Tips Bayi Sehat

Tips Bayi Sehat

Tumbuh kembang anak yang sehat dimulai ketika mereka baru lahir. Sementara itu, bayi yang baru lahir akan berisiko lebih tinggi terkena serangan penyakit yang lebih serius. Hal ini diakibatkan karena sistem kekebalan tubuh bayi belum matang. Untuk itu para orang tua baru umumnya akan membantu bayi mereka tetap sehat dan terhindar dari penyakit dengan mengikuti Tips Bayi Sehat berikut ini.

Tips Bayi Sehat Alami

1. Berikan perlindungan vaksinasi terhadap orang-orang di sekitar bayi

Berikan perlindungan vaksinasi terhadap orang-orang di sekitar bayi

Bayi yang berusia kurang dari enam bulan terlalu muda untuk mendapatkan vaksinasi. Namun bayi ini merupakan target paling berisiko yang dapat mengalami komplikasi serius akibat penyakit. Untuk itu, para orang tua atau ibu hamil, anggota keluarga, dan para pengasuh bayi harus mendapatkan vaksinasi terhadap kemungkinan flu dan batuk rejan. Dengan demikian mereka akan menciptakan penghalang atau perlindungan di sekitar bayi.

2. Kembangkan sistem imun bayi dengan ASI

Jika memungkinkan, menyusui merupakan cara yang alami untuk memberikan perlindungan terhadap bayi. Umumnya Anda harus menunggu sekitar 6 bulan untuk memperkenalkan makanan padat. Air susu ibu (ASI) dibuat khusus untuk

Kembangkan sistem imun bayi dengan ASI

melawan penyakit yang diderita bayi. Selain itu, memberi ASI kepada bayi akan meningkatkan sistem kekebalan mereka yang masih berkembang. ASI sendiri mengandung lemak, protein, vitamin, dan berbagai kandungan sehat lainnya.

Sementara itu, bayi yang baru lahir hanya memiliki ruang antara 1-3 ons susu di perut mungil mereka. Pada bulan pertama, Anda bisa memberikan ASI setidaknya setiap 2-3 jam. Yang berarti Anda harus menyusui sekitar 8-12 kali setiap 24 jam. Memberikan ASI sesering mungkin akan menjaga berat badan bayi tetap normal. Karena, bayi cenderung kehilangan berat badan di beberapa hari pertama.

3. Cegah agar kuman tidak menyebar dengan mencuci tangan

Cegah agar kuman tidak menyebar dengan mencuci tangan

Mencuci tangan merupakan salah satu cara terbaik untuk membantu mencegah penyebaran penyakit. Tips Bayi Sehat yang satu ini umumnya harus dilakukan jika Anda, anggota keluarga, atau teman Anda ingin berinteraksi dan memegang bayi yang baru lahir. Karena Anda tidak tahu apakah tangan Anda membawa kuman atau tidak. Sementara jika air dan sabun tidak tersedia, maka gunakan pembersih tangan berbahan alkohol.

4. Gunakan pelindung ekstra bayi di tempat-tempat umum

Gunakan pelindung ekstra bayi di tempat-tempat umum

Setiap orang mungkin punya pandangan masing-masing untuk tidak membawa bayi mereka ke tempat-tempat umum (terutama di minggu-minggu pertama). Karena mungkin di luar sana adalah sarang virus dan bakteri yang tidak terlihat. Kurangi acara publik bersama teman yang harus menyertakan bayi Anda. Namun jika terpaksa, maka gunakan pelindung ekstra seperti selimut bayi untuk mengurangi atau menghindari serangga yang menyentuh kulit bayi.

5. Biarkan bayi Anda mendapatkan vitamin D

Biarkan bayi Anda mendapatkan vitamin D

Meskipun Anda membatasi dunia luar untuk bayi Anda, namun jangan halangi mereka untuk tetap cerah. Vitamin D dari sinar matahari akan memberikan nutrisi yang sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Jika cuaca sedang dingin maka biarkan bayi Anda telanjang di dekat jendela setidaknya selama 20 menit sehari. Vitamin D akan membantu kulit dan tidur mereka, serta dapat meningkatkan fungsi otak juga.

6. Jaga diri Anda tetap sehat

Untuk menjaga bayi Anda tetap sehat, maka Anda juga harus selalu sehat. Terutama karena kondisi psikis dan fisik orang tua (khususnya ibu) cenderung bisa dirasakan oleh bayi. Sementara itu, menjaga bayi yang baru lahir adalah pekerjaan yang berat. Jadi Anda pun harus menjaga stamina dan daya tahan tubuh tetap kuat. Jika memungkinkan, ambil berbagai kesempatan atau waktu luang untuk beristirahat.

Jaga diri Anda tetap sehat

Pahami batasan tubuh Anda, dan jangan ragu untuk bilang tidak ketika teman Anda mengajak keluar. Sementara itu, jangan ragu untuk meminta bantuan ketika Anda terlalu capek saat mengurus bayi. Meskipun Anda harus bersikap seperti superwomen, namun ada saatnya superwomen juga bisa pilek dan batuk. Jadi biarkan si kecil bersama dengan ayahnya atau anggota keluarga lainnya, lalu ambil istirahat yang cukup.

7. Hindarkan bayi Anda dari asap rokok

Hindarkan bayi Anda dari asap rokok

Jauhkan anak Anda dari lingkungan perokok aktif. Jika suami Anda seorang perokok maka mintalah dia untuk berhenti atau suruhlah dia untuk merokok di luar. Efek dari perokok pasif, bahkan nafas perokok, dipercaya dapat merusak bayi. Terlebih lagi dampak merokok juga dapat menimbulkan penyakit asma, jantung, paru-paru, dan kanker. Jadi, berbicaralah kepada dokter atau apoteker Anda tentang bantuan untuk berhenti merokok.

8. Berikan makanan padat yang sehat

Berikan makanan padat yang sehat

Setelah bayi Anda siap untuk mencerna makanan padat selain ASI, maka pastikan mereka mendapatkan vitamin dan mineral penting yang baik selama pertumbuhan. Bayi Anda mungkin akan memakan apa saja yang ada dihadapannya. Untuk itu gunakan waktu tersebut sebelum mereka pilih-pilih makanan. Sementara itu, buah-buahan, sayuran hijau, biji-bijian (gandum), kacang-kacangan, daging tanpa lemak, dan ikan merupakan nutrisi yang baik untuk bayi.

9. Jangan paksa bayi untuk makan berlebihan

Jangan paksa bayi untuk makan berlebihan

Wajar jika orang tua menginginkan bayi mereka dapat menghabiskan botol atau semangkuk makanan. Namun ketika bayi memberikan isyarat untuk berhenti makan, maka penting untuk menghargai itu. Membuat bayi terus-terusan makan akan membuat berat badan mereka tidak ideal. Namun jika dokter Anda menyarankan Tips Bayi Sehat dengan lebih banyak porsi makan, maka bicaralah dengan dokter Anda tentang apa yang harus dilakukan.

10. Ajarkan lebih awal untuk makan bersama keluarga

Ajarkan lebih awal untuk makan bersama keluarga

Segera setelah bayi Anda bisa duduk di kursi yang tinggi, maka ajaklah dia ke meja untuk makan bersama anggota keluarga lainnya. Karena anak-anak yang makan dengan bantuan tangan orang tua cenderung memiliki masalah kurang berat badan. Sementara jika Anda mengajak anak untuk makan bersama maka bisa menstimulasi hubungan yang kuat dan membantu anak berhasil di sekolah (termasuk mengatasi kenakalan remaja).

11. Ajarkan bayi Anda untuk bergerak

Ajarkan bayi Anda untuk bergerak

Olahraga dapat dan harus dimulai sejak bayi. Letakkan bayi Anda di atas lantai, kemudian lakukan gerakan mendorong “tummy time”. Pastikan Anda memilih tempat yang aman untuk mereka menjelajah. Ketika bayi cukup umur untuk berjalan, maka bawa mereka ke luar dan pastikan mereka belajar berjalan. Memberikan olahraga sebagai permainan yang menyenangkan setiap hari akan membuat bayi tumbuh lebih kuat dan aktif.

12. Kurangi penggunaan antibiotik yang berlebihan

Kurangi penggunaan antibiotik yang berlebihan

Banyak orang tua baru cenderung paranoid ketika bayi mereka terkena demam atau berbagai penyakit ringan lainnya. Mereka kemudian dengan segera membawa si kecil pada dokter dan meminta resep antiobiotik yang tidak diperlukan. Tentunya jika ini terus berlanjut maka bakteri yang menyerang tubuh bayi akan kebal terhadap berbagai antibiotik. Jadi kurangi penggunaan antibiotik, dan carilah alternatif alami lainnya yang lebih aman.

13. Berikan antibiotik alami seperti madu gizidat

Produsen Gizidat Semarang

Madu merupakan antibiotik alami yang bekerja untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Meskipun madu belum boleh digunakan untuk bayi di bawah 1 tahun. Namun Anda bisa memberikannya pada anak-anak usia 1-12 tahun. Dengan madu gizidat, Anda bisa memperoleh berbagi manfaat seperti: meningkatkan sistem imun anak, melancarkan pencernaan, menambah nafsu makan, dan mencerdaskan otak. Jadi jangan pilih madu lain, pilihlah madu dari gizidat.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *