 7,1 gram lemak tak jenuh, 25 gram zat karbohidrat, dan campuran susunya bisa mengandung 33 gram zat karbohidrat. Dengan memakan cokelat, mood Anda juga akan membaik setiap hari.

  1. Susu dan Berbagai Olahannya

Konsumsilah dua gelas susu per hari. Anda menderita alergi susu sapi? Masih ada susu kedelai yang akan membantu. Pilihlah susu yang non low fat atau yang tidak rendah lemak. Bosan atau tidak suka dengan susu yang dikonsumsi secara langsung? Anda bisa makan beberapa jenis makanan yang bahan bakunya berasal dari susu. Tentu saja dengan rasa yang lebih nikmat dan bisa ditolerir oleh lidah Anda.

Ada mentega, yang bisa dioleskan pada roti tawar atau digunakan pada saat memasak sebagai pengganti minyak goreng. Kalori pada mentega lebih tinggi dari minyak sawit maupun minyak kedelai. Bahan makanan olahan susu lain ada keju, susu kental manis, yogurt, dodol susu, pie susu, susu fermentasi, es krim, aneka kue, permen susu, kerupuk susu, dan masih banyak lainnya.

  1. Telur – Teluran

Telur mengandung lemak, protein, dan juga zat lain yang akan membantu membangun tubuh Anda, sehingga proses penggemukan bisa lebih cepat. Pada satu butir telur ayam negri setidaknya terdapat kandungan 150 kalori 10 gram lemak, dan 13 gram protein. Untuk telur puyuh setiap 100 gramnya, ada kandungan 158, 5 kalori. Untuk telur bebek rebus, Anda bisa mendapatkan 185 kalori.

Untuk menambah jumlah kalori dari telur tersebut, Anda bisa olah menjadi variasi lain, jadi tidak hanya direbus. Misalnya teluar bebek yang diasinkan, omelet telur – kornet, sate telur puyuh manis, fuyunghai, dan lain – lain.

  1. Gizidat

Gizidat merupakan sebuah produk populer masa kini yang terbukti bisa meingkatkan nafasu makan tanpa takut ketergantungan. Bahan – bahannya alami berasal dari alam sehingga mengkonsumsinya dianggap sebagai salah satu cara menambah berat badan secara alami dan efisien. Di dalamnya terdapat probiotik yang menjaga kesehatan penceranaan, minyak ikan sidat, temulawak, dan madu ternak hutan tropis asli.

Menjadikan Gizidat sebagai asupan gizi tambahan juga bisa mendatangkan banyak manfaat lain. Misalnya untuk membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang, mempertebal pertahanan tubuh dari virus seperti influenza, sebagai antioksidan, sumber energi tambahan, meningkatkan fungsi otak, dan menjaga kesehatan organ tubuh seperti mata dan hati.

  1. Makanan Berkarbohidrat

Tingkatkan konsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat sebab kalorinya memang tinggi. Dalam 200 gram kentang kukus terdapat 166 kalori, setiap 100 gram ubi rebus mengandung 125 kalori, 60 gram roti tawar bisa mengandung 149 kalori, untuk ketan putih pada 120 gramnya mengandung 217 kalori. Jika Anda hanya bisa makan nasi sebagai makanan pokok, dalam 100 gramnya ada sedikitnya 175 kalori.

Sumber karbohidrat lain yang tak kalah bisa menyumbangkan keberhasilan program peningkatan berat badan, ada lagi! Diantaranya ada ketupat, singkong rebus, jagung rebus, aneka bakmie, tape, bubur sumsum, dan talas rebus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *