Harga Gizidat di Apotik

Harga Gizidat di Apotik

Masa tumbuh kembang anak menjadi masa-masa yang membutuhkan perhatian lebih dari orangtua dan lingkungan. Segala hal perlu diawasi dan dipertimbangkan, termasuk dalam menentukan menu makanan anak sehari-hari. Melengkapi dengan asupan vitamin tambahan, pengaturan pola makan juga harus dilakukan.

Memang harga Gizidat di Apotik atau produk semacamnya masih tergolong standar dan terjangkau sebagai pelengkap asupan nutrisi dan gizi, tetapi tetap yang terbaik tentunya disertai konsumsi menu makanan bernutrisi dan gizi yang seimbang. Mulai dari mengatur pola makan, orangtua juga lebih baik pahami makanan seperti apa saja yang lebih baik tidak terlalu sering dikonsumsi anak-anak.

Harga Gizidat di Apotik dan Anjuran Penggunaannya

Memberi vitamin dan suplemen tambahan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi serta gizi pada anak memang sangat umum dilakukan. Anak-anak biasanya tidak begitu tertarik mengonsumsi menu makanan yang berisikan sumber nutrisi seperti sayuran. Belum lagi tidak sedikit anak-anak mengalami gangguan makan seperti penurunan nafsu makan.

Harga Gizidat di Apotik

Padahal mangonsumsi makanan bernutrisi dengan gizi seimbang diharuskan karena mempengaruhi proses tumbuh kembang dari dalam. Otak dan fisik membutuhkan nutrisi untuk bekerja optimal. Pemberian vitamin, suplemen, atau sejenisnya bisa membantu memenuhi kekurangan akan kebutuhan nutrisi tersebut.

Namun mengusahakan mengatur pola makan anak menjadi cara terbaik untuk memaksimalkan tumbuh kembang. Sajian menu makanan yang bisa diterapkan yaitu:

  1. Makanan Pokok

Makanan Pokok

Makanan pokok harus ada pada setiap menu makan karena makanan pokok ini menjadi sumber tenaga. Makanan pokok berupa sumber karbohidrat dalam jumlah cukup. Sumber karbohidrat bisa berupa nasi, bubur gandum, kentang, dan ubi.

  1. Lauk Pauk

Lauk Pauk

Pendamping makanan pokok ialah lauk pauk. Lauk pauk menjadi zat pembangun yang berperan sebagai antibodi sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh. Lauk pauk ini bisa berupa sumber protein seperti daging ayam, daging sapi tanpa lemak, atau ikan.

  1. Sayur dan Buah

Sayur dan Buah

Untuk memenuhi kebutuhan serat dan vitamin, juga kandungan nutrisi lainnya, menu pendamping berupa sayur dan buah harus ada pada setiap menu makanan anak. Sayur dan buah ini bertugas menjadi pelindung tubuh dan membantu melancarkan sistem pencernaan.

  1. Susu

Susu

Selain memberikan menu makanan lengkap yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah, anak-anak membutuhkan konsumsi susu untuk lebih melengkapi kebutuhan pada masa tumbuh kembangnya. Susu anak yang biasa diformulasikan dengan tambahan nutrisi menjadi asupan yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan tulang dan gigi.

  1. Air Putih

Mengonsumsi air putih yang cukup wajib selalu dilakukan setiap harinya. Air putih akan menetralisir tubuh, melancarkan pencernaan, menghidrasi, mengeluarkan racun dari tubuh,dan menyeimbangkan tubuh.

Air Putih

Untuk pengaturan jadwal makan, anak-anak di usia tumbuh kembang atau 12 tahun ke bawah disarankan untuk rutin 3x makan menu utama dan 2-3x makan makanan ringan (snacks) dengan aturan jam makan di 7 pagi, 12 siang, serta 6 sore. Makanan ringan bisa dikonsumsi di sela antara jam makan menu utama, tetapi dalam jumlah sedikit saja.

Pastikan menu makanan sehari-hari memenuhi kebutuhan kalori anak yaitu untuk usia 1-3 tahun sebesar 1.000 kkal, 4-6 tahun sebesar 1.550 kkal, dan 6-12 tahun 1600-1800 kkal. Kalori yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda, tergantung dengan usia, kondisi kesehatan, riwayat penyakit, berat, dan tinggi badan.

Lalu, bagaimana dengan pemberian vitamin atau suplemen tambahan? Bisa dilihat dari cara penggunaan yang dianjurkan pada masing-masing produk vitamin dan produk suplemen tersebut. Biasanya sudah tertulis jelas di kemasan.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pengaturan Pola Makan Anak

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan para orangtua ketika mengatur pola makan dan memilih menu makanan yang tepat untuk anak. Hal-hal tersebut di antaranya:

  • Tidak Memberi Camilan di Sela Waktu Makan

Tidak Memberi Camilan di Sela Waktu Makan

Agar nafsu makan anak stabil khususnya saat makan, hindari memberi camilan kepada mereka. Contohnya ketika sedang makan siang, memberi snacks asin. Ini akan membuat anak lebih tertarik dengan makanan ringan daripada menu makanan utama yang harusnya ia habiskan.

Selain itu, pemberian camilan bercerita rasa terlalu tajam akan membuat anak menolak makan makanan biasa yang dirasa tidak memiliki cita rasa lezat. Sementara pada menu makanan utama untuk mereka, tidak mungkin diberi bumbu terlalu banyak, bukan?

  • Hindari Memberi Makanan Dengan Rasa Manis Terlalu Sering

Hindari Memberi Makanan Dengan Rasa Manis Terlalu Sering

Tahukah bahwa yang mengajari anak tentang makanan manis, asin, atau pun pedas adalah orangtua? Agar anak tidak keranjingan makanan manis yang mana biasanya tidak terlalu sehat, hindari memberi makanan manis pada mereka mulai dari makanan ringan hingga minuman berperasa.

  • Selalu Membuat Menu Makanan Sehari-Hari Dengan Bahan Berkualitas

Selalu Membuat Menu Makanan Sehari-Hari Dengan Bahan Berkualitas

Bukan hanya menentukan menu seperti apa yang sehat, memilih lauk pauk seperti apa yang bernutrisi, tetapi perlu memperhatikan bahan-bahan makanan yang digunakan. Apakah bersih dan berkualitas baik. Dan apakah masih segar dan sudah matang (untuk sayur/buah).

Perhatikan juga proses memasaknya, apakah sudah benar dan masakan matang, lalu apakah sayur dan daging bertekstur empuk yang mudah dikonsumsi anak-anak. Pelajari cara memroses bahan makanan yang tepat agar kandungan nutrisi dan gizinya tidak banyak hilang saat dimasak.

  • Membuat Variasi Menu

Membuat Variasi Menu

Anak-anak cenderung lebih cepat bosan terhadap makanan. Coba buat variasi menu yang berbeda-beda selama satu minggu. Orangtua bisa mengulangi seminggu seterusnya dengan menu yang sama. Atau membuat menu berbeda untuk 10 hari dan diulangi.

Memilih Produk Vitamin dan Suplemen Tambahan

Seperti yang sudah disebutkan, memberi vitamin atau suplemen tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjaga gizi seimbang pada anak boleh-boleh saja. Bahkan biasanya dianjurkan bila pola makan anak masiih belum teratur dan anak menolak diberi asupan menu makanan sehat. Pilih produk vitamin dan suplemen yang mengandung nutrisi lengkap salah satunya Gizidat.

Memilih Produk Vitamin dan Suplemen Tambahan
Memilih Produk Vitamin dan Suplemen Tambahan

Selain harga Gizidat di apotik terjangkau (Rp80.000-Rp100.000 saja), kandungan nutrisinya akan memaksimalkan proses tumbuh kembang anak, serta meningkatkan daya tahan tubuhnya. Gizidat terbuat dari 4 bahan penting yaitu madu hutan murni, ikan sidat (belut), temulawak, dan probiotik.

Madu hutan murni memiliki cita rasa manis alami dengan kandungan nutrisi yang lebih kaya dari madu lebah ternak. Madu hutan bisa memberi manfaat berupa melawan alergi, meredakan peradangan, dan meningkatkan imun tubuh. Begitu juga dengan temulawak yang akan membantu meningkatkan nafsu makan anak sehingga anak lebih semangat untuk makan makanan sehat.

Memilih Produk Vitamin dan Suplemen Tambahan

Ikan sidat (belut) meningkatkan kecerdasan anak karena mengandung Omega 3 dan 6 yang lebih tinggi dari salmon. Ikan sidat mengandung berbagai vitamin seperti Vitamin B dan E, zinc, juga zat besi. Kandunga-kandungan hebat tersebut berfungsi meningkatkan ketajaman indera penglihatan, membangun sel darah, memaksimalkan kerja jaringan tubuh, dan meningkatkan fungsi otot.

Sedangkan probiotik dapat membantu melancarkan pencernaan anak yang mudah mengalami gangguan seperti sembelit dan diare. Bakteri baik ini meringankan iritasi pada usus dan menjaga kesehatan mulut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *