Daya Tahan Tubuh Lemah

Daya Tahan Tubuh Lemah

Banyak orang merasa daya tahan tubuh lemah, mudah terkena penyakit? Hal ini bisa jadi mereka mengalami penurunan kemampuan untuk melawan virus, bakteri, dan benda asing lain yang menyebabkan penyakit dalam tubuh.

Penyebab daya tahan tubuh lemah atau menurun

Ada beberapa penyebab yang menjadikan daya tahan tubuh menjadi menurun atau melemah, faktor-faktor tersebut mungkin sering kita lakukan namun kita kurang memperhatikan resikonya pada tubuh kita.

Mari kita lihat beberapa penyebab daya tahan tubuh menurun atau melemah yang paling sering dialami oleh orang-orang, diantanya sebagai berikut :

  1. Stres

Hampir semua orang pernah merasakan dampak dari stress dibeberapa bagian dalam kehidupan kita. Sakit kepala, gelisah, dan perasaan tegang secara keseluruhan yang merupakan tanda-tanda stress.

Faktor-faktor tersebut yang menyebabkan menuru atau melemahnya daya tahan tubuh, tubuh harus bekerja dengan keras lebih keras untuk mempertahankan tubuh dari ancaman kesehatan, bahkan terkadang menekan system kekebalan tubuh ketitik sedemikian rupa yang membuat tubuh harus berkompromi dengan hal tersebut.

  1. Tidak cukup berolahraga

System kekebalam orang pasti tidak akan menjadi yang terbaik jika gaya hidup selalu berpindah-pindah. Sebagai contohnya betapa pentingnya menjadi aktif, penelitian dari medis menunjukan bahwa olahraga yang teratur dapat membantu fungsi neutrofil , neutrofil merupakan sel yang bekerja untuk membunuh mikroorganisme yang sangat tidak di inginkan tubuh dan kadang-kadang berbahaya yang sangat berdampak negative bagi kesehatan tubuh manusia.

  1. Kurang tidur

Kebanyakan orang mungkin tidak menyadari ketika tubuh sedang tidur sel-sel dalam darah bekerja melawan bakteri. Jadi ketika tubuh kurang tidur akan dapat menyebabkan tubuh menjadi drop, badan lemas, pusing dan menjadi kurang aktif dalam aktifitas sehari-hari.

  1. Nutrisi yang tidak benar

Pola makan yang buruk bila dikombinasikan dengan kurangnya kegiatan berolahraga akan menyebabkan tahan tahan tubuh menjadi lemah. Penting sebenarnya untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang seimbang.

Diantaranya buah-buahan, sayur-sayuran dan sumber gandum yang utuh yang akan membantu system kekebalan tubuh dengan menyediakan vitamin, mineral, fitokimia dan antioksidan yang sangat penting yang berguna untuk melawan berbagai bakteri-bakteri jahat yang menyebabkan tubuh kita menjadi sakit.

Sama seperti menghindari makanan junk food harus sebisa mungkin dihidari. Lemak, terutama lemak jenuh ganda, lemak jenuh ceinderung menekan system kekebalan tubuh. Juga mewaspadai terlalu banyak mengkonsumsi gula, yang dapat menghambat fagositosis, proses dimana sel darah putih menghancurkan virus dan bakteri.

Tanda-tanda daya tahan tubuh lemah

Terdapat beberapa Ciri-ciri yang menyebabkan daya tahan tubuh melemah yang bisa kita  diperhatikan dalam melakukan kegiatan sehari-hari :

  1. Bobot badan semakin berat

Ditemukan fakta bahwa orang dengan penderita flu, indeks massa tubuhnya lebih dari 40. Kelebihan berat badan menjadi tidak seimbangnya hormon, peradangan  dan menurunya kemampuan tubuh melawan berbagai infeksi dan bakteri.

Hal demikian jika tidak diperhatikan lama kelamaan akan membuat tubuh mudah untuk terserang penyakit.

  1. Rongga hidung terlalu kering

Hidung yang tersumbat itu sangat mengganggu kenyaman pada hidung dan bahkan jika rongga hidung terlalu kering itu juga tidak baik, karna lender dalam hidung berguna untuk membantu menjebak dan membantu membersihkan virus yang masuk melalui ringga hidung.

Tidak adanya lendir dalam rongga hidung sangat memberikan jalan untuk virus atau kuman masuk kedalam tubuh kita. Sehingga akibatnya membuat tubuh kita mudah terserang oleh penyakit.

  1. Tidak cukup minum

Sering sekali dokter memberikn saran perbanyak minum air putih ketika tubuh sedang sakit,hal tersebut karna tubuh sangat membutuhkan banyak air putih untuk mengeluarkan racun dalam tubuh.

Untuk kebutuhan minum air putih setiap orang berbeda-beda tergantung pada aktivitas setiap orang. Cara untuk mengetahui apakah kita sudah cukup minum air putih atau belum dapat dilihat dari warna urin.

Kondisi tubuh terlihat  baik itu ketika warna pada urin memiliki warna putih atau kuning muda jernis.

  1. Stres berkepanjangan

Bukan suatu kebetulan ketika kita menjadi pilek saat padatnya pekerjaan dikantor atau pekerjaan rumah. American Pshychological Assosiation melaporkan bahwa, stress yang berkepanjangan dapat membuat respon kekebalan tubuh kita menjadi lebih lemah. Jika stres saat terkena flu, dapat dipastikan bahwa gejala yang akan dialami oleh tubuh pasti akan lebih buruk lagi.

  1. Sering tidak enak badan

Jika orang dewa mengalami flu 2-3 kali dalam satu tahun, jika kita mengalami flu lebih dari jumlah tersebut, maka dapat dipastikan bahwa kondisi tubuh kita sedang berada dilevel yang rendah dan sangat rentan terserang penyakit, adalah hal yang sangat penting untuk di tindak lanjuti dengan perbanyak istirahan, dan makan-makanan yang bergizi.

  1. Mengkonsumsi gula terlalu banyak

Studi yang dimual di American Jurnal of Clinical Nutrition menyebutkan, bahwa 5 jam setelah tubuh mengkonsumsi 100 gram gula, kemampuan darah putih dalam melawan kuman dan bakteri akan menurun drastis. 100 gram gula sama dengan 3 kaleng minuman bersoda ukuran sedang.

Jika anda mengalami salah satu kemungkinan diatas sangat diharapkan untuk meningkatkan kondisi kekebalan tubuh, dengan cara makan teratur dengan gizi seimbang, tidur cukup, berolahraga menghindari rokok dan minuman beralkohol.

Hal ini akan sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan minghindarkan tubuh pada serangan penyakit. Kondisi tubuh yang baik akan membantu tubuh anda lebih segar dan bersemangat dalam melakukan aktivitas kegiatan sehari-hari.

Cara meningkatkan Daya tahan tubuh yang lemah, diantaranya sebagai berikut :

  1. Olahraga

Olagraga mugkin menjadi alternative ketika daya tubuh merasa lemah, bahkan olahraga yang konsisten dapat memulihkan kembali stamina anda.

Hasil studi 2007 menunjukan bahwa responden yang mengalami kelelahan akibat pekerjaan meningkatkan energy dalam tubuh mereka setelah melakukan olah raga selama 6 minggu olahraga. Mereka bisa meningkatkan kemampuan kerja, kualitas tidur, serta fungsi kognitif.

  1. Yoga dan meditasi

Yoda dan meditasi dapat membuat daya tahan tubuh lemah dan membantu untuk mengatasi stres. Karna kegiatan yoda dan meditasi  membutuhkan ketenangan dan tubuh harus dapat terasa rileks saat melakukan yoga dan meditasi, mengelolah pikiran dengan baik, dan merasakan denyut jantung yang membuat tubuh semakin rileks.

  1. Music

Mendengarkan music dapat meningkatkan efisiensi jantung, berolahraga sambil mendengarkan music dapat membuat denyut jantung menjadi lebih rendah, tubuh mampu melakukan lebih sedikit usaha ketika mendengarkan music dari pada berolagraga tanpa medengarkan musik.

  1. Kafein

Dalam studi 2017, sembilan perenang mengkonsumsi 3 miligram (mg) kafein satu jam sebelum melakukan kegiatan renang . perenang tersebut meningkatkan waktu sprint mereka tanpa meningkatkan detak jantung mereka.

Kafein dapat meberikan anda dorongan pada hari-hari  ketika tubuh merasa terlalu lelah untuk berolahraga. Ketergantungan terhadap kafein tersebut tidak bagus karna dapat memaksakan saraf-saraf yang lelah. Hal tersebut jika dituraskan akan dapat merusak organ tubuh.

  1. Mengonsumsi Gizidat

Gizidat telah diformulasikan secara khusus dari para ahli herbal Indonesia yang sangat berpengalaman yang telah melakukan penelitian selama bertahun-tahun terhadap jenis tanaman herbal di Indonesia, yang pastinya bahwa mengonsumsi gizi dat akan sangat berpengaruh ke tubuh terutama meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *