Klinik Tumbuh Kembang Anak

Klinik Tumbuh Kembang Anak

Fase tumbuh kembang anak pada usia 0-5 tahun memang perlu mendapat perhatian dari para orang tua. Sebab, pada fase inilah merupakan fase golden age dimana anak mengembangkan kemampuan motorik kasar, motorik halus, kemampuan bahasa dan kecerdasan. Idealnya adalah fase tumbuh kembang ini tidak ada yang terlewati agar anak tidak mengalami kesulitan saat berusia di atas 5 tahun.

Namun demikian jika fase tumbuh kembang anak ada yang terlewat, maka orang tua perlu waspada. Orang tua sebaiknya tidak mengabaikan tanda-tanda pada anak yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Sebelum mengetahui cara mengatasi jika anak terhambat tumbuh kembangnya, ada baiknya para orang tua mengetahui terlebih dulu faktor yang menjadi penyebabnya

Penyebab Tumbuh Kembang Anak Terhambat

  1. Bermasalah Saat Makan

Bermasalah Saat Makan

Anak usia 0-5 tahun biasanya mengalami masalah saat makan, salah satunya adalah dengan melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM). Jika anak terus melakukan hal ini, maka yang harus dilakukan orang tua adalah memberi ketegasan kepada anak jika apapun yang sudah ada di piring harus dihabiskan. Bagaimanapun, kekurangan nutrisi makanan menjadi faktor utama anak mengalami  keterlambatan tumbuh kembang.

  1. Kurangnya Asupan Protein dalam Makanan Bisa Membuat Tumbuh Kembang Anak Terganggu

Kurangnya Asupan Protein dalam Makanan Bisa Membuat Tumbuh Kembang Anak Terganggu

Tidak hanya memberikan makanan yang sesuai, orang tua juga harus memperhatikan kandungan nutrisi di dalamnya, Yang sering terjadi adalah orang tua sering mengabaikan asupan protein untuk si kecil. Protein sangat berperan dalam proses tumbuh kembang si kecil. Jangan sampai orang tua justru memberikan lebih banyak karbohidrat ketimbang protein. Hal ini hanya akan menjadikan si kecil gemuk.

  1. Anak jangan terus diberi ASI, Berikan Makanan Pengganti ASI

Anak jangan terus diberi ASI, Berikan Makanan Pengganti ASI

ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan yang baik bagi bayi, namun tidak bagi anak yang telah mencapai usia 2 tahun. Jika anak sudah berusia 2 tahun, berikan makanan yang memiliki nutrisi lebih banyak daripada ASI. Anda bisa melatih si kecil sejak usia satu tahun dengan makanan pengganti ASI (MPASI).

  1. Kurang Olahraga

Kurang Olahraga

Anak kurang bergerak juga menjadi salah satu penyebab ia mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Anak usia 0-5 tahun sudah selayaknya aktif bermain dan banyak bergerak untuk melatih saraf motorik halus dan kasar. Berikan anak permainan yang mengajak tubuhnya untuk bergerak, jangan melulu diberi video games karena menurut anda ia sudah diam dan menurut.

  1. Kurang Tidur

Kurang Tidur

Istirahat yang cukup juga menjadi salah satu faktor pendukung tumbuh kembang anak. Istirahat cukup yang dimaksud adalah tidur. Hal ini menjadi penting sebab saat tidur otot anak akan tumbuh dan berkembang. Jika manusia dewasa saja membutuhkan tidur 6-8 jam sehari, maka untuk anak usia 0-5 tahun membutuhkan  waktu tidur paling tidak 10 jam sehari.

  1. Sering Sakit, Bikin Terganggu Tumbuh Kembangnya

Sering Sakit, Bikin Terganggu Tumbuh Kembangnya

Si kecil yang jatuh sakit tentu saja pertumbuhan dan perkembangannya ikut terganggu. Berikan si kecil makanan dan minuman yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar anak tida mudah sakit. Karena jika anak sakit, ia akan merasa tidak nafsu makan padahal ia membutuhkan asupan energi untuk membantu proses penyembuhan,

Cara Mengatasi Bila Tumbuh Kembang Anak Terhambat

  1. Mengubah Pola Interaksi Anak dengan Ibu

Mengubah Pola Interaksi Anak dengan Ibu

Tumbuh kembang anak yang terhambat bisa jadi juga berasal dari salah asuhan dari orang tua. Orang tua harus mencoba mereview kembali interaksi dengan anaknya selama ini. Jika anak terlambat berjalan maka bisa jadi ia terlalu sering digendong. Jika terlambat berbicara, maka coba lebih banyak ajak anak untuk berkomunikasi.

  1. Memanfaatkan Program Edukatif untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Anak

Memanfaatkan Program Edukatif untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Anak

Ada banyak program edukatif bertujuan untuk meningkatkan tumbuh kembang anak misalnya program mom and kids di tempat kebugaran. Sealin anak melatih kemampuan bersosialisasi dengan anak lain, orang tua juga secara khusus bisa memantau perkembangan anak dan juga mempererat hubungan dengan anak.

  1. Konsultasi ke Dokter

Konsultasi dokter menjadi sangat penting jika anak mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Namun para orang tua jangan panik dan perlu bersikap rasional dalam menyikapi masalah tumbuh kembang anak. Setiap anak mengalami dampak berbeda dalam mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Maka orang tua juga perlu tahu kapan harus mulai memeriksakan anak yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang.

Konsultasi ke Dokter

Hal ini menjadi krusial karena semakin lama keterlambatan ini dibiarkan, maka akan semakin sulit pula memperbaiki dampak yang dtimbulkannya. Keterlambatan tumbub kembang pada anak berbeda-beda. Pada umumnya, anak mengalami kesulitan sosial emosi seperti kurang tanggap, susah bicara, tidak bisa berinteraksi atau sulit mengikuti instruksi yang diberikan.

  1. Pergi ke Klinik Tumbuh Kembang Anak

Salah satu cara lainnya yang bisa diambil adalah dengan pergi ke klinik tumbuh kembang anak. Klinik tumbuh kembang anak merupakan klinik khusus deteksi dini, diagnosis dan intervensi terhadap anak sesuai dengan kebutuhannya. Pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan kepada si kecil saat pertama kali pergi ke klinik tumbuh kembang anak.

Pergi ke Klinik Tumbuh Kembang Anak

Mulai dari mengukur berat dan panjang badan, lingkar kepala, mengecek kesehatan mata dan telinga, menilai perkembangan, semuanya dilakukan untuk memastikan tumbub kembang si anak baik-baik saja. Klinik tumbuh kembang anak tidak hanya untuk anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan, namun juga bisa menjadi tempat bagi orang tua untuk berkonsultasi soal pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Klinik tumbuh kembang anak memberikan pelayanan terpadu di mana para ahli busa menangani gangguan keterlambatan tumbuh kembang anak secara menyerluruh dan terintegrasi. Sebagai contoh, jika anak mengalami gangguan pendengaran, maka dokter anak di klinik tumbubh kembang anak bisa lngsung merujuk kepada dokter THT (Telinga Hidung dan Tenggorokan.

  1. Konsumsi Madu Anak Gizidat

Cara lain yang bisa digunakan untuk mengatasi keterlambatan tumbuh kembang anak adalah dengan pemberian suplemen atau makanan tambahan penunjang pertumbuhan dan perkembangan si kecil seperti madu anak gizidat. Madu anak gizidat adalah produk suplemen yang memiliki banyak manfaat bagi pertumbuhan dan perkemnbangan si kecil, seperti menambah nafsu makan.

Konsumsi Madu Anak Gizidat

Terbuat dari madu hutan asli Indonesia. Madu anak gizidat juga berasal dari lebah hutan apis bersata yang memiliki nutrisi lebih alami daripada lebah ternak (lebah apis mellifera). Madu anak gizidat juga terbuat dari ekstrak ikan sidat, memiliki kandungan vitamin B1, B2, dan A lebih banyak daripada susu sapi. Ikan sidat juga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak karena memiliki kandungan zinc dan Boconexanoic (BHA).

Selain berkonsultasi di klinik tumbuh kembang anak, konsumsi madu anak gizidat juga bisa mengatasi keterlambatan masalah tumbuh kembang karena gizidat cocok dikonsumsi untuk anak 0-5 tahun. Gizidat juga mengandung temulawak yang bisa meningkatkan nafsu makan anak, serta mengandung probiotik alami untuk meningkatkan kemampuan pencernaan anak sehingga daya serap nutrisinya lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *