Merangsang Kecerdasan Anak

Merangsang Kecerdasan Anak

Setiap anak memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda, hal ini dipengaruhi berbagai faktor, seperti faktor genetik atau keturunan, faktor lingkungan, faktor sempurnanya masa tumbuh kembang, hingga faktor bagaimana orangtua memaksimalkan proses tumbuh kembang anak. Merangsang kecerdasan anak bisa diusahakan sejak dini, bahkan sejak ia masih dalam kandungan.

Mungkin sering mendengar bahwa memberi makanan asal-asalan dan tidak sehat bisa membuat anak memiliki tingkat kecerdasan yang rendah, bukan? Walau bukan menjadi alasan utama, bagaimana orangtua memberi makanan dan minuman pada anak mulai dari masa kehamilan memang berpengaruh terhadap kondisi otak anak.

Langkah-Langkah Merangsang Kecerdasan Anak Sejak Dini

Selain dengan memberi asupan sehat, penuh nutrisi, dan bergizi, ada langkah-langkah lain yang bisa diambil oleh orangtua dalam usaha merangsang dan meningkatkan tingkat kecerdasan anak sejak dini atau sejak ia lahir ke dunia.

Langkah-langkah tersebut meliputi:

  1. Memberi ASI Ekslusif

Memberi ASI Ekslusif

Asupan tepat ketika ia baru dilahirkan ke dunia ialah ASI atau Air Susu Ibu. ASI mengandung berbagai nutrisi dan gizi yang dibutuhkan bayi baru lahir hingga ia menginjak usia sekitar 2 tahun. Pemberian ASI secara ekslusif membantu menyeimbangkan kebutuhan bayi dan memaksimalkan proses tumbuh kembangnya.

  1. Susu Formula

Susu Formula

Sebagian orangtua mungkin tidak bisa memberi ASI secara ekslusif karena berbagai alasan, karena itu untuk membantu memenuhi kebutuhan bayi, memberi susu formula disarankan. Susu formula mengandung kandungan tambahan seperti protein, zat besi, zinc, vitamin, dan banyak lagi.

  1. Makanan Bernutrisi dan Gizi Seimbang

Makanan Bernutrisi dan Gizi Seimbang

Memberi makanan bernutrisi dengan gizi seimbang sejak anak mulai bisa makan merupakan satu langkah terbaik dalam meningkatkan kecerdasan otak. Karena tubuh anak membutuhkan banyak nutrisi dan gizi yang hanya bisa didapatkan dari makanan.

Contohnya kebutuhan asam lemak sehat Omega 3 dan 6 yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh sehingga harus mengonsumsi bahan makanan kayak kandungan omega seperti ikan salmon, ikan sidat, ikan tuna, dan lainnya.

  1. Mengajak Komunikasi Sejak Dalam Kandungan

Mengajak Komunikasi Sejak Dalam Kandungan

Kecerdasan anak bisa juga dilatih dengan kebiasaan-kebiasaan sederhana yang mampu merangsang kerja otak, salah satunya mengajak komunikan mereka sejak dalam kandungan. Komunikasi ini mulai dari mengelus perut sambil mengajak ia berbicara.

Kegiatan sederhana ini berlaku hingga ia lahir ke dunia dan indera pada tubuhnya perlahan mulai berfungsi. Sentuhan dan suara ibu akan merangsan gerakan dan respon bayi. Mereka secara tidak langsung telah mengenal suara sang ibu.

  1. Mengenalkan Buku

Mengenalkan Buku

Tahukah sebagian besar anak-anak dengan tingkat kecerdasan tinggi sejak dini mencitai buku? Mereka terbiasa menghabiskan waktu dengan membaca buku. Kenalkan bukun pada anak dimulai dengan buku cerita bergambar, sampai buku penuh tulisan seperti novel. Jangan lupa unutk memerhatikan isi cerita. Pastikan isi cerita sesuai dengan usianya.

Kini sudah banyak jenis buku untuk anak-anak yang dijual di pasaran contohnya buku dengan bahan kain berbusa yang aman digunakan anak-anak.

  1. Pastikan Waktu Tidur Cukup

Pastikan Waktu Tidur Cukup

Kesehatan otak dan fisik anak dipengaruhi dari kualitas istirahat mereka. Anak-anak pada masa tumbuh kembang sangat aktif dan enerjik, sehingga membutuhkan waktu istirahat lebih banyak. Pastikan anak rutin tidur siang dengan durasi 1-2 jam dan tidur malam sebelum jam 10. Ajarkan ia untuk bangun pagi sebelum jam 6.

  1. Melatih Cara Berinteraksi dan Berkomunikasi

Melatih Cara Berinteraksi dan Berkomunikasi

Anak-anak sejak dini harus dilatih bagaimana cara berinteraksi dan berkomunikasi, baik kepada sesama, kepada orang lebih tua dan muda, serta pada mahluk hidup lainnya. Terbiasa berinteraksi dan berkomunikasi melatih kerja logika otak.

  1. Ajarkan Untuk Cintai Musik

Ajarkan Untuk Cintai Musik

Dalam merangsang kecerdasan anak dapat menggunakan beragam media salah satunya musik. Ungkapan bahwa musik adalah bahasa universal memang benar. Musik bisa dirasakan dan dipahami dalam bentuk apa pun.

Termasuk ketika si kecil masih dalam kandungan. Perdengarkan musik klasik sejak ia masih dalam perut, hingga mengajarkan musik ketika ia sudah mampu menikmatinya secara langsung akan membantu meningkatkan kecerdasan dan daya konsentrasi.

  1. Meningkatkan Kreativitas

Meningkatkan Kreativitas

Kecerdasan bisa digambarkan dengan tingkat kreativitas anak itu sendiri. Meningkatkan kreativitas bisa dengan melatihnya. Contohnya menyusun gambar, menyusun huruf dan angka, menggambar dan mewarnai, menata dan menghias sesuatu, serta banyak lagi.

Bisa juga melatih ia untuk mengembangkan imajinasi dengan rutin meminta ia berecerita tentang kesehariannya atau menceritakan kembali cerita-cerita yang pernah ia baca dari buku.

  1. Tanamkan Sikap Berani dan Mandiri

Tanamkan Sikap Berani dan Mandiri

Anak yang cerdas adalah anak yang penuh dengan keberanian dan. Kedua sikap ini tentu harus dilatih para orangtua saat ia mulai mengenal dunia dan mampu melakukan berbagai hal sendiri. Mengajarkan sikap disiplin dari kegiatan rutin kecil misalnya membereskan tempat tidur dan kamar, mandi sendiri, dan makan sendiri sesuai jadwal.

Orangtua bisa rutin mengajak anak bermain permainan yang menantang seperti mengajarkan ia naik sepeda, sepatu roda, berenang, bermain di alam, hingga kegiatan menantang yang berhubungan dengan bakatnya seperti menyanyi atau menari di atas panggung.

  1. Membatasi Penggunaan Gadget dan Mengenalkan Teknologi Secara Tepat

Membatasi Penggunaan Gadget dan Mengenalkan Teknologi Secara Tepat

Di zaman serba canggih dan masuk era digital, penggunaan gadget pada anak-anak bukan hal yang asing lagi. Sayangnya, memberi gadget pada anak sering menjadi ‘kebablasan’ karena orangtua tidak bisa membatasi penggunaannya dan terbiasa mengambil cara aman agar anak lebih tenang dan diam.

Coba batasi gadget dan hindari membiarkan anak menggunakannya tanpa pengawasan. Selain itu, kenalkan teknologi secara tepat, seperti menambah ilmu pengetahuan seputar teknologi dari sisi yang mendidik.

  1. Beri Suplemen dan Vitamin Tambahan dari Gizidat

Beri Suplemen dan Vitamin Tambahan dari Gizidat

Menyediakan makanan bernutrisi lengkap dengan gizi seimbang tidak selalu mudah. Karena anak-anak cenderung memilih makanan. Untuk itu butuh asupan tambahan yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi anak. Asupan tambahan ini berupa Gizidat. Gizidat merupakan suplemen dan vitamin anak-anak berbahan alami.

Empat bahan utamanya yaitu ikan sidat (belut), madu hutan murni, temulawak, dan probiotik bisa diandalkan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi tambahan sehingga memaksimalkan proses tumbuh kembang anak dengan merangsang kecerdasan anak di usianya.

Probiotik Dalam Madu Gizidat

Ikan sidat memiliki kandungan Omega 3 dan 6 lebih tinggi dari salmon atau tuna. Ikan sidat juga kaya akan Vitamin B dan Vitamin E, plus zinc.

Madu hutan murni menjadi jenis madu terbaik karena lebih tinggi nutrisinya dibandingkan madu dari lebah ternak. Cita rasanya manis alami disukai anak. Madu hutan bisa mengurangi peradangan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan melawan alergi.

Temulawak diandalkan para orangtua sejak zaman dulu sebagai bahan makanan yang bisa meningkatkan nafsu makan, Temulawak juga meningkatkan daya tahan tubuh dan menyehatkan kondisi empedu.

Probiotik menjadi bakteri baik yang membantu melancarkan pencernaan. Tidak sedikit anak-anak yang mengalami sembelit atau diare akibat pencernaan yang terganggu. Probiotik juga bisa dikonsumsi untuk meringankan iritasi pada usus dan menurunkan risiko infeksi pernapasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *