Tumbuh Kembang Anak 2 Tahun

Tumbuh Kembang Anak 2 Tahun

Tahapan Pertumbuhan fisik dan mental anak memang berbeda-beda bergantung pada usianya. Sebagai orang tua, Anda tentu harus memantau apakah perkembangan fisik dan mental anak sesuai dengan usianya. Pada umumnya, tumbuh kembang anak 2 tahun ditandai dengan mulai dipahaminya beberapa konsep sederhana.

Misalnya, di dalam, di luar, disana, jauh, dekat, dimana maupun di bawah. Kondisi ini dapat terjadi karena otak buah hati Anda telah membentuk jaringan saraf yang tidak terhingga jumlahnya. Selain itu, masih terdapat banyak pertanda lain yang menandakan bahwa tumbuh kembang buah hati Anda ideal. Berikut ini adalah informasi lengkapnya untuk Anda para orang tua.

Pertumbuhan fisik

Aspek pertama yang bisa Anda jadikan sebagai tolak ukur perkembangan anak usia 2 tahun adalah fisiknya. Biasanya ketika si kecil memasuki usia ini, gigi pertamanya akan muncul sebanyak 16 buah. Selanjutnya, pertumbuhan fisik anak juga mencakup berat serta tinggi badannya. Idealnya, anak di usia ini mempunyai berat badan 10-13 kilogram serta tinggi sekitar 84-89 cm.

Berat dan tinggi badan yang ideal menandakan bahwa buah hati Anda benar-benar tercukupi asupan gizinya. Akan tetapi, bagaimana jika pada usia 2 tahun si kecil memiliki berat yang kurang dari 10-13 kg serta tinggi 84-89 cm? Solusi terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberinya makan yang banyak. Disamping itu, Anda juga bisa memberikan asupan tambahan berupa vitamin.

Pertumbuhan fisik

Dewasa ini, terdapat berbagai jenis vitamin untuk anak yang dijual di apotek. Tetapi sebagai orang tua, Anda tentu harus bersikap selektif dengan memilih vitamin terbaik apalagi untuk anak tercinta. Berbicara soal vitamin anak berkhasiat, maka konsumsi produk vitamin Gizidat bisa menjadi solusi konkret. Sebab Gizidat ini terbuat dari bahan kaya manfaat berupa madu hutan, kurkumin dan sidat.

Perlu Anda ketahui bahwa madu hutan yang dihasilkan oleh lebah pembohong liar ini kaya akan kandungan nutrisi. Kemudian, kurkumin atau temulawak juga sudah dipercaya oleh masyarakat Indonesia secara turun temurun berkhasiat meningkatkan nafsu makan dan daya tahan tubuh anak. Sementara itu, ikan sidat juga telah dikenal sebagai sumber protein yang cukup tinggi.

Perkembangan emosi dan sosial

Tumbuh kembang anak 2 tahun juga dapat Anda amati dari segi perkembangan emosi dan sosialnya. Pada usia ini, si kecil biasanya mulai belajar untuk mengenali serta mengendalikan emosinya secara bertahap. Kondisi ini ditandai dengan kegemarannya meniru orang lain yang lebih tua, bersemangat ketika bermain bersama teman dan menunjukkan sikap kemandirian.

Perkembangan emosi dan sosial

Selain ketiga gejala tersebut, perkembangan emosi dan sosial anak pada usia 2-5 tahun juga ditandai dengan Temper Tantrum. Temper Tantrum ialah sebuah istilah medis yang menggambarkan kondisi emosi anak yang berlebihan. Umumnya, gejala ini terjadi pada anak karena dirinya tidak mampu untuk menyampaikan apa yang diinginkan sehingga membuatnya frustasi.

Tidak hanya itu, buah hati Anda juga bisa menunjukkan gejala Temper Tantrum ketika lelah, lapar atau pun merasa tak nyaman. Secara medis, kondisi ini memang suatu hal yang wajar bagi anak berusia 2 tahun. Akan tetapi, bukan berarti Anda membiarkan anak terus mengalami Temper Tantrum. Sebagai orang tua, Anda juga wajib untuk mempelajari cara untuk menanganinya.

Perkembangan aspek motorik

Aspek motorik pada si kecil yang memasuki usia 2 tahun juga mulai berkembang. Saat berada di usia ini, Ia biasanya ditandai dengan mulai berkembangnya kemampuan berlari, koordinasi dan juga keseimbangan tubuhnya. Kondisi ini dapat Anda lihat ketika anak dapat berdiri untuk mengambil benda serta melempar dan menendang bola tanpa kehilangan keseimbangan.

Pada umur dua tahun, anak Anda juga akan terlihat semakin aktif merespon benda dan lingkungan sekitarnya. Misalnya, memutar gagang pintu, melihat buku dan membolak balik halamannya, menyusun balok mainan serta siap untuk menjalani toilet training. Perkembangan aspek motorik anak ini tentu perlu Anda maksimalkan dengan olahraga secara rutin.

Perkembangan aspek motorik

Dalam konteks ini, Anda jangan mengartikan olahraga sebagai aktivitas fisik di lapangan. Seperti bermain sepakbola, basket, bulu tangkis apalagi voli. Sebab fisik anak berusia 2 tahun belum cukup mendukung untuk berbagai jenis olahraga tersebut. Lantas, olahraga seperti apa yang mesti Anda biasakan terhadap anak yang memasuki umur 2 tahun?

Olahraga yang dimaksud adalah berupa aktivitas fisik ringan. Tujuan dari olahraga ini adalah untuk memaksimalkan perkembangan motorik anak dengan membiasakannya menggerakan anggota tubuh. Contoh aktivitas yang bisa Anda lakukan bersama anak adalah menyiram tanaman, memberi makan hewan peliharaan maupun pergi berbelanja.

Perkembangan kognitif dan sensorik

Gejala tumbuh kembang Anak 2 tahun akan mengalami perkembangan kognitif dan sensorik yang ditunjukkan dengan makin baiknya kemampuan verbal. Saat memasuki fase usia ini, anak biasanya sudah bisa berbicara dengan menggabungkan 2-3 kata. Luar biasanya lagi, penguasaan kosa kata pada anak usia 2 tahun telah mencapai 50-300 kata meski kadang bervariasi jumlahnya.

Kondisi seperti ini tentu saja membuat anak usia 2 tahun mulai berkomunikasi dengan Anda dan orang lain di sekitarnya. Jadi, si kecil menjadi lebih aktif dan mudah untuk mengkomunikasikan tentang apa yang dibutuhkannya. Misalnya, ingin buang air kecil maupun besar ke toilet, lapar atau pun haus. Kini, semua kebutuhannya dapat dikomunikasikan dengan lebih jelas.

Tanda spesifik lainnya dari berkembangnya kognitif dan sensorik anak berumur 2 tahun adalah mampu memakai dan melepas pakaian sendiri. Kemudian, Ia juga sudah bisa untuk menyebutkan nama orang tua, orang terdekat bahkan bagian-bagian tubuhnya. Perkembangan kognitif dan juga sensorik pada anak sebenarnya bisa Anda maksimalkan lagi.

Perkembangan kognitif dan sensorik

Caranya adalah dengan memberikan asupan berbagai makanan yang bergizi tinggi. Selain itu, bila perlu Anda juga bisa menambahkan suplemen atau vitamin guna merangsang perkembangan kognitif serta sensoriknya. Salah satu produk vitamin yang direkomendasikan untuk dikonsumsi anak Anda adalah Gizidat.

Mengapa anak Anda perlu mengkonsumsi vitamin Gizidat? Dikarenakan produk vitamin ini terbuat dari beragam bahan yang berkhasiat bagi tumbuh kembang si kecil. Salah satu kandungan bahan dalam Gizidat adalah ikan sidat yang merupakan sumber protein. Anda tentu sudah mengetahui bahwa asupan protein baik untuk peningkatan aspek kognitif dan sensorik anak.

Itulah keempat pertanda tumbuh kembang anak 2 tahun yang bisa Anda amati pada buah hati. Sebagai orang tua yang baik, Anda tentu perlu memperhatikan apakah pertumbuhan si kecil sesuai dengan tingkat usianya atau belum. Selain itu, aspek yang Anda perhatikan sebaiknya bukan hanya  fisik dan kognitifnya.

Perhatikan juga bagaimana perkembangan mental, emosi dan keterampilan motoriknya. Sebab ketiga aspek tersebut sering terlupakan oleh sebagian orang tua. Apabila buah hati Anda telah menunjukkan gejala perkembangan normal sesuai usianya maka bisa dipastikan pola asuhnya sudah benar. Jika belum, maka Anda perlu belajar lagi mengenai cara mengasuh anak yang baik dan benar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *