Cemilan Sehat untuk Anak

Cemilan Sehat untuk Anak

Anak usia dini, baik masa balita, yaitu anak usia 0 hingga 5 tahun, maupun masa kanak kanak, yaitu umur 5 hingga 11 tahun memang tengah dalam masa pertumbuhan. Selain itu anak usia tersebut juga tengah aktif-aktifnya. Hal tersebut mengharuskan Anda untuk dapat memenuhi gizi anak. Karena terkadang anak tidak suka sayur dan buah, Anda dapat menyiasatinya dengan memberikan cemilan sehat untuk anak.

Selain dengan memberikan cemilan, Anda juga harus memastikan pola makan anak terjaga. Selain itu dengan memastikan anak makan sebelum dan sesudah beraktifitas juga perlu dilakukan. Masih terdapat beberapa cara yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi pada anak, seperti dengan mengatur porsi gizi anak. Berikut adalah beberapa langkah memenuhi gizi pada anak.

Menjaga Pola Makan Anak

  1. Ajari Kebiasaan Makan yang Tepat

Memberikan kebiasaan makan yang tepat sejak kecil harus dilakukan oleh kedua orang tua. Misalnya adalah dengan tidak memilih-milih makanan, menjaga jam makan yang tepat, dan sebagainya. Misalnya saja Anda harus mampu memakan apapun yang ada di meja makan dengan lahap agar anak juga bersemangat. Ajarkan juga supaya anak mengambil makan sendiri di meja makan, dan bukan makanan yang menghampiri mereka.

Apabila anak tidak suka makanan, sebaiknya jangan berusaha membuat makanan tersebut tidak terlihat. Misal anak tidak suka sayur, kemudian Anda berusaha menyembunyikan sayur tersebut. Selain itu juga jangan memaksakan anak untuk memakan suatu makanan, karena justru berdampak tidak baik. Sebaiknya buatlah makanan tersebut tampak menarik. Contohnya saja membuat karakter menggunakan sayur dan buah-buahan.

  1. Makan Sebelum Melakukan Aktivitas

Karena anak yang sedang aktif-aktifnya, pastikan agar anak makan terlebih dahulu sebelum beraktivitas, tentunya dengan makanan yang bergizi. Hal tersebut agar anak mempunyai banyak energi dalam tubuhnya.

Namun, tetap perhatikan pemilihan waktu makan. Sebaiknya berikan makanan kepada anak sekitar 1 jam sebelum beraktivitas. Selain makanan, pastikan tubuh anak agar terhidrasi dengan memberikan air putih sebagai minumnya.

  1. Makan Setelah Melakukan Aktivitas

Setelah melakukan aktivitas, misal bermain atau sekolah, Anda bisa memberikan makanan kepada anak Anda. Namun apabila belum tiba jadwal makan siang atau malam, Anda bisa memberikan cemilan sehat untuk anak terlebih dahulu pada setengah jam setelah beraktivitas. Apabila sudah tiba waktunya makan, penuhi kebutuhan makan anak yang seimbang kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, serta kebutuhan gizi lainnya.

  1. Pantau Kebutuhan Gizi Anak

Kebutuhan gizi pada anak dapat berbeda tergantung kondisi tubuh. Apabila banyak beraktivitas, tentu tubuh membutuhkan lebih banyak gizi. Memenuhi gizi anak sendiri tidak hanya dilakukan hanya dengan menambahkan porsi makanan. Karena bisa saja justru menimbulkan masalah kesehatan lain pada anak, misalnya obesitas. Oleh sebab itu disarankan untuk selalu memantau kebutuhan gizi anak, tidak hanya menimbang dari banyak sedikit makanan yang diberikan.

Pilih Cemilan Sehat untuk Anak dengan Kriteria Berikut

  1. Perhatikan Nutrisi

Tujuan memberikan cemilan ini adalah untuk memenuhi gizi anak. Oleh sebab itu penting untuk menghindari cemilan dengan gula, garam, maupun lemak berlebih. Cemilan dengan kandungan serat, vitamin, maupun kadar air tinggi diperlukan oleh anak. Apalagi bagi anak yang kurang suka mengkonsumsi sayur dan buah-buahan.

  1. Hindari Cemilan dengan Perasa, Pewarna, dan Pengawet

Cemilan untuk anak-anak sekarang banyak yang dilengkapi dengan pewarna, perasa, dan pengawet. Sedangkan American Academy of Pediatrics menyarankan agar memberikan anak cemilan yang sehat dan seimbang gizinya. Tentunya harus menghindarkan anak kita dari makanan dengan 3P tersebut. Sebaiknya pilihlah cemilan yang terbuat dari bahan alami, bahkan lebih baik apabila mampu membuat cemilan untuk anak sesuai kreasi sendiri.

  1. Atur Waktu Pemberian Cemilan

Waktu pemberian cemilan untuk anak perlu diperhatikan juga. Anda bisa memberikan cemilan sebanyak dua hingga tiga kali dalam sehari. Misalnya di waktu pagi, siang dan malam hari. Namun jangan berikan cemilan pada waktu yang berdekatan dengan waktu makan. Karena dikhawatirkan justru membuat nafsu makan anak berkurang. Biasakan pula memberikan cemilan berupa buah segar sejak dini pada anak agar kebutuhan serat dan vitamin terpenuhi.

  1. Membuat Sendiri Cemilan untuk Anak

Tentu para orang tua sudah tahu bahwa tidak semua cemilan yang di jual sehat dan higienis. Oleh sebab itu alangkah lebih baik apabila Anda membuat sendiri cemilan untuk anak. Selain bisa memilih bahan untuk cemilan, kebersihan juga tentunya terjaga. Anda juga bisa mengajak anak untuk membuatnya bersama, agar anak lebih kreatif dan tentunya termotivasi untuk memakan cemilan buatannya sendiri.

  1. Selingi dengan Madu Anak Hebat dari Gizidat

Gizi madu tentunya sudah tidak perlu diragukan lagu. Berbagai kandungan seperti karbohidrat, gula, protein, berbagai vitamin hingga kalsium dapat ditemukan dalam madu. Madu juga mengandung glukosa atau gula monosacharida yang diserap usus secara mudah, tidak seperti pada gula pasir. Madu ini bisa Anda berikan kepada anak sebagai selingan makan. Salah satu alternatif pilihan adalah madu anak dari Gizidat.

Gizidat sendiri merupakan merupakan madu hutan yang dikhususkan untuk anak-anak. Madu ini terdiri dari madu hutan alami, kurkumin atau temulawak, serta sidat yang kandungan proteinnya lebih tinggi dari salmon. Madu dari Gizidat ini mampu membantu anak Anda yang mengalami permasalahan pada nafsu makannya. Sehingga buah hati tersayang dapat terjaga masa pertumbuhan serta perkembangannya.

Resep Sederhana Cemilan untuk Anak

  1. Brokoli dengan Saus Keju

Sayur kerap kali menjadi makanan yang tidak disukai anak. Oleh sebab itu Anda bisa mengakalinya dengan menambahkan bahan yang digemari anak seperti keju. Cobalah untuk mencampur brokoli dengan saus keju. Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain 150 gr brokoli yang diiris kecil, 50 gr keju cheddar parut, 400 cc susu, 2 sdm tepung terigu, 2 sdm mentega, serta ½ dt merica bubuk. Cara membuatnya adalah:

  • Rebus brokoli yang sudah diiris kecil-kecil sebentar saja.
  • Kemudian panaskan mentega.
  • Masukkan tepung terigu.
  • Aduk campuran mentega dan terigu hingga mengental.
  • Tuang susu.
  • Tambahkan merica.
  • Masukkan keju cheddar parut.
  • Apabila sudah tercampur merata dan keju sudah meleleh, siramkan saus tersebut ke brokoli yang sudah direbus.
  1. Cake Bayam dan Keju

Bayam terkenal dengan berbagai kandungan vitamin seperti A, B, C dan K, serta kandungan kalium dan fosfornya. Oleh sebab itu Anda bisa mencoba membuatkan cemilan sehat untuk anak berupa cake bayam dengan keju. Selain sehat, tentunya anak-anak akan lebih suka dengan makanan manis ini. Berikut adalah bahan serta cara pembuatan cake bayam dan keju untuk cemilan anak.

Bahan:

  • 2 ikat daun bayam
  • 2 butir telur
  • 250 gr margarin
  • 200 gr terigu protein sedang
  • 150 gr gula
  • 100 ml susu kedelai
  • Seujung sdt baking powder
  • 50 gr keju cheddar parut

Cara Pembuatan:

  • Kukus bayam terlebih dahulu, lalu haluskan dengan susu kedelai menggunakan blender.
  • Kocok gula, telur, serta margarin dengan mixer.
  • Apabila sudah tercampur merata dan mengembang, masukkan terigu dan baking powder, campur hingga rata.
  • Masukkan campuran bayam dan susu kedelai.
  • Olesi loyang dengan mentega, taburi dengan sedikit tepung, lalu masukkan adonan ke dalam loyang.
  • Masukkan ke dalam oven, tunggu hingga cake sudah mengembang dengan pinggiran yang kecokelatan.
  • Angkat, taburi dengan parutan keju, dan hidangkan untuk anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *