Perkembangan Anak Usia 14 Bulan

Perkembangan Anak Usia 14 Bulan

Memasuki usia 1 tahun, sebagian besar anak sudah bisa berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain. Meskipun ada sebagian balita yang belum bisa berjalan, namun hal itu bukan manjadi salah satu patokan pada perkembangan anak usia 14 bulan. Karena pada usia ini perkembangan yang sangat pesat yaitu pada kecerdasan otak, ia akan melakukan berbagai eksplorasi pada usia ini.

Pada usia ini perkembangan otak sangat pesat, hal itu ditandai dari bertambahnya ketrampilan dalam mengingat, berbicara maupun berjalan. Dari waktu ke waktu, ia akan memberikan banyak kejutan bagi parents, karena banyak hal-hal baru yang dapat ia dilakukan.

Tahap-Tahap Perkembangan Anak 14 Bulan

Menginjak usia 1 tahun, biasanya selain bayi mulai bisa berjalan juga mulai mengenal kata-kata. Meskipun dalam pengucapan kata dan intonasinya berbeda, namun hal itu merupakan salah satu perkembangan yang ia tunjukkan. Perkembangan bayi usia 4 bulan yaitu ditandai dengan kemampuan cara bercakapnya dengan beberapa kosa kata.

Ia mampu menyerap bahasa dari orang-orang terdekat dan lingkungannya. Dalam usia ini, parents perlu memberikan stimulasi agar anak nanti bisa mengenali dan menggali kemampuannya sejak dini.

1. Perkembangan secara fisik

Di usia 14 bulan, perkembangan motorik kasar menunjukkan banyak kemajuan. Sebagian anak sudah bisa berjalan tanpa dibantu, meskipun hanya beberapa langkah dan mungkin ia sudah mampu bangkit dari duduk dan berdiri lagi.

Perkembangan secara fisik

Untuk perkembangan fisiknya, ia memiliki badan yang lebih panjang daripada kakinya. Pada usia ini, biasanya perutnya lebih terlihat membuncit ke depan.

2. Perkembangan secara motorik

Perkembangan anak 14 bulan sudah mampu memperlihatkan kemampuan motoriknya yang menonjol. Ia sudah bisa untuk menyusun balok, memasukkan benda ke dalam sebuah wadah atau menggambar menggunakan krayon. Pada usia ini, ia sudah mampu untuk berdiri sendiri, membungkuk, duduk dan kemudian berdiri lagi.

Perkembangan secara motorik

Hebatnya lagi, pada usia ini anak ia sudah bisa menaiki sofa, memanjat serta turun dari tangga. Bahkan sebagian dari mereka sudah mampu berjalan. Pada usia ini, anak lebih suka untuk makan sendiri dan memegang sendok sendiri. Meskipun sering mengotori baju dan lantai, namun biarkan dia belajar untuk mandiri ya mam.

3. Perkembangan secara kognitif

Perkembangan anak 14 bulan secara kognitif dapat dilihat dari kecerdasan otaknya yang cukup signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari lingkar kepala si kecil, kira-kira akan bertambah 2 cm setelah usia anak 12 bulan.

Perkembangan secara kognitif

Ia juga memiliki respon yang cukup baik terhadap perintah dan pertanyaan dari orang tua. Selain itu, ia juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan keinginan untuk memegang segala sesuatu yang dilihatnya.

4. Perkembangan secara bahasa

Perkembangan secara bahasa

Di usia ini, si kecil sudah mampu merespon ocehan yang berupa kata-kata singkat, pertanyaan dan juga perintah, seolah-olah ia sudah mampu bercakap-cakap. Selain itu,si kecil juga sudah mulai belajar merangkai kata meskipun sedikit demi sedikit dan memiliki inisiatif mengenai sesuatu hal yang mereka inginkan.

5. Perkembangan secara sosial dan emosional

Perkembangan secara sosial dan emosional pada usia 14 bulan, anak sudah mampu berinteraksi dengan teman-teman seusianya. Mereka mampu bermain secara bersama-sama, meskipun masih bersifat individual. Namun seiring dengan kemandiriannya, maka si kecil bisa diajarkan untuk buang air kecil di kamar mandi.

Perkembangan secara sosial dan emosional

Selain itu, si kecil juga sudah dapat dilatih untuk berpisah dengan pengasuhnya meskipun sebentar. Ia juga dapat diajarkan untuk mengontrol kastabilan emosinya, misalnya dalam berbagi mainannya bersama teman sebayanya. Dengan melihat perkembangan si kecil yang berjalan normal sesuai dengan usianya tentunya sangat menyenangkan.

Peran Orang Tua Untuk Menghadapi Perkembangan Anak 14 Bulan

Dalam menjaga perkembangan anak pada usia 14 bulan, maka parents harus benar-benar menata kondisi rumah agar aman untuk anak bereksplorasi. Jangan pernah remehkan kemampuannya, karena di usianya dia akan penasaran dalam segala hal, bahkan dia akan memegang semua yang ia lihat. Di usia ini anak juga sudah mampu membuka botol dan menuangkan isinya.

Peran Orang Tua Untuk Menghadapi Perkembangan Anak 14 Bulan

Maka parents tidak boleh meremehkan hal ini, karena dikhawatirkan ia akan membuka botol pembersih lantai dan menuangkan atau meminumnya. Untuk itu, parents harus mengamankan botol cairan pembersih atau hal- hal yang dapat membahayakan si kecil seperti sabun cuci, sabun cair, shampoo dan lain sebagainya untuk diletakkan pada tempat yang sulit di jangkau si kecil.

Selain itu, parents juga harus mengamankan benda-benda seperti lipstick, cat kuku, semir, alat cukur karena benda-benda tersebut juga berbahaya untuk si kecil. Jika memungkinkan, buatlah pagar pembatas di kamarnya, di dapur atau pada ujung tangga.

Membiasakan Anak dengan Pola Hidup Sehat

Menerapkan kebiasaan yang baik pada anak harus dimulai sejak dini. Untuk itu parents harus membiasakan pola hidup sehat pada si kecil, mulai dari pola makan, jam bermain, menonton TV hingga waktu untuk istirahat.

Mengajarkan pola hidup sehat sejak dini bukan hanya membuat anak menjadi terbiasa, namun juga sangat mendukung tumbuh kembang dan kebutuhan gizi anak tercukupi. Berikut ini beberapa tips agar anak terbiasa untuk menjalani hidup sehat, antara lain:

1. Konsumsi makanan sehat

Membiasakan anak untuk mengkonsumsi makanan sehat termasuk sayuran dan buah-buahan. Memang hal ini tidak mudah bagi parent, karena banyak anak-anak yang tidak menyukai kedua makanan tersebut. Namun bukan berarti tidak mungkin jika parents mau berusaha untuk memberikan makanan sehat.

Konsumsi makanan sehat

Parents dapat mencoba, mangajak si kecil untuk ikut terlibat dalam menyiapkan makanan. Hal itu dapat mendorong ketertarikan mereka untuk menyukai makan sayuran dan buah.  Selain itu, parents juga harus membiasakan si kecil agar cukup cairan agar tubuh tetap seimbang dan seluruh organ dapat berfungsi dengan baik. Jangan lupa untuk membatasi asupan gula, karena tidak baik untuk anak-anak.

2. Menjaga kebersihan diri

Kebersihan diri merupakan awal dari hidup yang sehat. Menjaga kebersihan diri dapat melindungi si kecil dari kuman yang bisa menyebabkan suatu penyakit. Dengan menjaga kebersihan diri, maka dapat mencegah timbulnya penyakit berbahaya yang disebabkan virus dan bakteri.

Menjaga kebersihan diri

Oleh sebab itu, parents harus mengajarkan anak si kecil untuk membiasakan cuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan aktivitas, misalnya usai bermain, pulang dari aktifitas di luar atau kegiatan yang lainnya.

3. Pola tidur yang teratur

Pola tidur yang teratur

Selain pola makan yang harus diatur, si kecil juga harus memiliki waktu istirahat yang cukup. Karena istirahat yang cukup dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Anak usia 14 bulan membutuhkan waktu istirahat 9 hingga 10 jam termasuk tidur siang.

4. Memberikan suplemen makanan

Meskipun si kecil sudah mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan yang di konsumsi. Namun, sebaiknya parents tetap menambahkan suplemen makanan yang mendukung untuk membantu tumbuh kembangnya pada usia tersebut. Madu gizidat dapat Anda jadikan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati Anda.

Memberikan suplemen makanan

Karena madu gizidat mengandung kurkumin dan ekstrak ikan sidat yang sangat baik untuk mendukung kecerdasan otak anak. Selain itu, madu gizidat juga berperan penting untuk menjaga stamina anak agar tidak mudah sakit, meskipun anak sangat aktif dan juga menambah nafsu makan pada anak.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan Usia 16 Bulan

Cara Mengatasi Anak Susah Makan Usia 16 Bulan

Anak merupakan harta yang paling berharga dalam sebuah keluarga. Mempunyai anak yang sehat dan cerdas adalah dambaan semua orang tua. Terutama ketika anak memasuki usia balita. Biasanya anak usia 16 bulan sering mengalami susah makan karena berbagai faktor, sehingga Bunda harus mengetahui cara mengatasi anak susah makan usia 16 bulan yang tepat dan sesuai.

Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh asupan makanan yang dimakan. Jika anak susah untuk makan, bisa menyebabkan pertumbuhan menjadi lambat atau terganggu. Sehingga sebagai orang tua, Anda harus mengerti makanan yang disukai anak, termasuk memberikan asupan gizi yang baik salah satunya dari Gizidat.

Apa Khasiat Gizidat Bagi Anak Usia 16 Tahun

Gizidat dapat memperbaiki sel yang rusak akibat radikal bebas yang masuk bersama makanan dan sebagainya. Serta Gizidat juga dapat meningkatkan daya ingat anak dan daya tangkap semua orang dari berbagai kalangan dan usia. Sehingga buah hati dapat tumbuh dengan cerdas dan sesuai dengan keinginan orang tua.

Gizidat terbuat dari 100% madu alami yang dipadukan dengan minyak sidat sehingga dapat membantu anak untuk mengambangkan kemampuan berpikir mereka. Gizidat juga terbuat dari bahan berupa madu hutan alami yang dapat memberikan nutrisi secara maksimal dari lebah liar. Serta mendapatkan nutrisi dari keanekaragaman hayati hutan tropis yang ada di Indonesia.

Selain itu, Gizidat juga mengandung kurkumin atau yang dikenal dengan temulawak. Temulawak merupakan bahan yang sudah terpercaya di Nusantara untuk meningkatkan nafsu makan anak serta dapat meningkatkan daya tahan tubuh si kecil. Oleh karena itu, Gizidat menjadi solusi utama para orang tua dalam mengatasi anak yang susah makan.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan Usia 16 Bulan

Dalam mengatasi anak yang susah makan dapat dengan memberikan suplemen dari Gizidat. Serta sebagai orang tua, Anda juga harus mengetahui kemauan Anak, dan jangan lupa untuk selalu memperhatikan kebutuhan Anak. Berikut cara untuk mengatasi anak yang susah makan.

1. Jaga pola tidur anak

Pola tidur dapat mempengaruhi aktivitas anak. Dengan menjaga waktu tidur anak dalam sehari, Anda dapat mengistirahatkan pikiran anak. Tidur yang baik sekitar 7 sampai8 ham sehari. Anda harus menyesuaikan kemampuan buah hati dengan aktivitas yang mereka lakukan sehingga daya tahan tubuh mereka tetap terjaga.

Jaga pola tidur anak

Menjaga pola tidur dapat memperbaiki metabolisme dalam tubuh. Serta dapat membantu meningkatkan perkembangan anak menjadi lebih aktif dan ceria. Anda dapat mengatur pola tidur anak selama 8 jam sehari untuk memperbaiki daya kemampuan otak anak agar buah hati siap melakukan aktivitasnya di pagi hari.

2. Jaga pola makan anak

Selain pola tidur, pola makan anak juga harus selalau diperhatikan. Terutama dalam pemilihan asupan makanan yang dimakan anak. Pastikan makanan tersebut mengandung gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan buah hati. Perhatikan juga jadwal makan dalam sehari. Jangan sampai anak merasa lapar dan orang tua tidak mengetahui hal tersebut.

Jaga pola makan anak

Oleh karena itu, Sebagai seorang ibu, Anda harus bisa mengatur jadwal makan anak sesuai dengan usia dan perkembanganya. Dan selalu berikan asupan makanan yang cocok untuk buah hati, makanan yang mengandung nutrisi dan gizi yang cukup sehingga tumbuh kembang buah hati dapat terjamin.

3. Membuat suasana makan menyenangkan

Cara mengatasi anak susah makan usia 16 bulan dapat dilakukan dengan menciptakan suasana makan yang menyenangkan. Anda dapat mengunjungi taman atau lingkungan luar pada saat anak sedang makan. Karena hal tersebut dapat membuat anak senang dan dapat bermain dengan teman-temannya.

Membuat suasana makan menyenangkan

Lingkungan yang menyenangkan dapat meningkatkan kemampuan anak dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Serta dapat meningkatkan kemampuan daya ingat dan daya pikir anak. Selain itu, asupan makanan yang dimakan juga dapat lebih banyak dibandingkan hanya makan di rumah.

4. Pastikan asupan gizi terpenuhi

Anak sangat membutuhkan gizi yang cukup selama pertumbuhan dan perkembanganya. Anda dapat memberikan gizi dari Gizidat. Karena Gizidat mengandung nutrisi dan gizi yang dapat memenuhi kebutuhan otak anak secara maksimal. Gizidat juga merupakan suplemen makanan yang sudah terjamin dalam mengatasi masalah nafsu makan pada anak.

Pastikan asupan gizi terpenuhi

Suplemen Gizidat dapat dikonsumsi untuk anak, orang dewasa, dan remaja. Karena bahan pembuatnya 100% alami dan tidak mengandung bahan berbahaya. Gizidat disebut juga dengan madu anak ikan sidat karena bahan utamanya berupa sidat. Gizidat dapat dikonsumsi setiap hari sesuai dengan usia anak Anda.

5. Berikan makanan yang disukai anak

Pemilihan makanan adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan nafsu makan anak Anda. Pastikan Anda memberikan makanan yang disukai oleh buah hati. Karena makanan yang disukai mereka dapat membuat anak senang dan sering memakanya. Dan jangan lupa untuk membiasakan anak memakan buah dan sayur.

Berikan makanan yang disukai anak

Untuk anak usia 16 bulan menyukai makanan yang lunak dan mempunyai rasa yang tidak mencolok. Anda dapat membuat bubur dari sayuran atau buah dengan tekstur yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek. Sehingga anak menyukai makanan tersebut dan mudah untuk dikunyah dan ditelan.

6. Berikan makanan yang bervariasi

Seorang anak mempunyai rasa bosan yang tinggi, mereka cenderung cepat bosan dengan apa yang mereka lakukan, termasuk untuk makanan. Sehingga Anda harus memberikan makanan anak yang bervariasi setiap harinya. Anda dapat membuat jadwal menu makanan yang akan dikonsumsi oleh buah hati.

Berikan makanan yang bervariasi

Selain makanan, Anda juga harus memberikan asupan gizi yang cukup dengan suplemen Gizidat. Agar pertumbuhan dan perkembangan buah hati lebih maksimal. Variasi menu makanan juga harus mengandung gizi dan nutrisi yang cukup agar pertumbuhan anak lebih cepat dan maksimal.

7. Jangan memaksa anak

Biasanya saat anak mengalami susah makan, orang tua akan marah dan memaksa anak untuk makan. Ternyata hal tersebut justru dapat membuat anak menjadi takut untuk makan dapat mempengaruhi psikologis sang buah hati. Oleh karena itu, agar anak mau makan, Anda dapat memberikan makanan yang disukai anak tersebut.

Jangan memaksa anak

Pemberian suplemen Gizidat juga dapat meningkatkan nafsu makan anak. Karena Gizidat mengandung temulawak yang sudah dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan di kecil. Anda dapat memberikan suplemen tersebut bersama makanan yang disukai oleh sang buah hati.

8. Jangan memberikan cemilan saat makan

Biasanya anak lebih suka makan cemilan daripada makan nasi atau bubur. Sehingga Anda tidak boleh memberikan cemilan pada saat anak sedang makan. Cemilan dapat memberikan sang anak menghindari makanan. Dan jangan melarang anak untuk makan sendiri, karena dengan makan sendiri justru lebih banyak asupan makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.

Jangan memberikan cemilan saat makan

Pola makan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak. Karena nafsu makan anak berkurang, sehingga Anda dapat memberikan suplemen yang baik dari Gizidat. Gizidat merupakan suplemen yang terbuat dari madu dan salah satu cara mengatasi anak susah makan usia 16 bulan sehingga dapat menjaga metabolisme tubuh dengan maksimal.

Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Dewasa

Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Dewasa

Vitamin untuk daya tahan tubuh dewasa sangat penting karena berhubungan dengan kemampuan tubuh untuk melawan penyakit. Vitamin ini bisa didapatkan dari sayur-sayuran, buah-buahan, daging, ikan dan karbohidrat atau istilahnya 4 sehat 5 sempurna. Jika Anda sudah mengkonsumsi makanan sehat tersebut sebenarnya Anda tidak perlu minum vitamin tambahan.

Biasanya vitamin tambahan dikonsumsi saat Anda mengalami kekurangan vitamin seperti saat sakit, orang yang  sudah tua, ibu hamil atau orang yang baru saja sakit dan masih dalam masa pemulihan. Namun ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi vitamin tambahan, seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

Tips Mengkonsumsi Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Dewasa

1. Tanyakan kepada dokter

Sebelum Anda memutuskan untuk mengkonsumsi vitamin tambahan, sebaiknya Anda berkonsultasi kepada dokter. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan vitamin dalam tubuh tiap orang yang berbeda sehingga Anda harus mengkonsultasikannya dulu, khususnya untuk Anda yang berusia di bawah 19 tahun, ibu hamil atau menyusui dan menderita penyakit tertentu.

Tanyakan kepada dokter

Konsultasi ini juga bertujuan agar vitamin yang Anda konsumsi menggunakan takaran yang pas sehingga Anda tidak akan mengalami overdosis.

2. Bacalah label pada kemasan vitaminnya

Bacalah label pada kemasan vitaminnya

Ketika Anda memutuskan mengkonsumsi vitamin untuk daya tahan tubuh dewasa, Anda harus membaca label yang biasanya tertera pada botol kemasannya. Baca dengan seksama mulai dari bahan-bahannya, dosis dalam sekali minum, efek samping, manfaat yang akan Anda dapatkan, dan pastinya tanggal kadaluarsanya.

3. Pilihlah multivitamin dan mineral yang mampu memenuhi 100 persen kebutuhan harian Anda

Pilihlah multivitamin dan mineral yang mampu memenuhi 100 persen kebutuhan harian Anda

Lebih baik Anda memilih multivitamin dengan 100 persen mampu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian Anda daripada Anda memilih vitamin dengan kemampuan 10 persen dalam memenuhi kebutuhan Anda dan 90 persen pada vitamin lainnya. Dengan Anda memilih multivitamin, pastinya uang Anda lebih hemat, bukan?

4. Pastikan vitamin tersebut aman dikonsumsi bersama makanan atau obat lain

Pastikan vitamin tersebut aman dikonsumsi bersama makanan atau obat lain

Memang ada beberapa vitamin yang dianjurkan untuk dicampurkan dalam makanan atau minuman, namun ternyata ada juga yang tidak. Untuk itu, Anda harus menanyakan kepada dokter mengenai vitamin yang sedang atau pernah Anda konsumsi untuk mengetahui apakah vitamin tersebut menimbulkan efek samping jika dikonsumsi bersama obat atau makanan lain.

5. Hindari konsumsi vitamin yang iklannya berlebihan

Hindari konsumsi vitamin yang iklannya berlebihan

Jangan mudah terpancing dengan iklan vitamin yang mengatakan bahwa vitamin tersebut mampu menyembuhkan bermacam-macam penyakit, melangsingkan, dsb. Karena pastinya vitamin yang benar-benar baik adalah vitamin yang mampu menangani masalah khusus dan tidak memberikan janji-janji yang berlebihan.

6. Periksa apakah produk tersebut sudah terdaftar BPOM atau belum

Periksa apakah produk tersebut sudah terdaftar BPOM atau belum

Pastikan bahwa vitamin yang akan Anda beli benar-benar sudah terdaftar di BPOM. Karena bisa dipastikan jika produk tersebut sudah lulus uji BPOM maka produk tersebut sudah layak konsumsi dan juga layak jual dan sebaliknya.

7. Jangan mengkonsumsi vitamin atau multivitamin secara berlebihan

Jangan mengkonsumsi vitamin atau multivitamin secara berlebihan

Apapun yang berlebihan pastinya tidak baik, hal itu juga berlaku untuk konsumsi vitamin ataupun multivitamin. Tidak ada klaim yang mendukung bahwa mengkonsumsi vitamin atau multivitamin itu akan bermanfaat bagi kesehatan. Karena faktanya, jika Anda bisa menerapkan pola hidup sehat, maka multivitamin atau vitamin tambahan itu tidak Anda perlukan.

8. Pilih vitamin yang memiliki kandungan vitamin dasar dan mineral

Pilih vitamin yang memiliki kandungan vitamin dasar dan mineral

Pastikan bahwa vitamin yang akan Anda beli memiliki kandungan vitamin dasar seperti B1 (thiamin),  vitamin C, B2 (riboflavin), B6, asam folat (B9), biotin, B12, B5 (asam pantotenat), vitamin A, vitamin E, D2 atau D3 (cholecalferol), vitamin K, kalium, yodium, selenium, zink, kalsium, borat, magnesium, mangan, betakaroten, besi, dan molibdenum.

9. Ingat bahwa vitamin hanya sebagai pendukung bukan pengganti

Ingat bahwa vitamin hanya sebagai pendukung bukan pengganti

Ketika memutuskan mengkonsumsi vitamin tambahan, buat pola pikir bahwa vitamin tambahan tersebut hanyalah pendukung saja. Sebagai contohnya, ketika Anda menjalani diet vegetarian maka untuk menunjang vitamin B12, Anda bisa mengkonsumsi vitamin B12 tambahan untuk memenuhi kebutuhan lemak hewani.

Konsumsi Madu Sebagai Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Dewasa

Kesehatan merupakan faktor penting dalam tubuh manusia yang harus dijaga dengan baik. Karena akan percuma jika uang banyak tapi badan tak sehat, karena Anda tidak bisa menikmati uang tersebut. Untuk itu, Anda harus benar-benar menjaga kesehatan dengan baik agar tetap bisa beraktifitas dengan baik dan lancar.

Konsumsi Madu Sebagai Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Dewasa

Salah satu hal yang bisa memicu Anda terserang penyakit adalah sistem kekebalan tubuh Anda yang menurun. Nah, sistem kekebalan tubuh sendiri memang berfungsi sebagai benteng tubuh Anda dari berbagai penyakit yang menyerang. Jadi, bayangkan saja jika bentengnya rapuh atau bahkan roboh pastinya para ‘musuh’ akan lebih mudah masuk.

Jika Anda ingin memperkuat sistem kekebalan tubuh, sebenarnya ada berbagai macam cara yang bisa Anda tempuh seperti berolahraga, makan makanan sehat seperti buah dan sayur, istirahat yang cukup dan tidak mudah stress. Selain itu, masih ada satu makanan yang bisa Anda gunakan sebagai media untuk memperkuat ‘benteng’ pertahanan tubuh Anda yaitu madu.

Madu adalah salah satu makanan alami yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Madu ini bisa Anda konsumsi secara langsung atau Anda campur dengan makanan. Selain mampu memperkuat sistem imun dalam tubuh, ternyata madu juga dipercaya sebagai obat untuk berbagai penyakit. Namun, pastikan Anda mengkonsumsi madu dengan porsi yang pas dan tidak berlebihan.

Konsumsi Madu Sebagai Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Dewasa

Salah satu madu yang direkomendasikan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda adalah madu Gizidat. Apa itu Gizidat? Gizidat adalah singkatan dari Gizi Ikan Sidat, jadi madu yang satu ini memang dibuat dari ekstraksi ikan sidat dengan madu hutan yang diambil dari luar pulau Jawa.

Ikan Sidat sendiri dikenal sebagai ikan yang kandungan proteinnya 3 kali lebih banyak daripada ikan salmon dan vitamin B nya 20 kali lebih banyak dari susu sapi. Dengan kandungan nutrisi yang sedemikian rupa pastinya madu ini benar-benar mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

Madu Gizidat ini juga menggunakan 2 bahan utama yaitu ikan sidat yang memiliki kandungan protein albumin, Omega 3, 6 dan 9 yang tinggi sehingga mampu memberikan asupan vitamin yang baik untuk tubuh Anda. Selain menggunakan ikan sidat, Gizidat juga menggunakan kurkumin (temulawak).

Konsumsi Madu Sebagai Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Dewasa

Seperti yang sudah kita kenal bahwa temulawak sangat baik untuk meningkatkan nafsu makan khususnya pada anak-anak. Selain itu, Gizidat ini juga bisa memperlancar buang air, mencegah pertumbuhan cacing dan parasit dalam tubuh. Jika Anda rutin minum madu ini, pastinya kekebalan tubuh Anda akan meningkat dan menjadi lebih kuat lagi.

Melalui penjelasan di atas, pastinya kini Anda lebih paham bagaimana cara memilih vitamin atau multivitamin yang benar. Selain itu, konsumsi madu juga bisa Anda gunakan sebagai vitamin untuk daya tahan tubuh dewasa agar Anda tidak mudah sakit.

Tips Diet Sehat Tanpa Olahraga

Tips Diet Sehat Tanpa Olahraga

Kelebihan berat badan merupakan sebuah momok bagi sebagian orang. Berat badan yang berlebih dan bentuk badan yang gendut dapat membuat tingkat kepercayaan diri seseorang menjadi menurun. Banyak cara yang dilakukan untuk membuat badan terlihat kurus. Ada yang mengakalinya dengan menggunakan pakaian berwarna gelap dan ada pula yang menjalankan program diet.

Ada banyak sekali cara yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan berat badan dan membuatnya menjadi ideal. Salah satu cara yang paling umum digunakan adalah rutin berolahraga. Namun, ada banyak sekali orang yang tidak sempat atau bahkan malas melakukan olahraga. Tetapi tenang saja, ada tips diet sehat tanpa olahraga yang bisa dicoba bagi Anda yang malas melakukan olahraga.

Tips Diet Sehat Tanpa Olahraga yang Mudah Dilakukan

Bagi sebagian orang, olahraga merupakan salah satu hal yang sulit dilakukan. Walaupun sebenarnya gerakan yang dilakukan adalah gerakan yang sederhana, tetapi ada saja orang yang malas melakukannya. Banyak orang yang melakukan cara instan agar terlihat kurus, seperti mengonsumsi obat diet yang belum tentu terjamin keamanannya.

Padahal masih ada banyak sekali cara sehat yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan. Anda bisa menjalankan tips diet sehat tanpa olahraga. Beberapa tips diet tersebut antara lain adalah:

1. Mengunyah Makanan Secara Perlahan

Hal pertama dalam tips diet sehat tanpa olahraga yang bisa Anda lakukan adalah mengunyah makanan secara perlahan. Selain perlahan Anda juga harus benar-benar merasakan apa yang sedang dimakan. Hal ini dilakukan untuk memancing dan menstimulasi otak bahwa Anda benar-benar sudah makan.

Mengunyah Makanan Secara Perlahan

Ketika mengunyah secara terburu-buru, otak Anda menjadi lambat merespon atau menjadi tidak sadar bahwa Anda sudah makan. Akibatnya, Anda tidak benar-benar merasa kenyang sehingga memilki keinginan untuk kembali makan.

Mengunyah secara perlahan ini terbukti ampuh untuk mengurangi jatah porsi makan Anda. Dengan demikian, secara tidak langsung Anda telah membatasi jumlah makanan dan kalori yang masuk ke dalam tubuh.

2. Gunakanlah Piring Kecil

Tips diet sehat tanpa olahraga selanjutnya masih berhubungan dengan sugesti otak. Jika Anda selalu menggunakan piring besar ketika makan, maka cobalah beralih menggunakan piring dengan ukuran yang lebih kecil.

Gunakanlah Piring Kecil

Piring kecil dapat membuat makanan terlihat banyak walaupun sebenarnya makanan tersebut memiliki porsi yang kecil. Dengan demikian, otak akan menangkap bahwa Anda sudah makan banyak makanan dan akan keinginan untuk makan pun akan hilang.

Cara inipun terbukti cukup ampuh juga untuk mengatur dan mengurangi porsi makan Anda. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengeluarkan tenaga yang ekstra untuk olahraga agar berat badan menjadi turun.

3. Perbanyaklah Konsumsi Makanan yang Mengandung Protein

Salah satu penyebab berat badan menjadi meningkat adalah terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Karbohidrat bukan hanya berasal dari nasi saja. Ada banyak sekali makanan yang mengandung karbohidrat seperti roti, mie, dan berbagai jenis snack dan junkfood.

Perbanyaklah Konsumsi Makanan yang Mengandung Protein

Untuk menurunkan berat badan, cobalah kurangi konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan makanan dengan kandungan protein yang tinggi sebagai pengganti sumber energi. Bahan makanan yang mengandung sumber protein yang tinggi adalah daging, ikan, dan juga telur.

Protein juga ternyata memiliki fungsi untuk meningkatkan perasaan kenyang pada tubuh Anda. Hormon ghrelin yang merupakan hormon yang berfungsi untuk meningkatkan rasa kenyang pada tubuh ternyata dirangsang oleh protein. Dengan mengonsumsi protein, maka rasa kenyang akan terasngsang dengan cepat.

4. Perbanyaklah Konsumsi Makanan yang Mengandung Serat

Hal lainnya yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan berat badan tanpa berolahraga adalah dengan memperbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menurunkan berat badan. Makanan dengan kandungan serat yang tinggi dapat membantu Anda mempertahankan rasa kenyang dalam waktu yang cukup lama.

Perbanyaklah Konsumsi Makanan yang Mengandung Serat

Rasa kenyang yang cukup lama tersebut itu dikarenakan makanan yang mengandung serat tersebut akan membentuk sebuah jel ketika terkena air. Jel inilah yang akan memperlambat proses pencernaan, sehaingga lambung tidak akan kosong dalam waktu yang singkat.

Beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi adalah sayur, buah-buahan, dan jenis kacang-kacangan. Selain itu, gandum juga terkenal memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.

5. Perbanyak Konsumsi Air Putih

Cara lainnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan memperbanyak konsumsi air putih. Selain untuk mencegah dehidrasi, ternyata air putih juga dapat membantu Anda yang sedang menjalankan program diet.

Perbanyak Konsumsi Air Putih

Cobalah meminum air putih sebanyak 0,5 liter setengah jam sebelum makan. Hal ini akan membantu Anda dalam mengurangi rasa lapar, sehingga konsumsi makanan menjadi lebih sedikit. Perlu diingat juga, selama program diet kurangi konsumsi minuman manis, karena minuman manis memiliki banyak sekali kalori.

6. Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Snack

Kebiasaan gemar mengonsumsi makanan cepat saji dan snack merupakan kebiasaan yang digemari oleh semua orang. Baik itu bagi orang dewasa ataupun anak-anak sekalipun. Namun, dibalik lezatnya berbagai jenis makanan tersebut, terkandung kalori yang cukup besar yang dapat menambah berat badan Anda dalam waktu singkat.

Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Snack

Selain kandungan kalori yang tinggi, pada makanan cepat saji dan snack terkandung juga zat-zat yang cukup berbahaya bagi tubuh seperti lemak jahat. Lemak jahat tersebutlah yang dapat menyebabkan obesitas dan berbagai jenis penyakit lainnya. Bahkan bisa saja lemak jahat tersebut mempersempit pembuluh darah.

Pada anak-anak, terlalu banyak mengonsumsi snack dan makanan cepat saji juga dapat memengaruhi nafsu makan. Banyak anak-anak yang susah sekali bila disuruh untuk makan. Mereka akan menjadikan cemilan tersebut untuk membuat perutnya menjadi kenyang. Padahal cemilan tersebut biasanya tidak sehat.

Di masa pertumbuhan, seharusnya anak-anak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Biasanya gizi seimbang tersebut didapatkan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium, protein, serat, vitamin, dan kandungan gizi lainnya. Kandungan gizi tersebut biasanya terdapat di dalam sayur, buah, daging dan juga susu.

Selalu Mengkonsumsi Vitamin Gizidat

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena saat ini ada banyak sekali produk-produk suplemen atau vitamin yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut. Salah satunya adalah gizidat yang dapat membantu Anda dalam meningkatkan nafsu makan anak.

Kandungan bahan pada gizidat dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan pada anak Anda. Khasiat tersebut didapat dari temulawak. Selain itu juga, suplemen anak ini juga mengandung madu hitam alami dan ekstrak ikan sidat yang memiliki kandungan protein yang tinggi.

Nafsu makan yang tinggi akan membuat anak Anda tidak akan mengonsumsi snack secara berlebihan lagi. Karena ia telah merasa kenyang karena makan nasi dan makanan sehat lainnya. Dengan demikian nutrisi dalam masa pertumbuhannya dapat terjamin.

Demikian beberapa tips diet bagi Anda yang malas berolahraga dan juga cara mengatasi anak yang gemar mengonsumsi snack secara berlebihan. Semoga bermanfaat.

Tips Sehat Saat Puasa

Tips Sehat Saat Puasa

Puasa merupakan salah satu kewajiban yang harus dijalani umat islam. Namun selain untuk mendapatkan pahala, ternyata puasa juga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan. Ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda rasakan ketika menjalankan ibadah puasa. Bahkan ada orang-orang yang sengaja berpuasa untuk menjaga kesehatannya.

Walaupun bukan bersifat wajib, puasa bagi anak-anak sangatlah dianjurkan. Selain melatih anak agar terbiasa berpuasa nantinya, banyak manfaat yang bisa didapatkan anak ketika berpuasa. Namun, Anda juga harus memperhatikan stamina anak ketika menjalankan puasa agar tubuh anak tidak lemas. Ada banyak tips sehat saat puasa yang bisa Anda lakukan untuk menjaga stamina tubuh anak.

Tips Sehat Saat Puasa pada Anak

Saat pertama kali mencoba melakukan puasa, biasanya anak-anak akan merasa lelah dan lemas. Kondisi tubuh yang belum terbiasa dalam menahan lapar dan haus bisa saja menyebabkan si kecil jatuh sakit. Padahal ketika tubuh si kecil sudah beradaptasi, akan banyak sekali manfaat yang dirasakannya ketika berpuasa.

Tips Sehat Saat Puasa pada Anak

Oleh karena itu sebagai orang tua, Anda harus memperhatikan beberapa hal agar anak kuat dalam menjalankan ibadah puasanya. Berikut ini adalah beberapa tips sehat saat puasa pada anak yang bisa Anda terapkan agar si kecil tetap sehat dan segar selama berpuasa. Beberapa tips tersebut antara lain adalah:

1. Sahur dengan Makanan yang Seimbang

Tips sehat saat puasa pertama adalah sahur. Pastikan anak Anda makan sahur terlebih dahulu sebelum menjalankan ibadah puasa. Waktu sahur terbaik adalah saat jam 3-4, yaitu waktu yang berdekatan dengan waktu subuh. Ketika Anda melaksanakan sahur lebih awal, maka anak Anda akan merasakan lapar lebih cepat.

Sahur dengan Makanan yang Seimbang

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi anak pada saat sahur. Hindarkan anak Anda dalam mengonsumsi makanan yang pedas dan asam saat sahur. Sebaiknya, beri anak Anda jenis makanan dengan kandungan gizi yang seimbang. Makanan tersebut haruslah mengandung karbohidrat, protein, dan juga serat. Makanan bergizi seimbang akan membuat anak Anda kenyang lebih lama.

Selain itu, berikan juga suplemen pada anak agar tidak mudah lemas pada saat berpuasa. Suplemen yang diberikan haruslah terbuat dari bahan alami dan tanpa bahan kimia. Salah satu suplemen anak yang bisa Anda berikan adalah gizidat. Suplemen ini terbuat dari berbagai jenis bahan alami yang dapat menjaga energi anak Anda saat berpuasa.

2. Konsumsi Air Putih yang Cukup

Kegiatan berpuasa cukup menguras cairan yang ada di tubuh anak. Oleh karena itu, konsumsilah air putih untuk mengembalikan dan menjaga cairan pada tubuh agar tetap seimbang. Perbanyaklah minum air putih dan kurangi minum minuman yang mengandung kadar glukosa yang tinggi.

Konsumsi Air Putih yang Cukup

Walaupun sedang berpuasa, usahakan kebutuhan air putih harian anak Anda tetap cukup. Hal ini bisa disiasati dengan memperbanyak konsumsi air putih pada saat sahur, berbuka dan malam hari. Dengan demikian, tubuh anak Anda tidak akan merasa lemas dan sakit dikarenakan kekurangan cairan.

3. Perhatikan Asupan Pada Saat Berbuka

Walaupun keadaan anak Anda pada saat menjelang berbuka sangat lapar, bukan berati ia bisa makan apa saja. Ajarkanlah anak Anda bagaimana cara berbuka dengan tidak berlebihan. Berikan makanan dengan porsi secukupnya dan tentu saja dengan gizi yang seimbang.

Perhatikan Asupan Pada Saat Berbuka

Awali buka puasa anak Anda dengan mengonsumsi makanan yang manis. Makanan manis disini dapat berupa buah dan makanan manis sehat lainnya. Namun, jangan berikan secara berlebihan, karena anak Anda harus mengonsumsi makanan jenis lainnya agar gizinya seimbang. Buka puasa bertujuan untuk mengembalikan energi anak Anda setelah seharian berpuasa.

Selain itu, berikan juga anak Anda gizidat pada saat berbuka. Kandungan madu hitam pada gizidat dapat membuat cairan tubuh pada anak kembali dengan cepat. Hal ini dikarenakan madu hitam memiliki kadar glukosa yang dapat membantu mengembalikan caiaran tubuh yang hilang selama berpuasa.

4. Jaga Pola Tidur Anak Anda

Selain menjaga gizi makanan, Anda juga harus menjaga pola tidur si kecil. Waktu tidur yang cukup sangatlah mempengaruhi kesehatan anak Anda pada saat berpuasa. Jangan biarkan anak tidur larut malam, karena Anda akan kesulitan membangunkannya pada saat sahur.

Jaga Pola Tidur Anak Anda

Sebaiknya, hindarkan juga anak Anda tidur setelah sahur ataupun setelah sholat subuh. Karena tidur pada saat itu akan beresiko membuat badan anak Anda menjadi lemas. Sebagai gantinya, ajaklah anak Anda untuk tidur siang, agar waktu tidur anak tetap cukup.

5. Kurangi Aktivitas Berat pada Anak Anda

Kurangi Aktivitas Berat pada Anak Anda

Walaupun sedang berpuasa, aktivitas rutin anak tetaplah harus dijalankan. Beberapa aktivitras wajib anak seperti sekolah, les dan lain sebagainya tetap harus dilaksanakan. Namun, untuk mencegah anak kelelahan kurangi aktivitas-aktivitas berat anak Anda. Misalnya anjurkan anak Anda untuk bermain di rumah saja agar tidak terlalu kelelahan.

Gizidat Sebagai Suplemen Penunjang Untuk Anak yang Sedang Berpuasa

Selama berpuasa, tentunya anak-anak merasakan lemas dan lelah. Selain mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan minum air putih yang cukup, anak-anak juga perlu suplemen untuk membantunya dalam berpuasa. Ada banyak sekali suplemen yang beredar dipasaran. Namun, gizidat dianggap cocok digunakan sebagai suplemen untuk anak berpuasa.

Beberapa manfaat dapat Anda peroleh dengan memberikan gizidat kepada anak pada saat berpuasa. Beberapa manfaat tersebut antara lain adalah:

1. Dapat Mengembalikan Cairan Tubuh

Pada saat berpuasa tentu saja cairan tubuh banyak terkuras. Hal ini dikarenakan anak Anda tidak bisa minum ataupun mengonsumsi makanan pada siang hari. Untuk mengembalikan cairan yang hilang pada saat puasa tersebut, berikan anak Anda gizidat pada saat sahur dan berbuka puasa.

Dapat Mengembalikan Cairan Tubuh

Salah satu kandungan yang terdapat pada gizidat adalah madu hitam alami. Madu hitam alami memiliki kandungan glukosa alami yang cukup tinggi. Gizidat dapat membantu mengembalikan cairan tubuh anak Anda dengan sangat cepat. Selain itu, madu hitam juga mengandung beberapa zat bermanfaat lainnya seperti multivitamin, karbohidrat, protein, dan asam amino.

2. Meningkatkan Imunitas

Kekurangan cairan pada saat puasa, dapat membuat anak menjadi lemas dan mudah terserang penyakit. Jika sistem imun anak Anda tidak kuat, maka bisa jadi anak menjadi mudah terserang penyakit. Oleh karena itu, diperlukan suplemen alami yang bisa membantu anak Anda dalam melawan penyakit yang datang.

Meningkatkan Imunitas

Gizidat mengandung vitamin A yang sangat tinggi yang bisa meningkatkan imunitas pada anak. Kandungan vitamin A yang tinggi ini didapat dari ikan sidat yang merupakan salah satu bahan dari suplemen ini. Vitamin A berfungsi untuk menghalau radikal bebas yang berasal dari luar. Dengan demikian, daya tahan tubuh anak Anda dapat terjaga dengan baik.

Berpuasa merupakan ibadah wajib bagi muslim. Oleh karena itu, biasakanlah anak untuk berpuasa sejak dini. Agar puasa berjalan dengan lancar, jangan lupa berikan gizidat sebagai suplemen harian anak Anda.

Tips Sehat Ala Rasul

Tips Sehat Ala Rasul

Semua orang pastinya ingin selalu tetap sehat. Kesehatan merupakan hal utama yang ingin dimiliki oleh setiap orang. Apalagi di jaman sekarang ini, kesehatan merupakan sesuatu yang sangat mahal. Banyak orang di luar sana yang rela mengeluarkan banyak uang agar tubuh selalu bugar dan kesehatan dapat selalu terjaga.

Sebenarnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi suplemen yang terkadang berasal dari bahan kimia. Namun, umat muslim sebenarnya telah memiliki figure yang bisa dijadikan sebagai contoh dalam menjaga kesehatan. Ada banyak sekali tips sehat ala rasul yang bisa Anda terapkan supaya kesehatan tetap terjaga.

Kebiasaan Hidup Sehat Ala Rasulullah

Rasulullah sangat dikenal dengan tubuhnya yang sehat dan bugar. Bahkan selama hidupnya, Rasulullah hanya pernah mengalami sakit sebanyak dua kali saja. Tentu saja kesehatan tersebut didapatkan karena pola hidup sehat yang diterapkan oleh Rasulullah. Anda juga bisa melakukan kebiasaan hidup sehat ala Rasulullah untuk menjaga kesehatan. Beberapa kebisaan tersebut adalah:

1. Disiplin dalam Menjaga Kebersihan

Salah satu hal yang harus Anda lakukan agar kesehatan dapat terjaga adalah dengan disiplin dalam menjaga kebersihan. Jika tubuh dan lingkungan Anda bersih maka sumber-sumber penyakit tidak akan mendekati Anda. Namun, jika Anda malas menjaga kebersihan maka virus-virus dan sumber penyakit akan dengan mudah berdatangan.

Disiplin dalam Menjaga Kebersihan

Cara menjaga kebersihan ala Rasullulah adalah dengan rutin membersihkan anggota badan seperti tubuh, kuku, rambut dan anggota tubuh lainnya. Setelah itu Anda juga harus tetap memperhatikan kebersihan rumah serta lingkungan sekitar

2. Memiliki Waktu Istirahat yang Cukup

Selain menjaga kebersihan, Anda juga harus menjaga waktu istirahat yang cukup. Istirahat yang cukup dengan kualitas yang tinggi dapat membantu Anda dalam menjaga kebugaran tubuh. Dengan tubuh yang bugar, maka kesehatan Anda akan tetap terjaga.

Memiliki Waktu Istirahat yang Cukup

Cara menjaga waktu tidur Anda adalah dengan tidur lebih awal dan bangun lebih cepat di pagi hari. Hindarilah tidur pada larut malam, karena hal tersebut kurang baik bagi kesehatan Anda. Pastikan Anda untuk bangun lebih cepat di pagi hari. Ketika bangun di pagi hari, Anda dapat menghirup udara yang sejuk yang dapat memberikan energi positif bagi tubuh.

3. Rajin Berpuasa

Tips sehat ala rasul selanjutnya adalah rajin berpuasa. Rasulullah terkenal dengan kebiasaan beliau yang gemar berpuasa. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus saja, melainkan menahan diri dari segala bentuk godaan baik yang bersifat rohani ataupun yang bersifat jasmani. Dengan demikian keseimbangan hidup Anda dapat terjaga.

Rajin Berpuasa

Selain itu, ternyata berpuasa dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Beberapa jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan cara berpuasa adalah gangguan pencernaan, kolestrol, tekanan darah tinggi dan masih banyak penyakit lainnya. Manfaat puasa lainnya adalah metabolisme tubuh Anda dapat terjaga dengan baik.

Selain berpuasa, Anda dapat mengonsumsi makanan yang sehat untuk mengembalikan energi setelah berpuasa. Makanan tersebut dapat berupa buah-buahan, kurma dan juga sayur-sayuran. Anda juga dapat mengonsumsi madu untuk mengembalikan energi. Untuk anak-anak Anda bisa memberikannya gizidat, yaitu madu dengan tambahan bahan lainnya yang bisa mengembalikan energi anak setelah berpuasa.

4. Berolahraga

Rasullulah juga dikenal dengan kebiasaan beliau yang gemar olahraga. Beberapa jenis olahraga yang digemari Rasulullah adalah berkuda, berenang, memanah, dan juga olahraga lari.

Berolahraga

Olahraga tentu saja memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan tubuh. Dengan berolahraga, Anda dapat menjaga kebugaran tubuh Anda. Tubuh yang bugar dapat membantu Anda dalam melawan berbagai macam penyakit.

5. Menjaga Pola Makan

Makanan yang masuk ke dalam tubuh juga dapat mempengaruhi kesehatan Anda. Apabila Anda mengonsumsi makanan yang sehat, maka tubuh Anda akan sehat. Sebaliknya, jika mengonsumsi makanan tidak sehat, maka kesehatan Anda akan terancam.

Menjaga Pola Makan

Pola makan yang baik sesuai dengan tips sehat ala rasul adalah dengan makan secukupnya saja. Makanlah sebelum Anda merasa lapar dan berhentilah sebelum merasa kenyang. Janganlah makan secara berlebihan, karena segala hal yang dilakukan secara berlebihan dapat membawa keburukan.

Menjaga kesehatan dan pola makan seharusnya dilakukan sedini mungkin. Aturlah gizi dan pola makan anak Anda. Bila perlu, Anda dapat memberikan vitamin atau suplemen alami untuk menjaga kesehatan anak. Salah satu jenis suplemen anak yang cukup terkenal dan terpercaya adalah gizidat. Suplemen ini terbuat dari bahan alami yang sangat aman untuk anak-anak.

Beberapa Jenis Makanan Sehat yang Digemari Rasul

Ada beberapa jenis makanan yang sangat digemari oleh Rasulullah SAW. Selain memiliki cita rasa yang lezat, beberapa jenis makanan ini juga memiliki khasiat yang tidak diragukan lagi. Makanan-makanan tersebut memiliki kandungan zat dan gizi yang dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan. Beberapa jenis makanan tersebut antara lain adalah:

1. Kurma

Makanan pertama yang menjadi kegemaran rasul adalah kurma. Bahkan kurma menjadi salah satu makanan utama bagi rasul. Kurma meruapakan salah satu jenis buah yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Bahkan rasul sangat menganjurkan untuk memberikan kurma kepada ibu hamil karena segudang khasiatnya.

Kurma

Khasiat kurma antara lain adalah sebagai penguat tubuh dan juga sebagai penawar racun. Kurma sangat bermanfaat dalam proses detoksifikasi yang ada di dalam tubuh. Dengan khasiatnya tersebut, maka kurma sangat cocok bila dikonsumsi pada saat berbuka puasa.

2. Anggur

Salah satu jenis buah yang sangat disukai rasul adalah buah anggur. Buah bulat kecil ini bahkan disebutkan di dlam al-quran. Selain rasanya yang lezat, buah kecil ini memiliki khasiat yang sangat besar. Selain itu juga, kandungan gizi yang terdapat di dalam buah anggur ini amatlah besar.

Anggur

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari buah kecil ini adalah dapat menguatkan liver, jantung bahkan paru-paru. Buah anggur juga berkhasiat dalam mencegah dan mengobati penyakit kanker. Selain itu, buah anggur juga dapat dijadikan sebagai salah satu bahan kosmetik.

3. Madu

Jenis makanan berikutnya yang menjadi kegemaran rasul adalah madu. Sudah rahasia umum, bahwa madu memilki sejuta manfaat dan khasiat. Madu dikenal juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Selain itu, karena rasanya yang manis, madu juga dapat dijadikan sebagai sumber energi.

Madu

Banyak sekali orang tua yang membiasakan anaknya mengonsumsi madu sedari dini. Saat ini banyak sekali beredar berbagai jenis suplemen berbahan dasar madu, salah satunya adalah gizidat. Gizidat meruapakan salah satu jenis suplemen yang menggabungkan madu dengan berbagai bahan lainnya sehingga memiliki khasiat yang lebih banyak.

Masih banyak jenis makanan lainnya yang menjadi kegemaran rasul diantaranya adalah gandum, melon, susu, jamur, dan buah tin.

Demikianlah tips sehat ala rasul yang bisa Anda jadikan pedoman untuk menjalani hidup sehat. Tetap jaga kesehatan Anda karena sehat itu mahal.

Perkembangan Anak Usia 1 Tahun

Perkembangan Anak Usia 1 Tahun

Memasuki usia yang ke 1 tahun, biasanya si kecil sudah mampu berjalan sendiri. Meskipun ada beberapa balita yang pada usia tersebut belum bisa berjalan. Si kecil bisa berjalan bukan satu-satunya tumbuh kembang anak pada periode ini. Namun perkembangan anak usia 1 tahun yaitu terjadi pada perkembangan otak yang sangat pesat.

Di usia 12 hingga 24 bulan, perkembangan anak sangat pesat yang ditandai dari bertambahnya ketrampilan bicara, mengingat sesuatu maupun berjalan. Ulang tahun pertama menandakan bahwa si kecil sudah memasuki masa batita dan meninggalkan masa bayinya yang semua aktivitasnya membutuhkan bantuan orang lain.

Tahapan Perkembangan Anak Usia 1 Tahun dari Segi Fisik, Akal dan Sosial

Anak usia 1 tahun merupakan dimana si kecil mulai bisa berbicara dan melakukan banyak eksplorasi. Dengan menggunakan indranya dia melakukan eksplorasi dunia sekitarnya. Jika ia mampu melakukan sesuatu, maka ia akan mengulangi aktivitas tersebut berkali-kali. Pada usia 1 tahun inilah Anda akan melihat perubahan secara signifikan pada si kecil, mulai dari bayi hingga menjadi balita.

1. Perkembangan Secara Fisik

Pada usia 1 tahun, si kecil sudah mulai bisa berdiri dan berjalan, meskipun tidak semua anak memiliki pertumbuhan yang sama. Namun pada usia ini, biasanya anak sudah lancar dalam merangkak, duduk tanpa harus dibantu orang lain dan belajar berdiri tanpa pegangan.

Perkembangan Secara Fisik

Pada usia ini juga si kecil mulai bisa berlutut dan belajar menaiki tangga, menangkap dan melepaskan bola, aktif menggunakan jarinya seperti mengambil barang-barang kecil disekitarnya dan memasukkan ke mulut.

Kemampuan lainnya, si kecil sudah mampu menggunakan sendok dan garpu, Membuka buku atau majalah, meskipun belum bisa membuka satu persatu dan mampu bertepuk tangan dengan terampil. Si kecil juga sudah bisa memasukkan kakinya ke dalam sepatu dan lengan baju, bahkan di usia ini ia juga mampu menggunakan sikat gigi sendiri, meskipun masih membutuhkan bantuan orang lain.

2. Perkembangan Akal

Perkembangan anak usia 1 tahun di lihat dari segi akal, bisa dilihat dari cara pemahamannya tentang masa lalu dan masa depan. Jadi Anda tidak perlu untuk selalu memberikan peringatan kepada si kecil mengenai sesuatu yang akan terjadi. Karena si kecil sudah mulai bisa memahami arti kata tidak meskipun belum mengerti maknanya secara utuh.

Perkembangan Akal

Pada usia ini, si kecil belum memahami mengenai ukuran fisik dan ruang. Itu sebabnya ia takut masuk ke dalam bathub, karena dalam pikirannya ia akan ikut  masuk ke dalam lubang pembuangan. Namun di usia ini, si kecil sudah menyadari dengan nama yang dimilikinya.

Ia juga mampu merespon perintah yang sederhana, merespon buku atau majalah yang terdapat gambar-gambar yang ia lihat, meskipun belum mampu berkonsentrasi dalam waktu lama. Si kecil juga sudah bisa membangun kemampuan matematikanya dengan mengenal bentuk dan pola.

3. Perkembangan Sosial

Perkembangan sosial pada anak usia 1 tahun yaitu memiliki emosi yang belum stabil, ia mampu tertawa dengan lantang ketika melihat permainan, misalnya saja petak umpet. Emosional anak pada usia 1 tahun berkembang sesuai dengan perkembangan motoriknya dan masih sangat tergantung pada orang dewasa.

Perkembangan Sosial

Di usia ini, si kecil masih merasa takut dengan orang asing dan takut dengan perpisahan. Perpisahan yang dimaksud disini adalah perpisahan dengan orang terdekatnya atau pengasuh, meskipun waktunya akan tidur ia masih takut ditinggal. Maka Anda sebagai orang tua, sebaiknya tidak meninggalkan si kecil secara diam-diam, hal itu untuk membangun rasa percaya diri pada anak.

Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak

 Setelah Anda mengetahui tahapan perkembangan anak usia 1 tahun, maka selanjutnya Anda harus mengetahui bagaimana cara meningkatkan kecerdasan otak anak. Ada beberapa solusi terbaik yang dapat Anda lakukan agar perkembangan daya ingat anak tumbuh secara maksimal. Untuk lebih jelasnya, Anda simak ulasan berikut ini.

1. Menjaga Pola Makan Sehat

Semua organ tubuh dapat bekerja dengan baik apabila mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sesuai kebutuhan. Termasuk anak-anak, mereka bisa memiliki daya ingat yang kuat sejak dini hingga tua ketika kebutuhan nutrisinya selalu tercukupi. Bahkan tidak jarang, banyak anak yang  memiliki kecerdasan tinggi di usia dini.

Menjaga Pola Makan Sehat

Untuk mendukung hal itu, maka si kecil harus dipenuhi kebutuhan nutrisinya dengan menjaga pola makan sehat secara rutin. Seperti  mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, ikan, daging dan makanan lain yang kaya akan kandungan gizinya. Sebaiknya hindarkan anak untuk mengkonsumsi makanan yang berlemak dan tidak sehat.

2. Menjaga Pola Tidur

Setiap orang memerlukan waktu istirahat yang cukup, karena untuk memulihkan energi yang telah dipakai untuk beraktifitas seharian. Begitupun anak-anak, setelah dia bermain seharian maka ia membutuhkan waktu istirahat yang cukup.

MenjagaPola Tidur

Sebaiknya atur pola tidur anak minimal 7-8 sehari. Jika perlu bisa disesuaikan dengan kemampuan dalam beraktifitas dan tingkat daya tahan tubuhnya. Jika si kecil membutuhkan waktu lebih banyak karena untuk memperbaiki metabolisme, maka terapkan kebiasaan pada anak untuk tidur lebih dari 8 jam setiap hari.

3. Hindari Memberikan Gadget

Menurut sebuah penelitian, bahwa  gadget sangat berbahaya untuk perkembangan kemampuan berpikir anak. Selain berpengaruh untuk kecerdasan, gadget juga memberikan efek buruk terhadap kesehatan otak. Jika anak sering bermain gadget, maka tidak hanya berpengaruh pada kemampuan kognitif saja, namun juga berpengaruh pada kemampuan sosialnya yang menjadi berkurang.

Hindari Memberikan Gadget

Oleh sebab itu, jangan berikan gadget pada si kecil yang masih dalam usia perkembangan dan pertumbuhan yaitu usia 1 hingga 12 tahun. Anda dapat memberikan jika memang benar-benar anak membutuhkan.

4. Mendongeng

Latihlah anak-anak untuk mencintai buku sejak usia dini. Dengan membacakan dongeng maka dapat mengasah otak anak dalam berfikir. Dengan membacakan dongeng yang ringan seperti cerita binatang atau yang lainnya maka dapat meningkatkan kosa kata pada anak. Sehingga meningkatkan tingkat bahasa anak dalam berbicara.

Mendongeng

Membiasakan membacakan dongeng sejak anak usia dini, maka menumbuhkan rasa kecintaan anak terhadap buku hingga anak dewasa. Karena dengan buku tersebut, mereka dapat mengerti banyak hal. Untuk anak usia 1 hingga 6 tahun, berikan buku-buku yang full color dengan gambar-gambar lucu. Dengan begitu, akan menarik minat anak untuk membaca.

5. Memberikan Suplemen

Ketika musim panas dan hujan tidak menentu, maka banyak anak-anak yang terserang penyakit flu dan batuk. Untuk mencegahnya maka Anda dapat memberikan suplemen yang tepat untuk anak, agar memiliki daya tahan tubuh yang baik. Madu dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh si kecil agar tidak mudah terserang penyakit.

Memberikan Suplemen

Ketika si kecil sering bereksporasi di luar rumah, itu berarti memiliki risiko lebih besar terhadap serangan penyakit. Terkadang si kecil tidak sadar memasukkan jarinya yang kotor ke dalam mulut. Padahal di tangan tersebut banyak kuman dan bakteri yang akhirnya masuk ke dalam tubuh.

Madu gizidat merupakan salah satu suplemen terbaik untuk anak yang wajib Anda coba. Madu ini selain untuk menjaga daya tahan tubuh anak, juga untuk meningkatkan nafsu makan dan kecerdasan otak anak.

Untuk membantu perkembangan anak usia 1 tahun serta informasi lebih lengkap mengenai madu gizidat, maka Anda dapat membaca di web  https://gizidat.com/.

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Si kecil yang masuk usia 3 tahun tentu sedang lucu-lucunya, baik dalam bertingkah maupun dalam berekspresi. Pada usia ini, ia sudah cukup besar untuk membanggakan orang tuanya dengan memamerkan ketrampilan dan kemampuannya. Perkembangan anak usia 3 tahun lebih bisa diprediksi tindakannya dibanding pada anak usia 2 tahun.

Karena di usia 3 tahun anak sudah bisa diberikan nasihat yang baik. Ia tidak menjadi pengacau lagi jika sedang berada di ruang TV atau sedang di dapur. Si kecil sudah bisa ditinggalkan di ruang tamu tanpa harus mengacaukan semua barang-barang yang ada di ruangan tersebut.

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun Dari Segi Fisik, Akal dan Sosial

 1. Perkembangan secara fisik

Perekambangan pada anak usia 3 tahun sudah memiliki keseimbangan tubuh yang baik, mulai dari gerakan kaki, tangan dan sudah bisa menaiki sepeda roda tiga. Namun ketika ia melompat, masih ada sedikit kesulitan untuk mendarat dengan mulus menggunakan tumpuan dua kaki.

Perkembangan secara fisik

Pada usia ini, anak juga bisa naik turun tangga dengan cepat, bisa menangkap bola dengan kedua tangannya, namun si kecil masih kesulitan untuk melakukan dua hal secara bersamaan seperti berbicara sambil berlari.

2. Perkembangan Akal

Untuk perkembangan akalnya pada anak usia 3 tahun belum bisa membedakan mana yang imajinasi dan mana kenyataan. Namun ia sudah menguasai banyak kata, meskipun pelafalannya masih cadel dan pelafalannya belum lancar.

Perkembangan Akal

Kalimat yang diucapkan pendek-pendek, namun sudah bisa dimengerti apa yang diucapkannya.  Pada usia ini, anak sudah mulai kritis dan banyak bertanya. Ia sudah bisa memahami dongeng yang dibacakan dan mengerti secara logika pada ceritanya.

Pada usia ini, ia juga sudah bisa mengenal waktu, kapan waktunya makan, kapan jam tidur dan kapan mandi dan berpakaian.

3. Perkembangan Sosial

Perkembangan sosial pada anak usia 3 tahun sudah bisa dilihat dari keinginannya untuk membantu orang tua seperti membereskan meja, merapikan mainannya, mencabuti rumput di halaman dan sebagainya.

Perkembangan Sosial

Meskipun dalam melakukan kegiatan ini belum fokus, namun dia memiliki rasa tanggung jawab dalam perkembangan sosialnya. Terkadang, dia akan tiba-tiba pergi untuk menuruti keinginannya. Misalnya pada saat di supermarket, dia akan cenderung menghilang dan lebih mendekati sesuatu yang menarik perhatiannya.

Di usia ini dia akan merasa senang pada saat ulang tahunnya, ia akan sangat berekspresif untuk menunjukkan kebahagiaannya. Selain itu, anak di usia ini lebih suka menjawab telpon, meskipun hanya sebentar dan diletakkan. Itu beberapa hal perkembangan anak dari segi sosial yang dapat Anda ketahui.

Faktor Penting yang Mendukung Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Usia anak 3 tahun merupakan waktu yang tepat dalam mengembangkan karakter positif agar anak memiliki pribadi yang unggul. Anak yang unggul, setidaknya memiliki 5 karakter positif , diantaranya adalah sikap berani, peduli, kreatif, cerdas dan memiliki bakat pemimpin.

Untuk menjadi kreatif, tentunya tidak muncul secara sendirinya namun ada peran orang tua dalam memberikan stimulasi kegiatan-kegiatan positif yang mendukung perkembangan pada karakter anak selanjutnya. Berikut ini hal-hal penting yang harus diperhatikan orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak pada usia emas.

1. Kasih Sayang Orangtua

Kasih sayang orang tua sangat dibutuhkan untuk membantu perkembangan anak, terutama dalam membentuk karakter positif anak. Untuk itu, maka peran orang tua yaitu meluangkan banyak waktu untuk menemani anak dalam bereksplorasi dengan lebih banyak mengatakan kalimat “iya boleh”. Karena pada usia 3 tahun, keingintahuan anak cukup tinggi dan ia selalu ingin mencoba hal-hal baru.

Kasih Sayang Orangtua

Jika orang tua mampu mendorong si kecil untuk melakukan eksplorasi secara tepat dan sesuai dengan usianya dalam tahap perkembangannya, maka akan sangat membantu anak untuk memiliki 5 karakter penting di atas.

2. Memberikan Stimulasi yang Tepat

Menurut Soedjatmiko, seorang pakar tumbuh kembang anak menyampaikan bahwa stimulasi yang disesuaikan dengan tahap usianya maka dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Karena di usia ini perkembangan fisik dan otak anak berlangsung sangat pesat.

Memberikan Stimulasi yang Tepat

Eksplorasi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, untuk menciptakan karakter positif anak berkepribadian yang unggul.

3. Asupan Nutrisi

Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 tahun yaitu dengan memberikan nutrisi yang lengkap untuk membantu tumbuh kembangnya. Dengan memberikan nutrisi yang cukup, maka dapat membantu dan melindungi anak ketika bereksplorasi. Sehingga anak tidak tidak mudah terkena sakit.

Asupan Nutrisi

Menurut Saptawati Bardosono seorang pakar nutrisi menyampaikan bahwa ketika anak bereksplorasi maka ia memiliki banyak tantangan yang mengganggu, salah satunya terkena penyakit karena diakibatkan kelelahan atau ada bakteri yang masuk ke dalam tubuh saat bermain.

Tercatat, ada 41,9% anak Indonesia yang terkena infeksi saluran pernapasan dan 12,2% anak sering mengalami diare. Hal itu disebabkan karena mereka lebih sering bermain di luar rumah, sehingga risiko terkena penyakit 2 hingga 3 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan anak yang beraktifitas di dalam rumah.

4. Sering Mengajak Anak Membaca

Untuk melatih kemampuan otak anak dalam berfikir, sebaiknya orang tua membiasakan mengajak anak membaca buku agar otak dapat bekerja dengan baik. Selain buku ada cara lain yang lebih mudah, Anda dapat membuat beberapa media untuk latihan mereka, seperti gambar yang memudahkan anak untuk mengingatnya.

Sering Mengajak Anak Membaca

Masih banyak media lain yang dapat digunakan sebagai media belajar untuk menarik minat anak. Jangan memberikan cara-cara yang monoton, karena dapat menyebabkan anak cepat bosan.

5. Memberikan Suplemen

Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 tahun membutuhkan asupan nutrisi dan gizi yang maksimal untuk membantu kecerdasan otak. Selain makanan yang bernutrisi, maka berikan suplemen makanan yang berkualitas seperti gizidat.

Gizidat merupakan suplemen makanan yang baik di konsumsi oleh anak-anak. Anda dapat memberikan suplemen ini secara rutin untuk membantu tumbuh kembang anak pada masa pertumbuhan. Gizidat ini terbuat dari madu murni yang berfungsi untuk menjaga sistem metabolisme tubuh secara maksimal dan dapat membantu memperbaiki sel-sel yang rusak.

Memberikan Suplemen

Madu gizidat juga berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan, meningkatkan kecerdasan otak anak dan menambah kekebalan tubuh anak, sehingga anak tidak mudah terserang penyakit. Suplemen ini terbuat dari 100 % madu murni yang di kombinasikan dengan ikan sidat yang berfungsi untuk kecerdasan otak anak.

Suplemen ini sering disebut sebagai madu anak ikan sidat, karena memang sangat dianjurkan untuk di konsumsi anak-anak pada masa pertumbuhannya. Tidak hanya anak-anak usia 5 hingga 12 tahun saja, namun di atas usia 12 tahun pun masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi madu gizidat.

Dengan berbagai manfaat yang terdapat pada madu gizidat, maka Anda tidak perlu berfikir dua kali untuk segera mendapatkan madu tersebut dan memberikan pada buah hati Anda secara rutin. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai produk gizidat, Anda bisa lihat di web  https://gizidat.com/.

Perkembangan Anak Usia Dini

Perkembangan Anak Usia Dini

Perkembangan anak usia dini merupakan salah satu hal penting yang harus di perhatikan dengan baik. Orang tua berperan penting pada tahapan perkembangan anak usia dini . Karena perkembangan anak sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor genetik dan lingkungan tempat anak itu tinggal.

Sedangkan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh anak yaitu asupan nutrisi yang cukup, stimulasi, imunisasi, waktu tidur yang cukup dan aktivitas bermain. Sebagai orang tua harus bisa memahami dengan pasti, bagaimana mekanisme tahapan perkembangan pada anak.

Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini

Anak usia dini yaitu anak yang masih berusia mulai dari 0 bulan hingga 8 bulan. Usia dini menjadi masa yang sangat mendasar untuk perkembangan dan pertumbuhan anak di usia selanjutnya. Selain itu, pada masa usia dini juga merupakan masa pengembangan diri pada anak secara optimal.

Perkembangan usia dini meliputi dari beberapa aspek penting yaitu aspek fisik-motorik, bahasa, kognitif dan sosial serta emosional. Aspek ini tidak dapat berkembang dengan sendirinya, melainkan saling berkaitan antara aspek yang satu dengan aspek yang lainnya.

Apabila salah satu aspek tidak dapat berkembang dengan baik, maka dapat mempengaruhi aspek lainnya sehingga dapat menyebabkan terhambatnya perkembangan anak. Berikut ini beberapa aspek-aspek penting yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini yang wajib Anda ketahui.

1. AspekFisik-Motorik

Aspek perkembangan fisik-motorik pada anak yaitu dimana fisik pada setiap anak berbeda. Ada sebagian anak mengalami pertumbuhan secara cepat, namun ada juga yang mengalami keterlambatan. Pada usia yang sama kita sering menemukan kasus, bahwa anak memiliki pertumbuhan yang tidak sama, misalnya ada yang memiliki tubuh tinggi dan anak lainnya lebih pendek.

2. Aspek Kognitif

Aspek Kognitif

Proses dimana anak mampu meningkatkan kemampuannya untuk menggunakan pengetahuannya. Kognisi merupakan suatu fungsi mental yang terdiri dari penalaran, symbol, persepsi pemikiran dan cara pemecahan suatu masalah.

3. Aspek Bahasa

Aspek Bahasa

Aspek bahasa terdiri dari 2 aspek kemampuan, diatanranya kemampuan dalam berekspresif dan kemampuan dalam reseptif. Kemampuan berekpesif terdiri dari cara menghasilkan suara, gestur/syarat dan dalam bentuk tertulis. Sedangkan aspek reseptif yaitu cara bagaimana dalam memahami,  memproses suatu pesan baik secara lisan, tertulis ataupun gestur.

4. Aspek Sosial-Emosional

Perilaku sosial pada anak merupakan suatu aktivitas yang berhubungan dengan orang lain, baik dengan keluarga, teman sebaya ataupun saudara-saudaranya. Sejak dini anak sudah mulai belajar cara berperilaku sosial, terutama dengan orang-orang yang paling dekat dengannya, seperti ayah, ibu dan anggota keluarga yang lain dan berada dalam satu rumah.

Aspek Sosial-Emosional

Apa yang anak pelajari dari lingkungan keluarga dapat mempengaruhi perilaku sosialnya. Ada empat faktor yang mempengaruhi kemampuan anak dalam bersosialisasi, antara lain:

  • Anak memiliki kesempatan dalam bergaul dengan orang-orang yang berada disekitarnya dari berbagai latar belakang dan usia yang berbeda.
  • Anak memiliki minat dan termotivasi untuk bergaul di dalam lingkungannya.
  • Anak memperoleh bimbingan dan pengajaran dari orang lain, biasanya orang tersebut yang menjadi model bagi anak.
  • Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik.

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak usia Dini

 Anak usia dini menjadi tahap awal dimana anak tersebut memiliki pertumbuhan yang sangat cepat atau sering disebut juga dengan masa emas. Usia anak di bawah 5 tahun akan mengalami transisi mulai dari merangkak, berjalan hingga berlari. Selain itu, anak juga mampu berbicara mulai dari satu kata hingga akkhirnya lancar berbicara, bahkan anak mengetahui banyak hal disekelilingnya.

Oleh sebab itu, saat masa emas tersebut orang tua harus memperhatikan perkembangan anak secara maksimal. Agar anak dapat tumbuh sehat dan cerdas. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, baik secara internal maupun eksternal. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak yaitu sebagai berikut.

1. Faktor Genetik

Faktor utama yang mepengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini yaitu sifat genetik atau keturunan. Sifat ini merupakan bawaan dari sifat orang tua yang menurun ke anak. Misalnya kondisi fisiknya sama dengan anggota keluarga lainnya.

Faktor Genetik

Selain kondisi fisik, faktor genetik juga dapat menurunkan hal yang lainnya seperti risiko penyakit yang dialami oleh orang tuanya kemungkinan besar dapat menurun pada anak.

2. Faktor Pra Lahir

Kondisi ini dialami ketika anak masih dalam kandungan dan nantinya dapat menyebabkan dan mempengaruhi kondisi anak ketika sudah lahir. Misalnya dari segi fisik, dimana ketika janin mendapatkan nutrisi yang cukup maka akan lahir dengan kondisi fisik yang sehat.

Faktor Pra Lahir

Berbeda dengan kondisi bayi di dalam kandungan yang kebutuhan nutrisinya tidak tercukupi. Sehingga ketika bayi lahir akan mengalami kesulitan, mempengaruhi kondisi fisik yang buruk, bahkan anak bisa mengalami cacat atau kurang gizi.

Untuk menghindari masalah ini, maka ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan gizinya dan diharapkan dapat memperhatikan pertumbuhan kondisi kehamilannya dengan baik.

3. Faktor Pola Asuh yang Diberikan Orang Tua

Untuk melihat tumbuh kembang anak yaitu dapat dilihat dari pola asuh yang diberikan oleh orang tuanya. Karena pola asuh ini yang akan memberikan dampak paling besar pada anak terhadap perkembangan psikologisnya. Faktor ini tidak hanya berdampak pada usia anak-anak saja, namun akan membawanya hingga anak menjadi dewasa.

Faktor Pola Asuh yang Diberikan Orang Tua

Oleh karena itulah, orang tua harus memperhatikan faktor ini dengan sebaik mungkin dengan cara memperikan pola asuh yang benar. Dengan memberikan pola asuh yang baik pada anak usia dini menjadi dasar anak tersebut dalam bersikap dan berfikir kedepannya yang akan terbawa hingga anak dewasa.

4. Faktor Nutrisi dan Gizi

Faktor  terakhir yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini yaitu mengenai nutrisi yang diberikan orang tua sejak ia di dalam kandungan hingga anak sudah lahir. Jika kebutuhan nutrisi dan gizi pada anak tercukupi, maka ia akan mengalami pertumbuhan yang baik.

Nutrisi penting yang diberikan anak setelah lahir yaitu ASI atau susu formula dari Wyeth. Setelah anak mulai mengkonsumsi MPASI, maka harus diberikan makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang lengkap untuk membantu pertumbuhannya hingga anak usia 2 tahun.

Faktor Nutrisi dan Gizi

Setelah usia 2 tahun, maka Anda sudah dapat mengenalkan berbagai jenis makanan padat pada si kecil. Anda harus memberikan makanan 4 sehat 5 sempurna, melatih anak untuk menyukai makan sayur-suyuran dan buah-buahan yang kaya vitamin.

Selain memberikan nutrisi yang lengkap, Anda juga dapat menambahkan supplement untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Madu gizidat merupakan suplement paling tepat untuk buah hati Anda. Madu ini memiliki banyak manfaat selain untuk membantu pertumbuhan anak.

Manfaat madu gizidat yaitu untuk meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan tubuh dan juga untuk meningkatkan kecerdasan otak anak. Dengan mengkonsumsi madu gizidat secara rutin, maka anak dapat tumbuh secara optimal dan lebih aktif. Untuk informasi lebih lengkap mengenai madu gizidat, bisa di lihat di wab  https://gizidat.com/.

Perkembangan Anak Usia 5 Tahun

Perkembangan Anak Usia 5 Tahun

Kemadirian merupakan kunci utama untuk perkembangan anak usia 5 tahun. Parents mungkin akan melihat banyak hal baru pada masa perkembangan di usia ini, seperti memakai dan melepas bajunya sendiri, bahkan ia mampu memakai dan mengikat tali sepatunya.

Perkembangan anak pada usia ini juga ditandai dengan kemauannya untuk menjadi suatu bagian dari kelompok. Di dalam dirinya tumbuh rasa ingin memiliki banyak teman dan menyenangkan teman bermainnya. Parents juga akan merasa bangga, karena anak sudah mampu diajak untuk berdiskusi seputar aktivitas kesehariannya.

Tahap-Tahap Perkembangan Anak Usia 5 Tahun

Selain dari beberapa perkembangan yang telah disebutkan di atas, ada beberapa perkembangan lain yang wajib parents cermati. Namun perlu parents ingat, bahwa tidak semua perkembangan anak di bawah ini dapat di capai oleh semua anak pada waktu yang sama, karena bagaimanapun setiap anak memiliki fasenya masing-masing.

1. Perkembangan Secara Fisik

Perkembangan Secara Fisik

Anak di usia ini akan semakin lincah, tidak hanya pada kemampuan motorik kasar saja, namun ketrampilan motorik halusnya juga sudah mulai terasah. Berikut ini beberapa kemampuan fisik lainnya:

  1. Usia anak 5 tahun memiliki pandangan yang lebih tajam.
  2. Koordinasi dan keseimbangan tubuh semakin meningkat.
  3. Gigi permanen yang pertama sudah mulai tumbuh.
  4. Mampu berdiri menggunakan satu kaki dengan seimbang, meskipun dilakukan dengan kondisi mata tertutup.
  5. Mampu memanjat, meloncat, berayun dengan lebih baik, bahkan terkadang anak sudah bisa melakukan rolling ke depan ataupun ke belakang.
  6. Anak sudah bisa mengoles roti sendiri dengan butter ataupun selai.
  7. Anak pada usia ini sudah mahir dalam menggunakan toilet.
  8. Anak sudah bisa memakai dan melepas pakaian, serta mengikat tali sepatunya sendiri.

2. Perkembangan Secara Kognitif

Perkembangan Secara Kognitif

Pada anak usia 5 tahun, maka pemahaman dan pengertiannya semakin berkembang pesat. Anak sudah mulai penasaran dengan banyak hal yang berada di sekitarnya.

  1. Anak usia 5 tahun sudah bisa menyebutkan warna, minimal 4 jenis warna dasar.
  2. Anak sudah bisa mengingat alamat rumah dan nomor telepon.
  3. Anak sudah bisa berhitung sampai angka 10 atau lebih.
  4. Anak sudah bisa mengungkapkan kata atau kalimat yang berhubungan mengenai masa depan dengan lebih mudah.
  5. Anak sudah lebih fokus ketika sedang berdiskusi dengan orang lain.
  6. Kemampuan anak dalam hal matematian sudah berkembang baik.
  7. Anak sudah dapat mengucapkan kalimat yang terdiri dari 5 suku kata atau lebih.

3. Perkembangan secara Bahasa

Perkembangan secara Bahasa

Karena sudah memiliki kemampuan berbahasa yang lebih berkembang, maka anak cenderung lebih banyak melakukan komunikasi dengan orang-orang terdekat di sekitarnya. Selain itu, perkembangan anak usia 5 tahun, juga  sudah mengenal sekitar 2.000 kata bahkan lebih. Selain kemampuan di atas, berikut ini kemampuan-kemampuan lainnya:

  1. Anak sudah dapat memahami cerita secara runtun.
  2. Anak mampu memahami perintah secara komplek.
  3. Sudah bisa menjawab mengenai pertanyaan “Mengapa?”
  4. Biasanya anak akan mulai banyak bertanya, dengan pertanyaan yang detail dan lebih sulit.
  5. Sudah mulai memiliki rasa takut dan mampu mengungkapkan perasaan takutnya.
  6. Ucapannya sudah lebih mudah untuk dimengerti orang dewasa.

4. Perkembangan secara Sosial dan Emosional

Perkembangan secara Sosial dan Emosional

Anak usia 5 tahun cenderung lebih suka bermain dengan teman-teman sebayanya, bahkan dia mulai mengerti untuk bisa memiliki sahabat. Namun secara emosianal, dia masih sangat membutuhkan kasih sayang orang tuanya. Kemampuan sosial dan emosional lainnya yang wajib parents tahu:

  1. Anak sudah mulai senang bergabung dengan kelompok.
  2. Biasanya dia ingin di terima oleh teman sebayanya, meskipun sesekali mereka bertengkar. Dia ingin disukai teman sebayanya dan menjadi seperti orang lain.
  3. Terkadang anak tersebut ingin dituruti keinginannya, namun masih memiliki sikap kooperatif.
  4. Sering melanggar peraturan.
  5. Anak lebih suka bernyanyi, menari dan berakting.
  6. Sudah mulai bisa membedakan antara yang fakta dan mana yang imajinasi. Meskipun dia masih suka bermain pura-pura atau bermain boneka.
  7. Dia mulai terbuka dengan sebuah pandangan dan pendapat orang lain.
  8. Memiliki sikap yang lebih bertanggung jawab.
  9. Mampu menunjukkan perhatian dan rasa simpati terhadap orang lain.
  10. Anak mampu membedakan orang tua berdasarkan jenis kelaminnya.

Pola Hidup Sehat untuk Mendukung Pertumbuhan Anak Secara Optimal

Perkembangan anak usia 5 tahun yang optimal, sehat secara mental, fisik dan sosial membutuhkan asupan gizi seimbang mulai dari dalam kandungan. Setelah bayi lahir, maka semua yang di konsumsi akan membantu pertumbuhannya. Bayi mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, sehingga dibutuhkan asupan makanan yang bergizi.

Asupan makanan yang di konsumsi harus mengandung karbohidrat, protein, vitamin, lemak dan mineral. Prinsip gizi seimbang terdiri dari:

1. Variasi makanan

Variasi makanan

Jenis makanan yang bervariasi maksudnya, jenis menu makanan yang disajikan harus bergantian untuk melengkapi kebutuhan gizi di dalam tubuh anak. Proporsi makanan yang seimbang juga harus mencukupi jumlahnya dan tidak diberikan secara berlebihan.

2. Menerapkan pola hidup bersih pada anak

Menerapkan pola hidup bersih pada anak

Menerapkan perlikau hidup bersih pada anak dapat menghindarkan dari berbagai sumber infeksi. Contoh pola hidup yang harus dibiasakan yaitu selalu mencuci tangan setelah beraktivitas. Selain itu, parents juga jangan lupa menutup makanan, menggunakan alas kaki dan menutup hidung dan mulut ketika bersin.

3. Melakukan aktivitas fisik

Melakukan aktivitas fisik

Aktivitas fisik bisa membantu untuk melancarkan metabolisme pada tubuh. Mengajak anak untuk berjalan bersama atau bermain merupakan contoh aktivitas fisik yang bisa dilakukan oleh anak beserta orang tua.

4. Memberikan suplemen makanan yang mendukung

Meskipun anak sudah memperoleh gizi seimbang dari asupan makanan. Namun anak juga membutuhkan suplemen makanan tambahan untuk mendukung tumbuh kembangnya. Madu gizidat bisa Anda jadikan pilihan sebagai suplemen terbaik untuk buah hati Anda. Dengan formulasi yang tepat, maka madu ini dapat menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.

Memberikan suplemen makanan yang mendukung

Madu gizidat merupakan produk suplemen kesehatan yang memang khusus untuk menjaga kesehatan anak, meningkatkan kecerdasan, menambah berat badan serta menambah imunitas tubuh. Madu anak dari ekstrak ikan sidat dan probiotik ini merupakan pertama di Indonesia dan menggunakan resep terbaik untuk menambah nutrisi bagi tumbuh kembang anak.

Beberapa Kriteria Tanda-Tanda Anak Sehat dengan Gizi Baik

  1. Anak memiliki tubuh yang padat dengan postur tegap.
  2. Kuku dan kulit terlihat bersih, tidak pucat.
  3. Rambut kuat dan berkilau.
  4. Penambahan tinggi dan berat badan sesuai dengan usianya.
  5. Anak dapat tidur nyenyak baik siang ataupun malam hari.
  6. Anak penuh perhatian dan lebih aktif di usianya.
  7. Gigi bersih dan warna gusinya merah mudah, tidak pucat.
  8. Wajah anak terlihat ceria, bibir segar tidak pecah-pecah dan pucat, serta mata bening.
  9. Memiliki nafsu makan yang baik dan buang air besar secara teratur.