Tabel Berat Badan Bayi ASI

Tabel Berat Badan Bayi ASI

 Anak kamu kurus ya? Celoteh dari orang lain ini kadang memang suka membuat ibu baru kebingungan dengan kondisi bayinya. Apalagi bagi ibu yang baru pertama kali memiliki anak. Mereka akan lansung panik karena menganggap anaknya kurang gizi atau tidak cukup ASI. Padahal Anda perlu tahu tabel berat badan bayi ASI untuk mengetahui apakah bayi normal atau tidak.

Standart Tabel Berat Badan Bayi ASI Eksklusif

Banyak orang yang beranggapan bahwa bayi yang diberikan ASI eksklusif akan punya berat badan lebih kecil dibandingkan bayi yang diberikan susu formula. Berat badan bayi menjadi satu indikator untuk menilai apakah ASI yang selama ini diberikan sudah cukup atau belum. Penurunan berat badan ataupun berat badan yang tak kunjung naik sering sekali membuat orang tua khawatir.

Ada juga orang tua yang panik berlebihan dan kemudian memilih memberikan susu formula karena beranggapan anak mereka tidak naik berat badannya karena kurang ASI. Padahal Anda perlu tahu standart pertumbuhan yang bayi dengan ASI eksklusif yaitu: 

1. Usia 0-1 Bulan

Tahukah Anda bahwa bayi umumnya akan kehilangan berat badan selama beberapa hari setelah dilahirkan? Hal ini bisa terjadi karena bayi yang masih mulai beradaptasi dengan dunia barunya dan masih belajar menyusu pada ibu. Untuk mengembalikan bera badan newborn yang hilang ini Anda harus memberikan ASI terus sesuai keinginan sang bayi.

Usia 0-1 Bulan

Biasanya berat badan bayi akan berangsur kembali beberapa hari ke depan. Dalam waktu 10 hari, biasanya berat badan akan kembali ke berat saat lahir semula. Bayi baru lahir rata-rata punya kenaikan berat badan sekitar 2/3 – 100 gram perharinya. Selain itu, ia juga akan mengalami kenaikan panjang badan antara 2 – 5 cm selama 1 bulan pertama. 

2. Usia 1-4 Bulan

Selama 4 bulan ini, bayi biasanya akan mengalami kenaikan berat badan antara 0,5 – 1 kg dalam jangka waktu 1 bulan. Panjang badannya pun akan bertambah antara 3-5 cm tiap bulannya. Selama periode ini, mungkin bayi Anda terlihat gemuk dan menggemaskan. Tubuhnya didominasi oleh lemak.

Usia 1-4 Bulan

Namun ketika ia mulai bisa beraktivitas lebih, berat badannya akan mulai tergantikan oleh massa otot yang kuat. Pada masa ini ibu akan sangat senang karena pertumbuhan bayi yang terlihat sangat cepat dan terlihat nyata pada grafik perkembangan.

3. Usia 6-12 Bulan

Pada saat bayi masuk usia 6 bulan setelah dilahirkan, maka biasanya bayi akan punya berat badan 2 kali lipat saat dia dilahirkan. Setelah bayi mengalami fase kenaikan BB 2 kali lipat ini, maka pada bulan-bulan berikutnya kenaikan berat badan akan semakin kecil. Bayi usia ini biasanya akan mengalami kenaikan antara 70-91 gram perminggunya.

Usia 6-12 Bulan

Jadi dalam 1 bulan mungkin bayi Anda akan mengalami kenaikan berat badan kurang lebih sekitar 200 gram saja. Penurunan ini sebenarnya wajar dan merupakan siklus alami. Namun banyak ibu yang merasa khawatir karena sebelumnya bayi mengalami kenaikan berat badan yang banyak sebelum usia 6 bulan. 

4. Usia 12 Bulan

Usia 12 Bulan

Saat usia bayi menginjak 1 tahun, biasanya ia akan punya berat badan sekitar 3 kali lipat dari berat badan saat dilahirkan. Jadi misalkan bayi Anda lahir dengan berat 3 kg, maka pada saat berusia 1 tahun ia akan memiliki berat sekitar 9 kg. Ia juga akan mengalami kenaikan tinggi badan sekitar 15-20 cm dari panjang badan saat dilahirkan.

Apakah Anak Saya Cukup ASI?

Pertanyaan ini sering sekali ditanyakan oleh seorang ibu baru. Ia sangat khawatir bayi kekurangan ASI karena berat badannya yang tak kunjung naik ataupun naik sangat perlahan. Tapi bagaimana sebenarnya mengetahui bayi cukup ASI atau tidak dari perkembangan berat badannya? Cara terbaik adalah dengan melihat grafik pertumbuhan pada kartu menuju sehat (KMS).

Apakah Anak Saya Cukup ASI?

Setiap bulan di posyandu, berat badan bayi akan ditimbang dan dicatat dalam grafik pertumbuhan WHO. Ada cara untuk melihat apakah pertumbuhan anak Anda masih dalam tahap normal atau tidak yaitu:

1. Normal/Naik

Jika berat badan bayi naik mengikuti garis pertumbuhan yang ada pada grafik KMS. Bisa juga kenaikan berat badan sama atau lebih besar dari kenaikan berat badan minimal (KBM) yang telah ditentukan oleh WHO.

2. Tidak Naik

Bila grafik berat badan bayi Anda menunjukkan pola yang mendatar atau bahkan menurun memotong kurva garis pertumbuhan di bawahnya. Selain itu, bayi dikatakan tidak naik berat badan jika kenaikannya kurang dari kenaikan berat badan minimal (KBM) yang distandarkan oleh WHO.

Gizidat, Solusi Pendamping MPASI untuk Bayi Susah Naik Berat Badan

Jika bayi Anda mengalami kondisi sulit naik berat badan hingga grafik BB-nya cenderung datar atau bahkan menurun, berarti bayi Anda mengalami masalah pada pola atau nutrisi makanannya.

Jika bayi sudah mulai masuk tahap MPASI dengan usia di atas 1 tahun, Anda bisa memberikan suplemen makanan yang bisa meningkatkan nafsu makan. Masalahnya tidak semua suplemen aman.

Gizidat, Solusi Pendamping MPASI untuk Bayi Susah Naik Berat Badan

Banyak suplemen makanan yang hanya bisa dikonsumsi oleh anak-anak usia sekolah saja. Sedangkan untuk bayi dan balita, Anda sebaiknya memberikan suplemen dari bahan herbal alami agar lebih aman dan terjamin kualitasnya. Salah satu pilihan paling bagus dan aman adalah Gizidat.

Gizidat merupakan suplemen madu penambah nafsu makan yang bisa dikonsumsi oleh anak-anak usia balita hingga masa sekolah. Formulanya begitu unik karena terbuat dari perpaduan madu hutan asli, ekstrak kurkumin, dan juga ekstrak ikan sidat.

Mau tahu apa saja kelebihan Gizidat untuk mengatasi berat badan bayi yang susah naik?

1. Mendukung Masa Pertumbuhan Anak

Mendukung Masa Pertumbuhan Anak

Kandungan vitami dan mineral seperti zat besi, zinc, dan kalsium dalam madu hutan sangat baik untuk tumbuh kembang bayi. Madu hutan bisa membantu perkembangan otak dan juga kesehatan tulang bayi Anda.

2. Meningkatkan Fungsi Otak Bayi

Meningkatkan Fungsi Otak Bayi

Kandungan gizi pada madu plus probiotik bisa membantu meningkatkan fungsi otak anak, terlebih pada masa-masa 1000 hari pertama kehidupan buah hati Anda. Kandungan omega-3 pada ekstrak ikan sidat juga bisa membantu memaksimalkan perkembangan otak anak.

3. Meningkatkan Nafsu Makan

Meningkatkan Nafsu Makan

Kandungan ekstrak kurkumin sangat baik untuk menambah nafsu makan bayi pada masa MPASI di atas usia 1 tahun. Kurkumin atau temulawak bisa membuat bayi Anda makan MPASI-nya dengan lahap tanpa pilih-pilih makanan lagi.

4. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Kandungan probiotik dalam Gizidat berfungsi untuk melancarkan dan menyehatkan sistem pencernaan si kecil. Dengan sistem pencernaan yang sehat, maka buah hati Anda bisa menyerap nutrisi dari makanan dengan baik. Jadi bayi Anda bisa segera mengalami kenaikan berat badan.

Menyehatkan Sistem Pencernaan

Gizidat adalah pilihan tepat bagi para ibu yang berjuang memberikan ASI esklusif hingga bayi berusia 2 tahun tanpa bantuan susu formula. Setelah mencoba Gizidat, pastikan Anda mengamati kembali tabel berat badan bayi ASI pada KMS dan lihat bagaimana perubahan nyata pada grafiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *