Multivitamin Terbaik Untuk Anak

Multivitamin Terbaik Untuk Anak

Anda orangtua yang sibuk bekerja, tapi tetap ingin memberikan nutrisi terbaik bagi anak? Multivitamin pastinya jadi salah satu pilihan dengan asumsi agar anak tak kurang gizi. Memang ada benarnya, tapi tetap harus diperhatikan apakah sudah multivitamin terbaik untuk anak yang Anda berikan, atau sekadar ikut-ikutan saja.

Saat ini sangat banyak jenis multivitamin yang dijual bebas di pasaran. Isinya beragam, ada yang merupakan kumpulan vitamin esensial bagi tumbuh kembang anak, ada juga yang ditambah sejumlah mineral pendukung. Sayangnya tak sedikit yang terbuat dari bahan sintetis alias vitamin buatan dan bukan alami, sedangkan anak butuh zat-zat alami agar perkembangannya maksimal.

Lakukan Ini Sebelum Memberikan Multivitamin Terbaik Untuk Anak

Sebelum memberikan multivitamin, Anda sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu, lalu beri dengan dosis yang rendah, jangan terus menerus, jangan tergiur bentuk, pastikan komposisinya sesuai kebutuhan, tetap berikan makanan bergizi. Berikut penjelasan lebih lengkapnya agar Anda bisa mendapatkan multivitamin yang tepat dan bermanfaat bagi kesehatan si buah hati.

1. Konsultasi

Hal pertama yang paling tepat dilakukan adalah berkonsultasi dengan ahli yaitu dokter anak atau ahli gizi anak. Beritahukan kondisi anak Anda, sehingga bisa diberikan diagnose apakah perlu diberikan multivitamin, atau hanya sekadar tambahan makanan tertentu agar gizinya tetap tercukupi. Karena kondisi tiap anak berbeda-beda begitu juga kebutuhan mereka akan vitamin.

Konsultasi

Biasanya ahli akan merujuk pada beberapa hal yaitu berapa umur anak Anda, apa jenis kelaminnya, berapa berat badannya, dan apa keluhannya selama ini. Agar multivitamin yang diberikan benar-benar tepat dan tak memberi efek samping berbahaya bagi kesehatan.

2. Dosis Rendah

Dosis Rendah

Maksudnya adalah kandungan zat di dalamnya jangan yang terlalu kompleks. Sebab sistem pencernaan anak belum sempurna, apalagi jika mendapat zat-zat baru yang terkadang sulit dicerna. Hal ini akan berakibat penumpukan zat asing di dalam tubuh yang membuat fungsi organ hati menjadi terganggu dan mengalami toksisitasi. Anda tak ingin hal itu terjadi bukan?

3. Berkala

Berikan multivitamin hanya saat benar-benar dibutuhkan. Karena jika diberikan secara terus menerus akan membuat tubuh menjadi resisten dan tidak bisa mencerna secara maksimal. Alhasil bukannya memberikan dampak positif pada perkembangannya, malah akan membuatnya kekurangan gizi tertentu.

Berkala

Kapan saat dibutuhkan itu? Seperti saat anak melakukan aktivitas yang berlebihan dari aktivitas normalnya, atau saat dalam perjalanan jauh yang tentunya membutuhkan energi lebih. Atau ketika anak baru sembuh dari penyakit karena saat pemulihan sakit tubuh membutuhkan tambahan energi untuk segera kembali pada kondisi normal.

4. Jangan Tergiur Bentuk

Berbagai bentuk menggiurkan multivitamin mungkin akan menarik perhatian Anda. Dengan alasan memudahkan anak untuk mengkonsumsinya. Alasan itu salah besar sebab yang terpenting adalah komposisi di dalamnya, bukan bentuknya. Apalagi yang berbentuk permen atau sejenisnya yang mungkin lucu tapi akan mengancam kesehatan gigi anak.

Jangan Tergiur Bentuk

Sejumlah ahli menyarankan jika Anda ingin memberikan multivitamin pada anak, sebaiknya yang berbentuk serbuk atau minyak. Bentuk ini terbukti bisa dikolaborasikan dengan makanan apapun yang biasa disantap oleh anak, dan pastinya lebih aman karena mudah dicerna dan mudah larut di dalam tubuh.

5. Sesuai kebutuhan

Pastikan Anda memilih multivitamin sesuai kebutuhan anak, agar berfungsi dengan baik. Kebutuhan seperti apa? Pertama, jika anak susah makan tentu Anda harus memilih multivitamin yang dapat membantunya lebih lahap saat mengkonsumsi makanan. Atau kebutuhan untuk kecerdasan anak, maka pilihlah yang mengandung vitamin penting untuk otak anak.

Sesuai kebutuhan

Begitu juga jika Anda merasakan bahwa sikecil memiliki masalah dalam melihat, pilihlah multivitamin yang dapat membantu meningkatkan fungsi penglihatannya. Tapi tetap harus ditunjang dengan makanan sehat yang juga bisa membantu hal itu seperti satur hijau, wortel, tomat dan susu.

6. Sudah Terdaftar

Pastikan multivitamin yang Anda berikan terdaftar di Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM), karena pastinya sudah melalui prosedur penelitian dan terbukti aman untuk dikonsumsi. Jangan lupa memastikan label halal, terutama bagi Anda muslim, karena tak sedikit multivitamin yang mengandung zat yang mungkin saja termasuk kategori tidak boleh dimakan.

Sudah Terdaftar

Cara melakukan pengecekan adalah lihat pada kotak dari multivitamin tersebut apakah sudah ada kode registrasi dari BPOM. Biasanya kode tersebut terdiri dari angka dan huruf yang dipadukan. Anda tentu tak ingin sikecil mengkonsumsi vitamin berbahaya yang tak lulus uji BPOM bukan?

7. Beri Sesuai Dosis

Terkadang orangtua menginginkan hasil instan dari apapun yang diberikan kepada anak termasuk multivitamin. Padahal itu hanya akan membahayakan kesehatan anak, karena dosis yang sudah ditentukan pastinya melewati tahap uji coba dan memang sesuai dengan kebutuhan anak.

Beri Sesuai Dosis

Jadi pastikan Anda memberikan dosis yang sesuai pada anak. Jika hanya sekali sehari, berikanlah sekali sehari, jangan melebihi dosis. Atau jika tiga kali sehari jangan hanya diberikan sekali sehari saja. Jika multivitamin sudah habis, lihat dulu perkembangan anak, apakah sudah mengalami perubahan atau masih membutuhkan tambahan vitamin.

8. Tetap Beri Makanan Bergizi

Walaupun sudah memberikan multivitamin terbaik untuk anak jangan sampai mengabaikan jadwal makannya. Tetaplah memberikan makanan sesuai dengan kebutuhan anak yaitu empat sehat lima sempurna. Sebab fungsi multivitamin adalah pendamping makanana utama, bukan menjadi makanan utama bagi anak setiap hari.

Tetap Beri Makanan Bergizi

Anda juga bisa menyiasati dengan mencampurkan multivitamin ke dalam makanan anak, agar keduanya baik makanan maupun multivitamin bisa sama-sama bekerja meningkatkan kesehatan anak. Biasanya ini dilakukan pada anak yang malas makan, atau malas mengkonsumsi vitamin tambahan padahal saat itu dia membutuhkan vitamin tersebut.

Multivitamin Terbaik Untuk Anak? Gizidat Saja!

Bicara soal contoh multivitamin yang baik untuk anak, tentunya Anda akan bingung karena banyak pilihan yang ditawarkan. Sebagai referensi salah satu yang bisa Anda berikan kepada sikecil adalah Gizidat, yang sudah memiliki lisensi jelas dari BPOM, dan pastinya mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak pada periode emas mereka.

Multivitamin Terbaik Untuk Anak? Gizidat Saja!

Soal kandungan Gizidat, sudah sangat lengkap terutama bagi anak yang memiliki masalah tidak nafsu makan dan butuh asupan untuk meningkatkan kecerdasannya. Yaitu madu hutan dengan kandungan banyak vitamin dan mineral esensial untuk tubuh anak yang akan membantu proses metabolisme lebih maksimal, meningkatkan daya tahan tubuh dan tentunya membuat anak terhindar dari berbagai penyakit.

Selain madu juga ada ekstrak belut yang sejak turun temurun dipercaya dan sudah diteliti banyak ahli mengandung lemak esensial omega-3, omega-6, dan omega-9. Lemak ini sangat membantu meningkatkan kinerja otak. Terakhir ada temulawak yang berfungsi membuat anak lebih lahap saat makan setiap harinya.

Dengan mengikuti tips di atas, dijamin Anda akan mendapatkan multivitamin terbaik untuk anak yang memang benar-benar akan terasa manfaatnya untuk pertumbuhan sikecil. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan asupan gizinya, damping mereka semaksimal mungkin, bukan saja saat makan, karena selain gizi anak juga butuh peran aktif orang tua mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *