tumbuh kembang anak usia 3 tahun

tumbuh kembang anak usia 3 tahun

Perkembangan anak memang berbeda-beda sebab disesuaikan dengan usianya. Saat anak beranjak ke usia tertentu misalnya 3 tahun biasanya akan muncul pertanda pertumbuhan fisik dan mental yang khas. Pertanda inilah yang dapat Anda jadikan indikator, apakah perkembangan si kecil sudah sesuai usianya. Agar semakin teredukasi, di bawah ini adalah ciri-ciri tumbuh kembang anak usia 3 tahun.  

Ciri-ciri perkembangan anak usia 3 tahun

  1. Tinggi dan berat badan

Sebelumnya, perlu Anda ketahui bahwa perkembangan fisik anak usia pra sekolah yaitu 3-4 tahun memang relatif lambat. Namun, biasanya pertumbuhan fisik si kecil yang berada di umur 3 tahun akan melampaui tinggi dan berat badan ideal. Ukuran tinggi dan berat badan ideal bagi anak laki-laki serta perempuan pada usia 3 tahun tentu saja berbeda.

Tinggi dan berat badan

Umumnya, pada fase ini anak laki-laki akan mempunyai tinggi badan sekitar 95 cm. Sementara itu, tinggi badan normal anak perempuan di usia 3 tahun cenderung lebih rendah yaitu berkisar 93 cm. Berikutnya, ditinjau dari aspek berat badan maka anak laki-laki usia 3 tahun berada pada angka 16 kg. Sebaliknya, pada umur ini anak perempuan normal biasanya memiliki berat badan 15 kg.

Akan tetapi, tinggi dan berat badan anak usia 3 tahun di atas tidak sepenuhnya bersifat mutlak. Ini dikarenakan perkembangan tinggi serta berat badan si kecil juga dipengaruhi oleh beragam aspek. Diantaranya adalah genetik, kesehatan, pola makan dan juga pengaruh emosi. Nah, apabila Anda ingin tumbuh kembang si kecil optimal sebaiknya kondisikan keempat aspek tersebut dengan baik.

  1. Organ dalam

Perkembangan fisik anak yang memasuki usia 3 tahun juga meliputi pertumbuhan organ dalamnya. Saat anak berusia 3 tahun, jantungnya akan berdetak lebih lambat dibandingkan ketika dirinya masih bayi. Disamping itu, tarikan napas si kecil juga cenderung lebih dalam sehingga membuat sistem pernapasannya stabil.

Organ dalam

Kemudian, pada anak laki-laki akan ditemui beberapa pertanda khusus perkembangan fisiknya di usia 3 tahun. Diantaranya adalah tekanan darahnya yang meningkat serta ukuran kandung kemihnya juga membesar. Pembesaran kandung kemih inilah yang menyebabkan buah hati Anda mulai jarang mengompol.

  1. Perkembangan aspek motorik

Tumbuh kembang anak usia 3 tahun juga ditandai dengan peningkatan kemampuan motoriknya. Pada fase ini, si kecil biasanya sudah bisa menggunakan tangan kanan maupun kiri dengan baik. Secara umum, persentase penggunaan tangan kanan oleh buah hati Anda adalah mencapai 90%. Namun, bila anak ternyata kidal atau terbiasa menggunakan tangan kiri maka tidak perlu dipaksa.

Perkembangan aspek motorik

Dikarenakan anak sudah mampu menggerakkan tangan dengan baik, Ia pun mulai mahir melakukan aktivitas yang berhubungan dengan tangan. Misalnya sekedar memegang pensil, menggambar atau pun menggunting. Tetapi, perlu Anda pahami bahwa perkembangan kemampuan motorik setiap anak tidaklah sama. Sebab peningkatan aspek motorik dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Faktor-faktor yang dimaksud meliputi kematangan fisiknya, kesempatan orang tua untuk melatih kemampuannya dan kesehatannya. Supaya pengetahuan Anda lebih jelas mengenai perkembangan motorik anak usia 3 tahun, berikut ini adalah ulasan lengkapnya. Ulasan ini dikutip dari buku tentang parenting yang berjudul A Child World: Infacy Through Adolescence and Childhood.

  • Motorik kasar

Dalam buku mengenai parenting ini, penulisnya menjabarkan tumbuh kembang aspek motorik anak kasar dan halus. Ditinjau dari aspek motorik kasar maka anak sudah mampu berlari kecil, berbelok tajam lalu berhenti tiba-tiba serta keseimbangan tubuhnya meningkat. Peningkatan keseimbangan pada tubuhnya dapat dilihat dari beberapa perilaku yang ditujukkan oleh si kecil.

Motorik kasar

Antara lain, kepandaiannya melompat menggunakan satu kaki untuk berpindah tempat, berjalan jinjit, memanjat jaring hingga mengendarai sepeda roda tiga. Jadi, bila beberapa pertanda ini Anda temui pada si kecil, itu artinya perkembangan motorik kasarnya berjalan optimal. Namun, jika gejala di atas belum Anda temukan pada anak maka rajinlah untuk melatih kemampuan motorik kasarnya.

  • Motorik halus

Perkembangan motorik halus pada anak berusia 3 tahun juga dapat Anda amati dengan mudah. Biasanya saat memasuki usia ini, terdapat beberapa perilaku anak yang menunjukkan bahwa motorik halusnya semakin optimal. Perilaku tersebut diantaranya adalah mampu melepas baju sendiri dan memakainya dengan bantuan, makan secara mandiri serta menuang air ke gelas.

Motorik halus

Perilaku lainnya yang juga bisa Anda amati adalah meningkatnya kemampuan untuk menulis dan menggambar si kecil. Selanjutnya, anak juga sudah bisa untuk menggunakan gunting, menyusun puzzle, memakai sepatu dan menyikat gigi sendiri. Beberapa pertanda ini dapat Anda gunakan sebagai indikator untuk menilai apakah perkembangan motorik halus anak sudah optimal atau belum.

Cara mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia 3 tahun

  1. Memenuhi kebutuhannya terhadap makanan bergizi

Cara terbaik guna mengoptimalkan pertumbuhan si kecil yang menginjak usia 3 tahun adalah dengan mencukupi kebutuhannya terhadap makanan sehat. Anda sebaiknya memberi anak janis makanan yang sehat dengan kandungan nutrisi, kalori, protein dan vitamin. Ada beberapa menu makanan yang direkomendasikan untuk Anda berikan kepada anak.

Memenuhi kebutuhannya terhadap makanan bergizi

Diantaranya adalah jenis sayur-sayuran, buah, ikan, nasi maupun daging yang dihaluskan. Namun, memberi makan anak usia 3 tahun tentu tidak semudah yang Anda bayangkan. Sebab tidak jarang anak akan menunjukkan gejala tidak mau makan bahkan sampai menerapkan perilaku GTM. Jika kondisi ini terjadi pada si kecil, maka Anda bisa mengganti makanan berat dengan camilan sehat.

  1. Memberinya tambahan asupan vitamin

Usia 3 tahun merupakan fase penting bagi perkembangan fisik maupun mental si kecil. Oleh sebab itu, Anda perlu melakukan beberapa cara yang bisa membuat tumbuh kembang anak berlangsung optimal. Cara yang harus Anda lakukan adalah menjaga pola makanannya dengan memberi asupan makanan bergizi tinggi.

Selain itu, Anda juga mesti menerapkan pola hidup sehat seperti memastikan waktu istirahatnya tercukupi dan berolahraga ringan guna melatih motoriknya. Tidak hanya itu, Anda juga bisa memberi vitamin sebagai asupan tambahan pelengkap makanan bergizi. Produk vitamin yang cocok untuk pertumbuhan si kecil yang menginjak usia 3 tahun adalah Gizidat.

Memberinya tambahan asupan vitamin

Gizidat sendiri merupakan produk suplemen yang baik dikonsumsi untuk anak umur 3 tahun. Sebab dalam suplemen ini terkandung beberapa senyawa bahan alami seperti madu hutan, kurkumin atau temulawak dan ikan sidat. Ketiga bahan ini mempunyai manfaat yang menyehatkan bagi tubuh apabila rutin dikonsumsi oleh si keci.

Madu hutan misalnya memiliki kandungan nutrisi yang tinggi karena bersumber langsung dari spesies lebah pembohong liar. Sementara itu, kurkumin atau temulawak merupakan salah satu tanaman obat yang telah dikenal berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan. Kemudian, ikan sidat juga tidak kalah bermanfaat bagi kesehatan karena ikan ini merupakan sumber protein tinggi.

Perkembangan fisik dan mental anak berusia 3 tahun memang sudah mulai dapat diamati. Oleh karena itu, sebagai orang tua Anda harus lebih jeli mengamati apakah tumbuh kembang anak usia 3 tahun sudah ideal atau belum. Supaya lebih mudah dalam memantaunya, Anda bisa menggunakan ciri-ciri pertumbuhan anak umur 3 tahun di atas sebagai indikator.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *