Tumbuh Kembang Balita

Tumbuh Kembang Balita

Anak Balita adalah insan manusia yang berusia 0-5 tahun. Masa Balita disebut sebagai masa emas karena salah satu periode yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Pada masa balita, terjadi peningkatan pesat pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Kita akan mendapatkan kejutan-kejutan menakjubkan dari si kecil yang tentunya tidak akan terulangi di waktu yang akan datang.

Pada masa ini ada beberapa tahap tumbuh kembang balita, salah satunya adalah tahap perkembangan motorik halus. Keterampilan motorik halus merupakan kemampuan aktivitas otot kecil terutama keterampilan koordinasi antara mata dan tangan. Keterampilan saraf motorik halus ini harus dirangsang dan dilatih secara terus menurus agar tumbuh kembang balita maksimal. Lalu bagaimana memaksimalkan tumbuh kembang pada masa balita? Berikut ini adalah beberapa caranya.

Memaksimalkan Tumbuh Kembang Anak Balita

  1. Berikan Stimulasi yang Tepat

Baik buruknya tumbuh kembang anak tergantung pada bagaimana orang tua dan lingkungan memberikan stimulasi. Makin banyak stimulasi yang diberikan maka jaringan otak si kecil bisa berkembang hingga 80% saat menginjak usia 3 tahun. Sebaliknya fungsi otak akan menurun jika anak tidak mendapatkan stimulasi yang cukup dari lingkungan.

Berikan Stimulasi yang Tepat

Stimulasi yang diberikan bermacam-macam disesuaikan usia anak contohnya pada anak usia 2-3 tahun guna merangsang motorik kasar anak ajari mereka untuk berpakaian atau makan sendiri. Sedangkan untuk merangsang motorik halusnya kita dapat mengajak anak untuk mencoret-coret di kertas.

Untuk stimulasi pada tumbuh kembang emosional anak usia 3-5 tahun para orang tua dapat meminta anak untuk menceritakan pengalaman atau apa saja yang ia lakukan selama sehari. Dengarkan cerita mereka baik-baik, bimbing mereka secara perlahan ketika bicaranya gagap serta bimbing mereka mengenai peran yang baik atau buruk. Balita sudah dapat dikenalkan mengenai agama.

  1. Pemberian Nutrisi yang Cukup

Pada penjelasan diatas dibahas mengenai tumbuh kembang anak dengan rangsangan dari luar, rangsangan lain yang harus diperhatikan dari dalam diri yaitu memenuhi kebutuhan gizi anak. Pemberian nutrisi harus dilakukan sejak anak dalam kandungan. Makin lengkap nutrisi yang diberikan jumlah sel-sel otak anak juga makin banyak dan jika percabangan sel-sel otak anak bagus demikian pula dengan fungsi otaknya.

Pemberian Nutrisi yang Cukup

Gizi apa saja yang dibutuhkan si kecil untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya? Pemenuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Selain itu kalsium untuk kesehatan tulang, serat, antioksidan sebagai penangkal sakit, dan zat besi. Tapi ada tambahan asupan yang disarankan untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak balita contohnya omega-3 untuk kecerdasan anak.

  1. Kasih Sayang Orang Tua kepada Anak

Peran orang tua sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Di tahun pertama sebisa mungkin untuk menjalin hubungan penuh kasih sayang, mesra dan selaras dengan anak. Hal ini tentu menjadi syarat utama pada perkembangan mental, fisik, dan emosional anak lebih optimal. Peran Orang tua dapat menciptakan rasa aman dan kenyamanan utama bagi si kecil.

Kasih Sayang Orang Tua kepada Anak

Anak membutuhkan kasih sayang penuh dari orang tua khususnya ibu. Rasa yang dibutuhkan anak dari ibu yaitu melindungi, rasa nyaman, menghargai, serta anak merasa ibu dapat mendengarkan pendapat mereka. Bila anak sudah mendapatkan kasih sayang penuh tentu saja kecerdasan dan kemandirian anak akan terbentuk dengan baik. Sebaliknya, kekurangan kasih sayang ibu akan menimbulkan dampak negatif selama perkembangannya.

  1. Mendorong Kreativitas Anak

Seorang anak dikatakan kreatif dilihat bukan dari apa yang mereka lakukan, melainkan cara mereka melakukannya. Mendorong kreatifitas adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan tumbuh kembang balita. Orang tua khususnya ibu juga bisa merangsang keterampilannya melalui buku gambar, krayon, cat dan perlengkapan kerajinan tangan lainnya.

Mendorong Kreativitas Anak

Kreativitas adalah salah satu pondasi agar anak mampu menyelesaikan masalah dan bekal penting untuk kelak jika anak sudah besar. Kreativitas merupakan salah satu potensi yang perlu dikembangkan dan diperhatikan sejak dini. Orang tua dalam mendidik anak agar memiliki kreativitas adalah hal yang susah-susah gampang.

Pada masa Balita, tugas utama seorang anak adalah bermain. Melalui aktivitas bermainnya, anak mempelajari berbagai konsep dasar dan kemampuan berpikir. Mendorong kreativitas anak dengan bermain bersama dan pancing anak untuk berimajinasi secara bebas dengan topik-topik menarik contohnya perjalanan ke luar angkasa. Pancing anak mengemukakan ide-idenya dan orang tua hanya jadi pengamat.

  1. Aktifkan Motorik Halus Si Kecil

Aktifkan Motorik Halus Si Kecil

Di pengantar sudah disampaikan mengenai motorik halus. Nah berikut adalah keterampilan untuk memaksimalkan tumbuh kembang balita  dalam bentuk keterampilan motorik halus. Beberapa bentuk rangsangan tersebut adalah bertepuk tangan, menyentuh jari, membuka resleting dan kancing baju atau celana, menggambar atau mewarnai, membangun menara dengan balok dan menyusun puzzle.

  1. Mengkonsumsi Madu Anak Gizidat

Banyak hal yang perlu diperhatikan untuk tumbuh kembang anak Balita di masa emasnya. Di atas sudah disampaikan bagaimana memaksimalkan tumbuh kembang anak Balita dengan rangsangan luar dan dalam diri anak. Hal lain yang dapat merangsang tumbuh kembang anak Balita adalah dengan memberikan asupan tambahan. Tentu asupan tambahan ini tidak boleh sembarangan.

Kita sudah banyak mengetahui bahwa madu merupakan jenis makanan sebagai obat alami dan bentuk pertahanan yang baik untuk melawan penyakit. Madu anak gizidat merupakan solusi yang cocok untuk perhatian asupan tambahan si kecil selama pertumbuhan. Madu gizidat madu untuk anak hebat. Madu dengan formulasi yang cocok untuk menunjang tumbuh kembang si kecil.

Mengkonsumsi Madu Anak Gizidat

Formulasi dengan 3 bahan pilihan  yaitu madu hutan, kurkumin, dan potein dari ikan sidat. Madu hutan dikenal baik untuk menjaga kesehatan dan menyembuhan penyakit karena mengandung vitamin yang dibutuhkan anak (vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, D, K, dan E). Gizidat berbahan madu hutan dimana yang memiliki kandungan nutrisi lebih daripada madu ternak.

Selain madu hutan sebagai salah satu formula di dalam gizidat, ada pula kurkumin atau temulawak yaitu bahan alami yang dipercaya dalam meningkatkan nafsu makan buah hati dan meningkatkan daya tahan tubuh si kecil.

Gizidat juga berasal dari ekstrak ikan sidat yang memiliki kandungan vitamin B1, B2 dan A yang melebihi kandungan dari susu sapi. Selain itu ikan sidat memiliki zinc dan Doconexanoic (DHA) yang membantu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Gizidat cocok untuk membantu tumbuh kembang anak balita di masa keemasan nya seperti yang sudah bahas di atas.

Masa balita merupakan masa anak mulai peka/sensitif menerima berbagai rangsangan. Masing-masing anak memiliki kepekaan atau sensitif yang berbeda. Masa peka juga terjadi kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespons stimulasi yang diberikan. Selain keterampilan motorik halus ada kemampuan lain yang harus diperhatikan yaitu kemampuan sosial dan emosional anak.

Memperhatikan kemampuan sosial dan emosional anak bertujuan agar anak merasa percaya diri, mampu bersosialisasi dengan orang lain, dan menahan emosi. Proses pengembangan sosial anak dapat dikembangkan dengan mengajak anak mengenal diri dan lingkungannya serta membantu anak membangun konsep diri, mengenalkan peran baik atau buruk dan boleh atau tidak melakukan sesuatu.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *