Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Si kecil yang masuk usia 3 tahun tentu sedang lucu-lucunya, baik dalam bertingkah maupun dalam berekspresi. Pada usia ini, ia sudah cukup besar untuk membanggakan orang tuanya dengan memamerkan ketrampilan dan kemampuannya. Perkembangan anak usia 3 tahun lebih bisa diprediksi tindakannya dibanding pada anak usia 2 tahun.

Karena di usia 3 tahun anak sudah bisa diberikan nasihat yang baik. Ia tidak menjadi pengacau lagi jika sedang berada di ruang TV atau sedang di dapur. Si kecil sudah bisa ditinggalkan di ruang tamu tanpa harus mengacaukan semua barang-barang yang ada di ruangan tersebut.

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun Dari Segi Fisik, Akal dan Sosial

 1. Perkembangan secara fisik

Perekambangan pada anak usia 3 tahun sudah memiliki keseimbangan tubuh yang baik, mulai dari gerakan kaki, tangan dan sudah bisa menaiki sepeda roda tiga. Namun ketika ia melompat, masih ada sedikit kesulitan untuk mendarat dengan mulus menggunakan tumpuan dua kaki.

Perkembangan secara fisik

Pada usia ini, anak juga bisa naik turun tangga dengan cepat, bisa menangkap bola dengan kedua tangannya, namun si kecil masih kesulitan untuk melakukan dua hal secara bersamaan seperti berbicara sambil berlari.

2. Perkembangan Akal

Untuk perkembangan akalnya pada anak usia 3 tahun belum bisa membedakan mana yang imajinasi dan mana kenyataan. Namun ia sudah menguasai banyak kata, meskipun pelafalannya masih cadel dan pelafalannya belum lancar.

Perkembangan Akal

Kalimat yang diucapkan pendek-pendek, namun sudah bisa dimengerti apa yang diucapkannya.  Pada usia ini, anak sudah mulai kritis dan banyak bertanya. Ia sudah bisa memahami dongeng yang dibacakan dan mengerti secara logika pada ceritanya.

Pada usia ini, ia juga sudah bisa mengenal waktu, kapan waktunya makan, kapan jam tidur dan kapan mandi dan berpakaian.

3. Perkembangan Sosial

Perkembangan sosial pada anak usia 3 tahun sudah bisa dilihat dari keinginannya untuk membantu orang tua seperti membereskan meja, merapikan mainannya, mencabuti rumput di halaman dan sebagainya.

Perkembangan Sosial

Meskipun dalam melakukan kegiatan ini belum fokus, namun dia memiliki rasa tanggung jawab dalam perkembangan sosialnya. Terkadang, dia akan tiba-tiba pergi untuk menuruti keinginannya. Misalnya pada saat di supermarket, dia akan cenderung menghilang dan lebih mendekati sesuatu yang menarik perhatiannya.

Di usia ini dia akan merasa senang pada saat ulang tahunnya, ia akan sangat berekspresif untuk menunjukkan kebahagiaannya. Selain itu, anak di usia ini lebih suka menjawab telpon, meskipun hanya sebentar dan diletakkan. Itu beberapa hal perkembangan anak dari segi sosial yang dapat Anda ketahui.

Faktor Penting yang Mendukung Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Usia anak 3 tahun merupakan waktu yang tepat dalam mengembangkan karakter positif agar anak memiliki pribadi yang unggul. Anak yang unggul, setidaknya memiliki 5 karakter positif , diantaranya adalah sikap berani, peduli, kreatif, cerdas dan memiliki bakat pemimpin.

Untuk menjadi kreatif, tentunya tidak muncul secara sendirinya namun ada peran orang tua dalam memberikan stimulasi kegiatan-kegiatan positif yang mendukung perkembangan pada karakter anak selanjutnya. Berikut ini hal-hal penting yang harus diperhatikan orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak pada usia emas.

1. Kasih Sayang Orangtua

Kasih sayang orang tua sangat dibutuhkan untuk membantu perkembangan anak, terutama dalam membentuk karakter positif anak. Untuk itu, maka peran orang tua yaitu meluangkan banyak waktu untuk menemani anak dalam bereksplorasi dengan lebih banyak mengatakan kalimat “iya boleh”. Karena pada usia 3 tahun, keingintahuan anak cukup tinggi dan ia selalu ingin mencoba hal-hal baru.

Kasih Sayang Orangtua

Jika orang tua mampu mendorong si kecil untuk melakukan eksplorasi secara tepat dan sesuai dengan usianya dalam tahap perkembangannya, maka akan sangat membantu anak untuk memiliki 5 karakter penting di atas.

2. Memberikan Stimulasi yang Tepat

Menurut Soedjatmiko, seorang pakar tumbuh kembang anak menyampaikan bahwa stimulasi yang disesuaikan dengan tahap usianya maka dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Karena di usia ini perkembangan fisik dan otak anak berlangsung sangat pesat.

Memberikan Stimulasi yang Tepat

Eksplorasi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, untuk menciptakan karakter positif anak berkepribadian yang unggul.

3. Asupan Nutrisi

Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 tahun yaitu dengan memberikan nutrisi yang lengkap untuk membantu tumbuh kembangnya. Dengan memberikan nutrisi yang cukup, maka dapat membantu dan melindungi anak ketika bereksplorasi. Sehingga anak tidak tidak mudah terkena sakit.

Asupan Nutrisi

Menurut Saptawati Bardosono seorang pakar nutrisi menyampaikan bahwa ketika anak bereksplorasi maka ia memiliki banyak tantangan yang mengganggu, salah satunya terkena penyakit karena diakibatkan kelelahan atau ada bakteri yang masuk ke dalam tubuh saat bermain.

Tercatat, ada 41,9% anak Indonesia yang terkena infeksi saluran pernapasan dan 12,2% anak sering mengalami diare. Hal itu disebabkan karena mereka lebih sering bermain di luar rumah, sehingga risiko terkena penyakit 2 hingga 3 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan anak yang beraktifitas di dalam rumah.

4. Sering Mengajak Anak Membaca

Untuk melatih kemampuan otak anak dalam berfikir, sebaiknya orang tua membiasakan mengajak anak membaca buku agar otak dapat bekerja dengan baik. Selain buku ada cara lain yang lebih mudah, Anda dapat membuat beberapa media untuk latihan mereka, seperti gambar yang memudahkan anak untuk mengingatnya.

Sering Mengajak Anak Membaca

Masih banyak media lain yang dapat digunakan sebagai media belajar untuk menarik minat anak. Jangan memberikan cara-cara yang monoton, karena dapat menyebabkan anak cepat bosan.

5. Memberikan Suplemen

Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 tahun membutuhkan asupan nutrisi dan gizi yang maksimal untuk membantu kecerdasan otak. Selain makanan yang bernutrisi, maka berikan suplemen makanan yang berkualitas seperti gizidat.

Gizidat merupakan suplemen makanan yang baik di konsumsi oleh anak-anak. Anda dapat memberikan suplemen ini secara rutin untuk membantu tumbuh kembang anak pada masa pertumbuhan. Gizidat ini terbuat dari madu murni yang berfungsi untuk menjaga sistem metabolisme tubuh secara maksimal dan dapat membantu memperbaiki sel-sel yang rusak.

Memberikan Suplemen

Madu gizidat juga berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan, meningkatkan kecerdasan otak anak dan menambah kekebalan tubuh anak, sehingga anak tidak mudah terserang penyakit. Suplemen ini terbuat dari 100 % madu murni yang di kombinasikan dengan ikan sidat yang berfungsi untuk kecerdasan otak anak.

Suplemen ini sering disebut sebagai madu anak ikan sidat, karena memang sangat dianjurkan untuk di konsumsi anak-anak pada masa pertumbuhannya. Tidak hanya anak-anak usia 5 hingga 12 tahun saja, namun di atas usia 12 tahun pun masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi madu gizidat.

Dengan berbagai manfaat yang terdapat pada madu gizidat, maka Anda tidak perlu berfikir dua kali untuk segera mendapatkan madu tersebut dan memberikan pada buah hati Anda secara rutin. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai produk gizidat, Anda bisa lihat di web  https://gizidat.com/.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *