Pola Makan Rasulullah

Pola Makan Rasulullah

Setiap orang tentu memiliki keinginan untuk sehat. Akan tetapi, tidak semua orang mengetahui jika kesehatan tersebut bisa didapatkan dari pola makan sehari-hari. Padahal, Rasulullah sudah memberikan pola makan yang sehat. Untuk itu, maka Anda bisa menerapkan pola makan rasulullah ini dalam kehidupan Anda sehari-hari.

Mencontoh pola makan yang dilakukan Rasululah, sama halnya dengan melakukan terapi pencehan penyakit. Mencegah tubuh untuk terhindar dari serangan penyakit merupakan pilihan yang sangat baik. Langsung saja, berikut model pola makan Rasulullah yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan Anda sehari-hari.

Penerapan Pola Makan Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-Hari

  1. Bersiwak

Di waktu pagi hari, Rasulullah selalu melakukan kegiatan bersiwak. Siwak merupakan kegiatan menyikat gigi pada zaman dahulu dengan menggunakan akar pohon tertentu. Fungsi dari kegiatan ini sama halnya dengan bersikat gigi, yaitu untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di dalam mulut, dan gigi.

Makanan yang tersisa dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan gigi berlubang. Gigi yang berlubang ini dapat menimbulkan nyeri dalam waktu yang panjang. Hal tersebut dikarenakan banyak syaraf yang ada di dalam lapisan gigi, atau pulpa.

  1. Mengonsumsi Segelas Air

Selain itu, Rasulullah juga selalu membiasakan untuk meminum segelas air yang dicampur dengan madu saat sarapan. Madu asli memiliki kandungan khasiat yang sangat baik. Dilihat dari ilmu kedokteran, madu memiliki fungsi untuk membersihkan lambung, menyembuhkan sembelit, peradangan, dan wasir.

Seperti dalam sebuah hadits

“Sesungguhnya Rasulullah saw minum air zamzam sambil berdiri. “(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani’, dari Husyaim, dari `Ashim al Ahwal dan sebagainya,dari Sya’bi, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)

“Sesungguhnya Rasulullah saw menarik napas tiga kali pada bejana bila Beliau minum. Beliau bersabda : “Cara seperti ini lebih menyenangkan dan menimbulkan kepuasan.” (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin Hammad, keduanya menerima dari `Abdul Warits bin Sa’id, dari Abi `Ashim, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)

“Minuman yang paling disukai Rasulullah saw adalah minuman manis yang dingin.”(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Sufyan, dari Ma’mar, dari Zuhairi, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)

  1. Selalu Mengonsumsi 7 Butir Kurma

Ketika memasuki waktu dhuha, Rasulullah selalu membiasakan diri untuk mengonsumsi kurma sebanyak 7 butir. Hal tersebut juga sesuai dengan sebuah hadits:

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun.”

Hal ini terbukti ketika seorang wanita Yahudi melakukan percobaan pembunuhan dengan meracuni makanan Rasulullah SAW pada perang Khaibar.

Kurma memiliki kandungan zat yang mampu menetralisir racun, sehingga Rasullah bisa terselamatkan. Akan tetapi, salah satu seorang sahabat gugur, dikarenakan sudah memakan makanan yang diracuni tersebut.

  1. Minyak Zaitun

Ketika memasuki sore hari, maka Rasulullah selalu membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan  pokok. Makanan pokok yang kerap dimakan Rasulullah yaitu roti yang dicampur dengan cuka, serta minyak zaitun.

“Sesungguhnya Rasulullah bersabda: “Saus yang paling enak adalah cuka.” Abdullah bin ‘Abdurrahman berkata : “Saus yang paling enak adalah cuka.”(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Shal bin ‘Askar dan ‘Abdullah bin’Abdurrahman, keduanya menerima dari Yahya bin Hasan,dari Sulaiman bin Hilal, Hisyam bin Urwah, dari bapaknya yang bersumber dari ‘Aisyah r.a.)

“Rasulullah SAW bersabda : “Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.” (Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad az Zubair, dan diriwayatkan pula oleh Abu Nu’aim, keduanya menerima dari Sufyan, dari ‘ Abdullah bin ‘Isa, dari seorang laki-laki ahli syam yang bernama Atha’, yang bersumber dari Abi Usaid r.a.)

Perpaduan antara roti, cuka, serta minyak zaitun bisa mencegah tulang menjadi lemah. Selain itu, perpaduannya juga bisa melancarkan sembelit, menghancurkan kolostrol, serta mencegah kepikunan.

Selain itu, perpaduan antara roti dengan minyak zaitun juga bisa mencegah penyakit kanker, serta menjadi penghangat tubuh ketika memasuki usia dingin. Hal tersebut sesuai dengan hadits berikut ini:

“Keluarga Nabi SAW tidak pernah makan roti sya’ir sampai kenyang dua hari berturut-turut hingga Rasulullah SAW wafat.” (Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani, dan diriwayatkan pula oleh Muhammad bin Basyar, keduanya menerima dari Muhammad bin Ja’far, dari Syu’bah, dari Ishaq, dari Abdurrahman bin Yazid, dari al Aswad bin Yazid, yang bersumber dari ‘Aisyah r.a.).

Abdurrahman bin Yazid dan al Aswad bin Yazid bersaudara, keduanya rawi yang tsiqat. “Rasulullah SAW tidak pernah makan di atas meja dan tidak pernah makan roti gandum yang halus, hingga wafatnya.”(Diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman, dari’Abdullah bin ‘Amr –Abu Ma’mar-,dari ‘Abdul Warits, dari Sa’id bin Abi ‘Arubah, dari Qatadah, yang bersumber dari Anas r.a.).

  1. Mengonsumsi Sayur Mayur

Ketika menjelang malam hari, Rasulullah selalu membiasakan diri untuk mengonsumsi sayur. Menurut penuturan beberapa riwayat, sayuran yang dimakan merupakan sana al makki, serta sanut.

Menurut penuturan Prof. Dr. Musthofa, sayuran tersebut memiliki kandungan zat, serta fungsi yang sama, yaitu bisa meningkatkan daya tahan tubuh serta bisa melindungi tubuh dari beragam serangan penyakit.

  1. Jangan Langsung Tidur Setelah Makan

Setelah makan di malam hari, Rasulullah biasanya akan melakukan beberapa kegiatan. Hal itu dikarenakan agar makanan yang dikonsumsi tersebut bisa dicerna dengan baik. Kegiatan yang dilakukan bisa dengan shalat, atau melakukan beberapa kegiatan lainnya.

  1. Tsarid

Selain mengonsumsi makanan yang rutin, ternyata terdapat beberapa makanan yang juga dikonsumsi beliau, yaitu Tsarid. Tsarid adalah campuran dari roti, daging, serta kuah air masak.

Selain tsarid, Rasulullah juga mengonsumsi buah berupa yaqhtin atau labu air. Buah tersebut bisa mencegah penyakit gula. Buah anggur, juga dikonsumsi Rasululah, bahkan beliau juga gemar mengonsumsi susu.

“Nabi saw memakan qitsa dengan kurma (yang baru masak).” (Diriwayatkan oleh Isma’il bin Musa al Farazi, dari Ibrahim bin Sa’id, dari ayahnya yang bersumber dari ‘Abdullah bin Ja’far r.a.).

 “Sesungguhnya Nabi saw memakan semangka dengan kurma (yang baru masak).” (Diriwayatkan oleh Ubadah bin ‘Abdullah al Khaza’i al Bashri, dari Mu’awiyah bin Hisyam,dari Sufyan, dari Hisyam bin ‘Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari ‘Aisyah r.a.).

  1. Jangan Begadang

Rasulullah tidak menganjurkan umatnya untuk begadang di malam hari. Selain itu, beliau juga tidak senang dengan bincang-bincang di malam hari. Beliau akan tidur lebih awal, supaya bisa bangun lebih pagi.

  1. Selalu Berolahraga

Rasulullah juga sering menyempatkan diri untuk melakukan berolahraga. Biasanya  beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-anak, serta cucu-cucunya. Pernah juga, Rasulullah melakukan lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah radiyallahu’anha.

  1. Konsumsi Gizidat

Untuk Menunjang Pola Hidup Anda Semakin Sehat, Maka Anda Bisa Mengonsumsi Gizidat. Dengan menerapkan pola makan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, Anda juga bisa mengonsumsi Gizidat.

Gizidat merupakan produk kesehatan yang baik dan aman. Langsung saja Anda kunjungi websitenya di www.gizidat.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *