Tips Agar Anak Tidak Mudah Sakit

Tips Agar Anak Tidak Mudah Sakit

Sudah menjadi hal yang normal jika anak-anak atau balita Anda lebih sering terkena virus flu antara 8-12 kali per tahun. Jumlah yang cukup banyak, mengingat ada ratusan virus flu yang berbeda. Sementara itu, sistem kekebalan anak cenderung masih rentan dan belum pernah menjumpai virus-virus itu sebelumnya. Jadi penting bagi orang tua untuk mengetahui berbagai Tips Agar Anak Tidak Mudah Sakit.

Di lain sisi, Anda mungkin ingin memastikan anak tetap sehat ketika di luar rumah atau di lingkungan sekolah mereka. Apalagi Anda tidak pernah tahu apa yang mereka kerjakan di sekolah dan dengan siapa mereka bergaul. Anak-anak mungkin sering jajan sembarangan atau bermain di tempat kotor. Jadi 12 tips berikut akan membantu Anda dalam memantau kesehatan anak supaya terbebas dari penyakit.

12 Tips Agar Anak Tidak Mudah Sakit Saat Sekolah

12 Tips Agar Anak Tidak Mudah Sakit Saat Sekolah

  1. Lindungi anak Anda dengan vaksin flu tahunan

Lindungi anak Anda dengan vaksin flu tahunan

Tidak hanya anak-anak, semua anggota keluarga juga harus mendapatkan suntikan flu tahunan. Vaksin influenza sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh anak supaya tidak mudah flu. Mengingat flu merupakan jenis penyakit yang mudah menular dan banyak ragamnya. Sementara itu, anak-anak yang diperbolehkan mendapatkan vaksinasi flu yakni mereka yang berusia di atas 6 bulan dan tidak memilki alergi tertentu terhadap antibiotik.

  1. Ajarkan kepada anak untuk terbiasa mencuci tangan

Ajarkan kepada anak untuk terbiasa mencuci tangan

Umumnya penyebaran kuman dan penyakit banyak dimulai dari sentuhan tangan. Jadi sangat penting untuk mengajarkan anak cara mencuci tangan sejak dini, baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah. Ajarkan kepada mereka untuk mencuci bagian telapak tangan, sela-sela jari, kuku, serta punggung tangan dengan menggunakan sabun dan air bersih. Atau siapkan hand sanitizer dalam tas anak ke manapun mereka pergi.

  1. Ajarkan kepada anak cara bersin dan batuk yang tepat

Ajarkan kepada anak cara bersin dan batuk yang tepat

Flu dan batuk merupakan jenis penyakit yang mudah menular melalui udara. Sehingga sangat rentan bagi anak untuk mudah tertular. Sementara itu, ajarkan kepada anak agar melakukan batuk dan bersin seperti “dracula”. Yaitu dengan cara menutup hidung dan mulut anak dengan tisu atau siku ketika hendak bersin dan batuk. Dengan demikian virus penyebab flu dan batuk tidak akan terbebas di udara.

  1. Bersihkan peralatan yang biasa digunakan anak secara teratur

Bersihkan peralatan yang biasa digunakan anak secara teratur

Sementara Anda meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak dari dalam, Anda juga harus menjaga lingkungan di luar mereka tetap bersih. Pastikan setiap peralatan sekolah atau apapun yang biasa digunakan anak agar dibersihkan secara teratur. Seperti permukaan komputer, laptop, ponsel, atau berbagai jenis mainan yang sering mereka pegang. Menjaga setiap benda agar tetap bersih akan menghentikan pertumbuhan bakteri dan kuman penyebab penyakit.

  1. Mengajarkan anak untuk memberikan waktu istirahat bagi teman yang sakit

Mengajarkan anak untuk memberikan waktu istirahat bagi teman yang sakit

Mencegah anak untuk tidak bermain bersama teman mereka yang sakit akan sedikit sulit. Namun Anda harus mengajarkan bagaimana Tips Agar Anak Tidak Mudah Sakit. Ajarkan kepada anak untuk mengurangi kontak fisik dan penggunaan barang atau mainan bersama mereka yang sakit. Namun jangan sampai anak-anak berpikir Anda menjauhkan mereka. Berilah pengertian jika anak tersebut butuh waktu istrahat yang cukup untuk sembuh.

  1. Ajarkan kepada anak untuk menggunakan wadah makanan yang terpisah

Ajarkan kepada anak untuk menggunakan wadah makanan yang terpisah

Berbagi makanan bersama teman adalah tindakan dermawan yang harus dicontohkan kepada anak. Namun, tidak untuk berbagi minuman dari satu botol yang sama, atau makan dari kue yang telah digigit teman anak Anda. Karena tindakan tersebut bisa menyebarkan kuman dengan cepat. Untuk itu, ajarkan kepada anak supaya membagi kue sebelum dimakan atau menuang minuman ke dalam cangkir yang berbeda sebelum diminum.

  1. Ajarkan anak untuk olahraga ringan sejak dini

Ajarkan anak untuk olahraga ringan sejak dini

Selain dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, olahraga juga dapat membantu otak anak supaya lebih aktif. Dengan mengajarkan anak berbagai permainan fisik atau olahraga sejak dini maka tubuh mereka akan lebih sehat dan mampu melawan kuman dengan lebih efektif. Anda bisa mengajak mereka setidaknya satu kali dalam seminggu untuk berjalan di taman, bermain bola, atau lari-lari kecil bersama hewan piaraan Anda.

  1. Ajarkan anak untuk meninggalkan sepatu di dekat pintu

Ajarkan anak untuk meninggalkan sepatu di dekat pintu

Sepatu, terutama alas sepatu, banyak mengambil kuman dari luar ruangan. Anda tidak pernah tahu, apa yang anak Anda injak ketika di luar rumah. Apakah itu dari tanah becek atau kamar mandi sekolah. Untuk itu jangan biarkan kuman pada alas sepatu mereka menyebar ke dalam rumah. Ajarkan sejak dini untuk meninggalkan sepatu di dekat pintu dan menggantinya dengan sandal khusus dalam ruangan.

  1. Ajarkan anak untuk tidak menggigit kuku

Ajarkan anak untuk tidak menggigit kuku

Kebiasaan menggigit kuku memang sering dilakukan anak-anak ketika takut, khawatir, dan sebagainya. Bahkan kebiasaan ini cenderung menetap hingga mereka dewasa. Padahal kuman senang sekali bersembunyi di balik kuku anak. Untuk itu, ajarkan kepada mereka supaya tidak terlalu sering menggigit kuku. Ajarkan juga untuk menjauhkan tangan mereka dari mata dan mulut, agar kuman tidak memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam tubuh.

  • Berikan istirahat yang cukup kepada anak

Berikan istirahat yang cukup kepada anak

Ketika anak-anak tidur, maka tubuh mereka memiliki banyak sumber daya untuk melawan kuman dan bakteri. Untuk itu pastikan anak Anda mendapatkan tidur yang cukup, sebagai upaya atau Tips Agar Anak Tidak Mudah Sakit. Usahakan mereka tidak melewatkan tidur siang, dan jangan biarkan mereka tidur terlalu malam. Sementara itu, kurangi aktivitas mereka seperti menonton TV atau bermain HP menjelang waktu tidur.

  • Berikan asupan makanan yang sehat

Berikan asupan makanan yang sehat

Makanan seperti ikan, telur, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, gandum, buah-buahan dan sayuran hijau akan memberi anak nutrisi yang cukup semasa pertumbuhan. Berbagai nutrisi  yang sehat ini akan membangun sistem kekebalan tubuh anak lebih baik dan membuat tubuh mereka lebih efektif dalam melawan penyakit. Sementara untuk anak yang masih bayi (terutama di bawah 6 bulan), maka ASI adalah nutrisi yang terbaik.

  • Mengganti nafsu makan mereka dengan madu gizidat

Mengganti nafsu makan mereka dengan madu gizidat

Sebagian anak mungkin pilih-pilih dalam makanan, bahkan ada yang nafsu makan mereka menurun. Jadi untuk mengembalikan stamina mereka dan membuat berat badan mereka tetap normal maka gunakan produk madu dari gizidat.com. Selain madu hutan alami yang dipercaya dapat meningkatkan kekebalan anak, produk madu ikan sidat ini juga mengandung kurkumin (temulawak) yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan menambah nafsu makan mereka.

Madu gizidat ini sangat cocok untuk anak-anak usia 1-12 tahun. Bahkan tidak hanya menyehatkan, produk madu gizidat ini juga sangat baik untuk perkembangan otak anak. Karena selain madu dan kurkumin untuk menjaga kesehatan, dalam produk gizidat ini juga terdapat kandungan protein yang sangat tinggi dari ikan sidat. Yang mana jumlah protein ikan ini dipercaya lebih tinggi daripada ikan salmon Norwegia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *