Cara Menjaga Kesehatan Anak

Cara Menjaga Kesehatan Anak

Kesehatan memang merupakan aset berharga bagi tiap orang. Terlebih bagi para orang tua, kesehatan sang buah hati merupakan hal berhatga yang harus mereka jaga. Sebenarnya ada cara menjaga kesehatan tubuh anak.

Namun, kadang beberapa orang tua merasa cemas ketika anak bermain di luar. Padahal anak-anak yang gemar bermain dengan teman sebayanya sangat baik bagi motoriknya.

Sementara sebagai otang tua, kita termakan rasa takut dan enggan menemukan solusi agar anak tetap riang tanpa khawatir bisa jatuh sakit. Karena erat kaitannya sisten imun dengan kondisi kesehatn seseorang.

Makin rendah sistem imun maka makin rentan pula terserang penyakit. Bagaimana caranya agar si kecil selalu sehat? bawah ini ada ulasan lengkapnya!

Cara Menjaga Kesehatan Anak Sederhana

1. Rajin mencuci tangan

Anak yang aktif tentu saja akan memegang benda apapun yang menarik perhatiannya. Jika sudah begitu, tentunya bisa jadi menjadi sarana berpindahnya kuman, virus, bakteri, dan parasit berbahaya dari satu tempat ke tempat lainnya, dan dapat menimbulkan penyakit. Flu, diare, hingga hepatitis A, merupakan beberapa di antaranya.

Rajin mencuci tangan

Salah satu cara menjaga kesehatan anak yang pertama adalah dengan melakukan pemutusan rantai perpindahan kuman dan bakteri tersebut yaitu dengan cara menanamkan pada anak kebiasaan cuci tangan yang benar sebelum dan sesudah makan, sesudah bersin atau batuk, dan juga satelah memegang hewan atau benda lainnya.

2. Nutrisi harian yang seimbang

Agar daya tahan tubuh dan fisiknya prima, pastikan Anda memberikan asupan bergizi setiap harinya. Anak berusia 1-3 tahun membutuhkan energi 1125 kkal, dan anak berusia 4-6 tahun memerlukan 1600 kkal per hari.

Nutrisi harian yang seimbang

Penuhi asupan gizi seimbang dengan komposisi: 50-70% karbohidrat, 20-30% lemak, dan 10-15% protein. Penuhi pula asupan cairannya pada air putih, susu, dan jus.

3. Jaga kesehatan mata

Kesehatan mata pun perlu dijaga agar penglihatan tetap jernih dan bisa menyaksikan berbagai keindahan. Tak hanya membatasi jam menonton TV dan bermain gadget, namun pastikan pula  jarak saat menonton tak terlalu dekat, yakni jarak mata ke layar gadget 30-40 cm, dan berjarak 4-5x diagonal TV.

Jaga kesehatan mata

Periksakan mata sejak bayi baru lahir, ketika bayi berusia antara 6 bulan-1 tahun, dan anak antara usia 3 hingga 4 tahun.

4. Makan bersama di rumah

Pemenuhan asupan nutrisi anak jelas meruoakan cara menjaga kesehatan anak yang selanjutnya. Akan tetapi, membiasakan agar ia selalu mengonsumsi makanan sehat perlu dijadikan kebiasaan.

Makan bersama di rumah

Anak adalah peniru yang ulung, maka Anda dan keluarga harus mecontohkan dengan menjadi pengonsumsi yang sehat ketika makan bersama di meja makan.

Dari meja makan pula, Anda dapat bonding antara keluarga melalui komunikasi, Anda bisa tahu aktivitas anak hari itu ketika Anda berada di kantor, misalnya.

Kebiasaan keterbukaan yang hangat seperti itu menyumbang kesehatan anak secara psikis, dan membuat anak merasa diperhatikan.

5. Aktif bergerak

Alihkan kegiatan menonton TV atau bermain gadget dengan mengajak anak Anda bermain di luar. Dalam keadaan yang prima, tentu anak Anda tak segan bergerak, contohnya berlari, berayun-ayun, dan bermain bola.

Aktif bergerak

Ketika bergerak atau melakukan olahraga, aliran darah menjadi lancar, melatih motorik kasar, serta mengurangi risiko obesitas.

6. Beri waktu bermain

Beri waktu bermain

Biarkan anak Anda asyik bermain, baik sendiri maupun dengan teman, dapat membuatnya bahagia, yang artinya membuat jiwa si anak jadi sehat! Kesehatan jiwa anak jangan sampai terlupakan juga.

7. Jam tidur berkualitas

Jika abak memiliki jam tidur yang cukup, tentunya ia tak akan uring-uringan dan segar sepanjang hari. Jika anak kurang tidur maka ia jadi sulit untuk berkonsentrasi, serta kurang bersosialisasi sebab tubuhnya lemas atau kesu, sehingga merasa  malas bermain dengan teman-temannya.

Jam tidur berkualitas

Secara fisik, tubuh anak jadi lebih mungil daripada anak yang sebaya, serta pucat, lemas, dan tidak bersemangat.

8. Jangan lupa imunisasi

Jangan lupa imunisasi

Melndungi tubuh dari ancaman penyakit itu perlu, segera imunisasi sesuai dengan kelompok usia dan jadwal demi membentuk zat kekebalan tubuh anak, sehingga kecil resiko mengalami penyakit yang bersangkutan.

9. Konsumsi vitamin Gizidat

Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi si kecil, Anda dapat menambahkan Gizidat dalam menu makanan anak Anda. Gizidat merupakan madu ikan sidat yang kaya akan vitamin dan protein.

Bahan-bahan alami yang terkandung di dalamnya aman untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Konsumsi vitamin Gizidat

Hanya dengan rutin minum setiap hari, Anda akan merasakan banyak manfaatnya. Cara hidup sehat sederhana ini akan membuay tubuh jadi sehat dan sistem imunitas Anda makin kuat.

Gizidat adalah salah satu suplemen yang mampu memenuhi kebutuhan harian Anda. Sepertinyang telah dikatakan, suplemen yang terbuat dari madu, sari ikan sidat, dan kurkumin ini punya banyak manfaat bagi tubuh Anda.

Gizidat ini berupa vitamin yang diperkaya dengan madu hutan alami, memberi nutrisi  maximal dari lebah-lebah liar dan keragaman hayati hutan tropis di Indonesia.

Selain itu ekstrak kurkumin atau temulawak yang dipercaya selama ratusan tahun di Nusantara dalam meningkatkan nafsu makan buah hati Anda dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kemudian, ada pula ekstrak protein sidat yang punya kandungan protein yang tinggi bahkan melebihi protein pada ikan salmon norwegia. Sehingga hal tersebut menjadi komoditas export favorit ke Jepang.

Ketiga bahan alami itu kaya akan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Dengan mengkonsumsinya setiap hari, kebutuhan vitamin dan mineral anda akan tercukupi.

Selain itu, Gizidat ini dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Gizidat pun mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sehingga Anda tidak mudah terserang penyakit.

Selain dengan memakan makan-makanan yang bergizi dan disertai dengan mengkonsumsi Gizidat, Anda disarankan pula untuk mengurangi asupan gula dan garam.

Kurangi konsumsi minuman manis dan penganan yang bercitarasa manis yang mampu memberi efek positif pada tubuh Anda.

Sedangkan dengan mengurangi asupan garam, ini akan membantu menurunkan berat badan, mengurangi resiko terserang stroke, dan menjaga kesehatan ginjal Anda.

10. Lingkungan yang bersih

Lingkungan tempat Anda tinggal memiliki peran besar untuk mendukung kebiasaan yang sehat maupun sebaliknya. Oleh seban itu, pastikan Anda rutin membersihkan rumah agar bersih dan rapi.

Lingkungan yang bersih

Penerapan pola hidup sehat dan bersih harus dilakukan oleh seluruh orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Perilaku hidup tersebut sebenarnya harus diterapkan di mana pun. Di antaranya yaitu di rumah, di sekolah, di tempat kerja, dan di tempat-tempat umum.

Dengan demikian, selutuh anggota masyarakat yang tinggal di lingkungan-lingkungan tersebut bisa menikmati manfaatnya.

Lingkungan rumah yang bersih dan sehat akan memberi dampak positif mendukung tumbuh kembang anak-anak. Mereka akan tumbuh dengan sehat dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

Selain itu, seluruh aanggota keluarga pun tak mudah terserang penyakit. Dengan demikian, orang tua dapat menjalankan peran mereka secara maksimal dan anak-anak bisa menjalani masa kanak-kanak mereka dengan penuh keceriaan.

Jangan lupa, dalam menerapkan cara menjaga kesehatan anak. Beberapa di antaranya; buang sampah pada tempatnya, bersihkan jentik nyamuk, setiap hari menjalankan aktivitas fisik, dan tidak merokok dalam rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *