Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh merupakan sebuah sistem kompleks dalam tubuh yang terdiri dari sel-sel, jaringan, dan organ yang saling bekerja sama satu sama lain untuk melindungi tubuh dari penyakit sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Walau begitu, ada banyak hal menarik yang mungkin Anda tidak ketahui terkait sistem pertahanan alami tubuh Anda.

Cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh

  1. Makan untuk Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Usahakan agar sumber gizi yang Anda dapat dari makanan tercukupi. Cara terbaik untuk mendapatkan gizi yaitu melalui pola makan seimbang. namun, jika Anda sedang menjalani diet ketat lalu menghalangi Anda untuk mendapatkan gizi yang dibutuhkan, Anda mungkin harus berkonsultasi dengan dokter.

  1. Minumlah multivitamin

Terkadang jumlah mikronutrisi dari makanan sehat hampir cukup akan tetapi Anda masih membutuhkan sedikit tambahan lgi. Tubuh sangat praktis dan hanya mengambil apa saja yang dibutuhkan dari multivitamin lalu membuang sisanya dalam bentuk kotoran.

Vitamin A, B2, dan B6 juga berperan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Jumlah yang lebih banyak belum tentu lebih baik karena tubuh akan membuang sisanya. Dengan demikian, dari pada mengonsumsi vitamin dengan dosis tinggi, pilih lah multivitamin sebagai pilihan yang cerdas.

  1. Cukupi kebutuhan vitamin E

Vitamin E adalah antioksidan yang dapat merangsang dan memperkuat sel-sel kekebalan tubuh. Vitamin E juga bisa memperbaiki kerusakan penyebab penuaan yang terjadi karena melemahnya sistem kekebalan pada tubuh.

Vitamin E terkadang sulit didapatkan dalam jumlah cukup melalui makanan dan multivitamin Anda mungkin juga tidak mengandung sebanyak yang dibutuhkan tubuh. Jadi, penuhilah kebutuhan vitamin E Anda hingga 400 miligram sehari dalam bentuk suplemen.

  1. Konsumsilah spirulina

Spirulina adalah alga biru kehijauan yang merupakan salah satu jenis makanan super terbaik di dunia. Spirulina diperkaya oleh protein, mineral, vitamin, dan nutrisi seperti vitamin B, beta karotena, zat besi, zink, vitamin E  dan selenium.

Sehingga hasilnya, spirulina dapat memperbanyak regenerasi sel, membentengi sistem kekebalan tubuh, melindungi dari serangan alergi, dan membantu anemia kekurangan zat besi.

Spirulina biasanya berbentuk bubuk yang mudah dicampurkan pada minuman seperti smoothie. Walaupunpun belum ada saran ilmiah yang spesifik dalam merekomendasikan dosis standar, namun pada umumnya spirulina dikonsumsi 2 gram sehari.

  1. Cobalah echinacea

Tanaman dalam keluarga aster ini banyak tersedia dalam bentuk suplemen dan biasanya dikonsumsi untuk meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh serta melawan pilek. meskipun para ilmuwan masih memperdebatkan keefektifan echinacea.

Namun berhati-hatilah dalam mengonsumsi echinacea. Mungkin akan menyebabkan munculnya ruam pada anak-anak di bawah usia 12 tahun. Jika Anda memiliki alergi atau minum obat pengencer darah seperti ibuprofen/naproxen mungkin Anda akan mengalami efek samping yang serius.

Janganlah mengonsumsi echinacea secara terus-menerus. Konsumsilah hanya 300 miligram ekstrak bubuk (atau teh dengan jumlah setara) dalam tiga kali sehari, hanya selama beberapa hari pertama pilek.

  1. Berhati-hatilah dengan DHEA

Ada sebgian orang menyarankan untuk menggunakan DHEA yang berasal dari hormon yang dihasilkan di kelenjar adrenal otak secara alami. Ditemukan bahwa kadar DHEA pada orang-orang yang memiliki fungsi kekebalan melemah lebih rendah.

namun hanya sedikit riset yang dilakukan terkait efek dari mengkonsumsi DHEA secara reguler atau teratur untuk meningkatkan kekebalan pada orang sehat. Jumlah DHEA yang dianjurkan adalah tidak lebih dari 50 miligram.

  1. Jauhi perak

Sebagian orang ada yang menyarankan untuk menggunakan perak koloid, yaitu partikel kecil perak (jenis perak yang sama pada perhiasan) yang dapat mengambang dalam cairan yang Anda suntikkan, minum, atau oleskan pada kulit.

Tidak pernah ada bukti ilmiah yang mendukung kegunaan perak dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itupun karena Perak bukanlah mineral esensial. Sehingga tubuh manusia tidaklah membutuhkan perak. Perak dapat menumpuk di dalam tubuh karena tubuh tidak bisa menggunakannya sehingga dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan kejang-kejang.

  1. Dapatkan vaksinasi

Vaksin dapat membantu memperkuat kekebalan pada tubuh dengan cara menciptakan infeksi tiruan pada tubuh untuk memancung aktifnya antibodi sehingga dapat mengembangkan respons.

Antibodi tersebut kemudian tau dan mengerti bagaimana mengenali serangan yang sama dari penyerang sebenarnya kelak lalu sel imun bekerja untuk melindungi Anda dari infeksi dan penyakit yang sebenarnya di masa mendatang.

Jadwal vaksinasi, dimulai semenjak lahir, terdiri dari beberapa perlindungan terhadap cacar, influenza, difteri, hepatitis A dan B, haemophilus influenzae (atau Hib, yang menyebabkan meningitis), campak, gondok, polio, rotavirus, rubela, tetanus, penyakit meningokokus bahkan batuk rejan.

Bahkan kiini telah ada beberapa jadwal vaksinasi yang turut menyertakan human papillomavirus (HPV) untuk pencegahanya.

Vaksin yang sengaja dibuat dari kuman yang lemah atau mati tidak akan memberikan Anda penyakit, hanya menimbulkan reaksi atau gejala seperti kemerahan atau ruam di area suntikan atau hanya demam ringan. Vaksin sangat aman, tidak akan menyebabkan autisme, dan jarang sekali menimbulkan reaksi alergi.

  1. Kurangi stres

Stres kronis dapat menyebabkan peningkatan secara signifikan terhadap kadar kortisol darah sehingga dapat menekan sistem kekebalan. Belajarlah mengatasi stres Anda dengan mengubah kebiasaan fisik dan mental, seperti bermeditasi, makan diet seimbang, berolahraga, atau menulis jurnal.

Terapi perilaku kognitif merupakan cara paling efektif untuk mengatasi stres. Terapis membantu Anda untuk belajar membingkai ulang serta menoleransi ketidakpastian, memecahkan masalah, dan menambah ekspos terhadap pemicu kecemasan.

Studi mengatakan bahwa dengan cara menuangkan perasaan dalam kata-kata melalui jurnal dapat membantu seseorang dalam menghadapi emosi karena dapat menghentikan perasaan negatif dan menyediakan sarana pelepasan emosional.

  1. Dapatkan sinar matahari

Semakin banyak bukti yang menyatakan bahwa vitamin D tidak hanya membentuk tulang kuat dengan cara membantu tubuh menyerap kalsium, namun juga sangat baik untuk membangun sistem kekebalan pada tubuh.

Nikmatlah paparani sinar matahari 10–15 menit tiga kali dalam seminggu. Ambil langkah-langkah kecil yang diperlukan agar tidak terbakar matahari, seperti penggunaan tabir surya, air minum, dan menggunakan topi. Manfaat vitamin D tetap akan terasa, jikaAnda memilih suplemen, dengan dosis yang cukup untuk orang dewasa yaitu sebesar 15 mikrogram.

  1. Tidurlah yang cukup

Tubuh beristirahat dan melakukan regenerasi di saat malam hari ketika Anda tertidur. Selama Anda itu, sistem kekebalan pada tubuh melepaskan protein pelindung yang disebut sitokin. Anda sangat membutuhkan protein pelindung ini saat Anda mengalami stres atau sakit.

Jadi, ketika Anda kurang tidur, Anda tidak akan memproduksi sitokin dengan cukup sehingga pada gilirannya justru akan melemahkan kekuatan untuk melawan infeksi. Sebagian orang dewasa membutuhkan tujuh hingga delapan jam tidur setiap malamnya.

  1. Hindari pembersihan usus

sebagian orang mengatakan bahwa pembersihan usus, dengan air, kopi, atau cara lain, dapat meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh karena tubuh dapat mengeluarkan toksinbelum ada bukti ilmiah dalam mendukung pernyataan ini dan pembersihan usus sebenarnya cukup berbahaya dan tidak sehat.

  1. Jalani perawatan medis

Jika Anda didiagnosis dengan penyakit defisiensi kekebalan tubuh, dokter akan merekomendasikan terapi infus atau injeksi. Namun imunoglobulin meliputi proses memasukkan protein antibody pada tubuh dengan injeksi langsung atau melalui intravena untuk membantu melawan infeksi tersebut hanya bisa dilakukan di rumah sakit dalam rawat jalan.

Transplantasi sel induk merupakan pengobatan permanen potensial dalam menyembuhkan penyakit defisiensi kekebalan tubuh yang mengancam nyawa. Donor dan penerima sel induk harus benar-benar cocok, meskipun demikian, perawatan ini tidak dijamin sukses.

Sebagian orang hanya ingin memperkuat sistem kekebalan namun tidak membutuhkan terapi kekebalan medis.

  1. Mengkonsumsi Gizidat

Cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh selanjutnya dengan mengonsumsi Gizidat. Gizidat merupakan madu asli hutan dengan ekstrak ikan sidat serta tambahan probiotik yang mampu menjaga nutrisi dan menambah kecerdasan anak.

Kandungan Gizidat memang sangat lengkap untuk nutrisi tumbuh kembang anak Anda. Pada setiap kandungan mempunyai perannya masing-masing untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak Anda. Gizidat memang dipersembahkan guna asupan nutrisi yang Terbaik untuk anak Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *