Perkembangan Anak Usia 14 Bulan

Perkembangan Anak Usia 14 Bulan

Memasuki usia 1 tahun, sebagian besar anak sudah bisa berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain. Meskipun ada sebagian balita yang belum bisa berjalan, namun hal itu bukan manjadi salah satu patokan pada perkembangan anak usia 14 bulan. Karena pada usia ini perkembangan yang sangat pesat yaitu pada kecerdasan otak, ia akan melakukan berbagai eksplorasi pada usia ini.

Pada usia ini perkembangan otak sangat pesat, hal itu ditandai dari bertambahnya ketrampilan dalam mengingat, berbicara maupun berjalan. Dari waktu ke waktu, ia akan memberikan banyak kejutan bagi parents, karena banyak hal-hal baru yang dapat ia dilakukan.

Tahap-Tahap Perkembangan Anak 14 Bulan

Menginjak usia 1 tahun, biasanya selain bayi mulai bisa berjalan juga mulai mengenal kata-kata. Meskipun dalam pengucapan kata dan intonasinya berbeda, namun hal itu merupakan salah satu perkembangan yang ia tunjukkan. Perkembangan bayi usia 4 bulan yaitu ditandai dengan kemampuan cara bercakapnya dengan beberapa kosa kata.

Ia mampu menyerap bahasa dari orang-orang terdekat dan lingkungannya. Dalam usia ini, parents perlu memberikan stimulasi agar anak nanti bisa mengenali dan menggali kemampuannya sejak dini.

1. Perkembangan secara fisik

Di usia 14 bulan, perkembangan motorik kasar menunjukkan banyak kemajuan. Sebagian anak sudah bisa berjalan tanpa dibantu, meskipun hanya beberapa langkah dan mungkin ia sudah mampu bangkit dari duduk dan berdiri lagi.

Perkembangan secara fisik

Untuk perkembangan fisiknya, ia memiliki badan yang lebih panjang daripada kakinya. Pada usia ini, biasanya perutnya lebih terlihat membuncit ke depan.

2. Perkembangan secara motorik

Perkembangan anak 14 bulan sudah mampu memperlihatkan kemampuan motoriknya yang menonjol. Ia sudah bisa untuk menyusun balok, memasukkan benda ke dalam sebuah wadah atau menggambar menggunakan krayon. Pada usia ini, ia sudah mampu untuk berdiri sendiri, membungkuk, duduk dan kemudian berdiri lagi.

Perkembangan secara motorik

Hebatnya lagi, pada usia ini anak ia sudah bisa menaiki sofa, memanjat serta turun dari tangga. Bahkan sebagian dari mereka sudah mampu berjalan. Pada usia ini, anak lebih suka untuk makan sendiri dan memegang sendok sendiri. Meskipun sering mengotori baju dan lantai, namun biarkan dia belajar untuk mandiri ya mam.

3. Perkembangan secara kognitif

Perkembangan anak 14 bulan secara kognitif dapat dilihat dari kecerdasan otaknya yang cukup signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari lingkar kepala si kecil, kira-kira akan bertambah 2 cm setelah usia anak 12 bulan.

Perkembangan secara kognitif

Ia juga memiliki respon yang cukup baik terhadap perintah dan pertanyaan dari orang tua. Selain itu, ia juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan keinginan untuk memegang segala sesuatu yang dilihatnya.

4. Perkembangan secara bahasa

Perkembangan secara bahasa

Di usia ini, si kecil sudah mampu merespon ocehan yang berupa kata-kata singkat, pertanyaan dan juga perintah, seolah-olah ia sudah mampu bercakap-cakap. Selain itu,si kecil juga sudah mulai belajar merangkai kata meskipun sedikit demi sedikit dan memiliki inisiatif mengenai sesuatu hal yang mereka inginkan.

5. Perkembangan secara sosial dan emosional

Perkembangan secara sosial dan emosional pada usia 14 bulan, anak sudah mampu berinteraksi dengan teman-teman seusianya. Mereka mampu bermain secara bersama-sama, meskipun masih bersifat individual. Namun seiring dengan kemandiriannya, maka si kecil bisa diajarkan untuk buang air kecil di kamar mandi.

Perkembangan secara sosial dan emosional

Selain itu, si kecil juga sudah dapat dilatih untuk berpisah dengan pengasuhnya meskipun sebentar. Ia juga dapat diajarkan untuk mengontrol kastabilan emosinya, misalnya dalam berbagi mainannya bersama teman sebayanya. Dengan melihat perkembangan si kecil yang berjalan normal sesuai dengan usianya tentunya sangat menyenangkan.

Peran Orang Tua Untuk Menghadapi Perkembangan Anak 14 Bulan

Dalam menjaga perkembangan anak pada usia 14 bulan, maka parents harus benar-benar menata kondisi rumah agar aman untuk anak bereksplorasi. Jangan pernah remehkan kemampuannya, karena di usianya dia akan penasaran dalam segala hal, bahkan dia akan memegang semua yang ia lihat. Di usia ini anak juga sudah mampu membuka botol dan menuangkan isinya.

Peran Orang Tua Untuk Menghadapi Perkembangan Anak 14 Bulan

Maka parents tidak boleh meremehkan hal ini, karena dikhawatirkan ia akan membuka botol pembersih lantai dan menuangkan atau meminumnya. Untuk itu, parents harus mengamankan botol cairan pembersih atau hal- hal yang dapat membahayakan si kecil seperti sabun cuci, sabun cair, shampoo dan lain sebagainya untuk diletakkan pada tempat yang sulit di jangkau si kecil.

Selain itu, parents juga harus mengamankan benda-benda seperti lipstick, cat kuku, semir, alat cukur karena benda-benda tersebut juga berbahaya untuk si kecil. Jika memungkinkan, buatlah pagar pembatas di kamarnya, di dapur atau pada ujung tangga.

Membiasakan Anak dengan Pola Hidup Sehat

Menerapkan kebiasaan yang baik pada anak harus dimulai sejak dini. Untuk itu parents harus membiasakan pola hidup sehat pada si kecil, mulai dari pola makan, jam bermain, menonton TV hingga waktu untuk istirahat.

Mengajarkan pola hidup sehat sejak dini bukan hanya membuat anak menjadi terbiasa, namun juga sangat mendukung tumbuh kembang dan kebutuhan gizi anak tercukupi. Berikut ini beberapa tips agar anak terbiasa untuk menjalani hidup sehat, antara lain:

1. Konsumsi makanan sehat

Membiasakan anak untuk mengkonsumsi makanan sehat termasuk sayuran dan buah-buahan. Memang hal ini tidak mudah bagi parent, karena banyak anak-anak yang tidak menyukai kedua makanan tersebut. Namun bukan berarti tidak mungkin jika parents mau berusaha untuk memberikan makanan sehat.

Konsumsi makanan sehat

Parents dapat mencoba, mangajak si kecil untuk ikut terlibat dalam menyiapkan makanan. Hal itu dapat mendorong ketertarikan mereka untuk menyukai makan sayuran dan buah.  Selain itu, parents juga harus membiasakan si kecil agar cukup cairan agar tubuh tetap seimbang dan seluruh organ dapat berfungsi dengan baik. Jangan lupa untuk membatasi asupan gula, karena tidak baik untuk anak-anak.

2. Menjaga kebersihan diri

Kebersihan diri merupakan awal dari hidup yang sehat. Menjaga kebersihan diri dapat melindungi si kecil dari kuman yang bisa menyebabkan suatu penyakit. Dengan menjaga kebersihan diri, maka dapat mencegah timbulnya penyakit berbahaya yang disebabkan virus dan bakteri.

Menjaga kebersihan diri

Oleh sebab itu, parents harus mengajarkan anak si kecil untuk membiasakan cuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan aktivitas, misalnya usai bermain, pulang dari aktifitas di luar atau kegiatan yang lainnya.

3. Pola tidur yang teratur

Pola tidur yang teratur

Selain pola makan yang harus diatur, si kecil juga harus memiliki waktu istirahat yang cukup. Karena istirahat yang cukup dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Anak usia 14 bulan membutuhkan waktu istirahat 9 hingga 10 jam termasuk tidur siang.

4. Memberikan suplemen makanan

Meskipun si kecil sudah mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan yang di konsumsi. Namun, sebaiknya parents tetap menambahkan suplemen makanan yang mendukung untuk membantu tumbuh kembangnya pada usia tersebut. Madu gizidat dapat Anda jadikan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati Anda.

Memberikan suplemen makanan

Karena madu gizidat mengandung kurkumin dan ekstrak ikan sidat yang sangat baik untuk mendukung kecerdasan otak anak. Selain itu, madu gizidat juga berperan penting untuk menjaga stamina anak agar tidak mudah sakit, meskipun anak sangat aktif dan juga menambah nafsu makan pada anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *