Perkembangan Anak Usia 1 Tahun

Perkembangan Anak Usia 1 Tahun

Memasuki usia yang ke 1 tahun, biasanya si kecil sudah mampu berjalan sendiri. Meskipun ada beberapa balita yang pada usia tersebut belum bisa berjalan. Si kecil bisa berjalan bukan satu-satunya tumbuh kembang anak pada periode ini. Namun perkembangan anak usia 1 tahun yaitu terjadi pada perkembangan otak yang sangat pesat.

Di usia 12 hingga 24 bulan, perkembangan anak sangat pesat yang ditandai dari bertambahnya ketrampilan bicara, mengingat sesuatu maupun berjalan. Ulang tahun pertama menandakan bahwa si kecil sudah memasuki masa batita dan meninggalkan masa bayinya yang semua aktivitasnya membutuhkan bantuan orang lain.

Tahapan Perkembangan Anak Usia 1 Tahun dari Segi Fisik, Akal dan Sosial

Anak usia 1 tahun merupakan dimana si kecil mulai bisa berbicara dan melakukan banyak eksplorasi. Dengan menggunakan indranya dia melakukan eksplorasi dunia sekitarnya. Jika ia mampu melakukan sesuatu, maka ia akan mengulangi aktivitas tersebut berkali-kali. Pada usia 1 tahun inilah Anda akan melihat perubahan secara signifikan pada si kecil, mulai dari bayi hingga menjadi balita.

1. Perkembangan Secara Fisik

Pada usia 1 tahun, si kecil sudah mulai bisa berdiri dan berjalan, meskipun tidak semua anak memiliki pertumbuhan yang sama. Namun pada usia ini, biasanya anak sudah lancar dalam merangkak, duduk tanpa harus dibantu orang lain dan belajar berdiri tanpa pegangan.

Perkembangan Secara Fisik

Pada usia ini juga si kecil mulai bisa berlutut dan belajar menaiki tangga, menangkap dan melepaskan bola, aktif menggunakan jarinya seperti mengambil barang-barang kecil disekitarnya dan memasukkan ke mulut.

Kemampuan lainnya, si kecil sudah mampu menggunakan sendok dan garpu, Membuka buku atau majalah, meskipun belum bisa membuka satu persatu dan mampu bertepuk tangan dengan terampil. Si kecil juga sudah bisa memasukkan kakinya ke dalam sepatu dan lengan baju, bahkan di usia ini ia juga mampu menggunakan sikat gigi sendiri, meskipun masih membutuhkan bantuan orang lain.

2. Perkembangan Akal

Perkembangan anak usia 1 tahun di lihat dari segi akal, bisa dilihat dari cara pemahamannya tentang masa lalu dan masa depan. Jadi Anda tidak perlu untuk selalu memberikan peringatan kepada si kecil mengenai sesuatu yang akan terjadi. Karena si kecil sudah mulai bisa memahami arti kata tidak meskipun belum mengerti maknanya secara utuh.

Perkembangan Akal

Pada usia ini, si kecil belum memahami mengenai ukuran fisik dan ruang. Itu sebabnya ia takut masuk ke dalam bathub, karena dalam pikirannya ia akan ikut  masuk ke dalam lubang pembuangan. Namun di usia ini, si kecil sudah menyadari dengan nama yang dimilikinya.

Ia juga mampu merespon perintah yang sederhana, merespon buku atau majalah yang terdapat gambar-gambar yang ia lihat, meskipun belum mampu berkonsentrasi dalam waktu lama. Si kecil juga sudah bisa membangun kemampuan matematikanya dengan mengenal bentuk dan pola.

3. Perkembangan Sosial

Perkembangan sosial pada anak usia 1 tahun yaitu memiliki emosi yang belum stabil, ia mampu tertawa dengan lantang ketika melihat permainan, misalnya saja petak umpet. Emosional anak pada usia 1 tahun berkembang sesuai dengan perkembangan motoriknya dan masih sangat tergantung pada orang dewasa.

Perkembangan Sosial

Di usia ini, si kecil masih merasa takut dengan orang asing dan takut dengan perpisahan. Perpisahan yang dimaksud disini adalah perpisahan dengan orang terdekatnya atau pengasuh, meskipun waktunya akan tidur ia masih takut ditinggal. Maka Anda sebagai orang tua, sebaiknya tidak meninggalkan si kecil secara diam-diam, hal itu untuk membangun rasa percaya diri pada anak.

Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak

 Setelah Anda mengetahui tahapan perkembangan anak usia 1 tahun, maka selanjutnya Anda harus mengetahui bagaimana cara meningkatkan kecerdasan otak anak. Ada beberapa solusi terbaik yang dapat Anda lakukan agar perkembangan daya ingat anak tumbuh secara maksimal. Untuk lebih jelasnya, Anda simak ulasan berikut ini.

1. Menjaga Pola Makan Sehat

Semua organ tubuh dapat bekerja dengan baik apabila mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sesuai kebutuhan. Termasuk anak-anak, mereka bisa memiliki daya ingat yang kuat sejak dini hingga tua ketika kebutuhan nutrisinya selalu tercukupi. Bahkan tidak jarang, banyak anak yang  memiliki kecerdasan tinggi di usia dini.

Menjaga Pola Makan Sehat

Untuk mendukung hal itu, maka si kecil harus dipenuhi kebutuhan nutrisinya dengan menjaga pola makan sehat secara rutin. Seperti  mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, ikan, daging dan makanan lain yang kaya akan kandungan gizinya. Sebaiknya hindarkan anak untuk mengkonsumsi makanan yang berlemak dan tidak sehat.

2. Menjaga Pola Tidur

Setiap orang memerlukan waktu istirahat yang cukup, karena untuk memulihkan energi yang telah dipakai untuk beraktifitas seharian. Begitupun anak-anak, setelah dia bermain seharian maka ia membutuhkan waktu istirahat yang cukup.

MenjagaPola Tidur

Sebaiknya atur pola tidur anak minimal 7-8 sehari. Jika perlu bisa disesuaikan dengan kemampuan dalam beraktifitas dan tingkat daya tahan tubuhnya. Jika si kecil membutuhkan waktu lebih banyak karena untuk memperbaiki metabolisme, maka terapkan kebiasaan pada anak untuk tidur lebih dari 8 jam setiap hari.

3. Hindari Memberikan Gadget

Menurut sebuah penelitian, bahwa  gadget sangat berbahaya untuk perkembangan kemampuan berpikir anak. Selain berpengaruh untuk kecerdasan, gadget juga memberikan efek buruk terhadap kesehatan otak. Jika anak sering bermain gadget, maka tidak hanya berpengaruh pada kemampuan kognitif saja, namun juga berpengaruh pada kemampuan sosialnya yang menjadi berkurang.

Hindari Memberikan Gadget

Oleh sebab itu, jangan berikan gadget pada si kecil yang masih dalam usia perkembangan dan pertumbuhan yaitu usia 1 hingga 12 tahun. Anda dapat memberikan jika memang benar-benar anak membutuhkan.

4. Mendongeng

Latihlah anak-anak untuk mencintai buku sejak usia dini. Dengan membacakan dongeng maka dapat mengasah otak anak dalam berfikir. Dengan membacakan dongeng yang ringan seperti cerita binatang atau yang lainnya maka dapat meningkatkan kosa kata pada anak. Sehingga meningkatkan tingkat bahasa anak dalam berbicara.

Mendongeng

Membiasakan membacakan dongeng sejak anak usia dini, maka menumbuhkan rasa kecintaan anak terhadap buku hingga anak dewasa. Karena dengan buku tersebut, mereka dapat mengerti banyak hal. Untuk anak usia 1 hingga 6 tahun, berikan buku-buku yang full color dengan gambar-gambar lucu. Dengan begitu, akan menarik minat anak untuk membaca.

5. Memberikan Suplemen

Ketika musim panas dan hujan tidak menentu, maka banyak anak-anak yang terserang penyakit flu dan batuk. Untuk mencegahnya maka Anda dapat memberikan suplemen yang tepat untuk anak, agar memiliki daya tahan tubuh yang baik. Madu dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh si kecil agar tidak mudah terserang penyakit.

Memberikan Suplemen

Ketika si kecil sering bereksporasi di luar rumah, itu berarti memiliki risiko lebih besar terhadap serangan penyakit. Terkadang si kecil tidak sadar memasukkan jarinya yang kotor ke dalam mulut. Padahal di tangan tersebut banyak kuman dan bakteri yang akhirnya masuk ke dalam tubuh.

Madu gizidat merupakan salah satu suplemen terbaik untuk anak yang wajib Anda coba. Madu ini selain untuk menjaga daya tahan tubuh anak, juga untuk meningkatkan nafsu makan dan kecerdasan otak anak.

Untuk membantu perkembangan anak usia 1 tahun serta informasi lebih lengkap mengenai madu gizidat, maka Anda dapat membaca di web  https://gizidat.com/.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *