Vitamin Anak

Vitamin Anak

Ketika anak susah makan, Anda sebagai orang tua pasti merasa khawatir. Anda akan mencari berbagai cara untuk mengatasinya. Untuk mensiasati ketika anak susah makan, Anda dapat memilih opsi untuk memberikan vitamin anak. Vitamin merupakan salah satu zat gizi yang sangat dibutuhkan untuk anak. Vitamin digunakan untuk membentuk proteksi pertahanan tubuh anak sehingga anak tidak mudah sakit.

Zat Gizi yang Dibutuhkan Anak

  1. Vitamin A

Selain bermanfaat untuk kesehatan mata, vitamin A juga berperan untuk menjaga kesehatan kulit, membantu sistem pertahanan tubuh melawan penyakit, memperbaiki sel dan jaringan yang rusak, mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Vitamin A banyak ditemukan di wortel. Pemerintah juga sudah mempunyai program pemberian vitamin A untuk anak di setiap bulan Februari dan Agustus.

  1. Vitamin B

Vitamin B terdiri dari beberapa jenis yang disebut sebagai vitamin B kompleks (vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B7, vitamin B9, dan vitamin B12). Peranan vitamin B kompleks ini juga sangat kompleks yaitu untuk membantu pembentukan sel darah merah, membantu mengolah makanan menjadi energi, membantu pembentukan hemoglobin, dan metabolisme lemak.

  1. Vitamin C

Vitamin C sangat berperan dalam mencegah tubuh dari infeksi. Selain itu, vitamin C dapat menjaga kesehatan gusi, memperbaiki sel-sel darah merah (eritrosit) yang rusak, dan menyerap kandungan zat besi dari makanan yang dikonsumsi oleh anak. Kandungan vitamin C banyak Anda temukan di buah-buahan (seperti jeruk, mangga, dan jambu biji) dan sayuran (seperti brokoli, tomat, dan kentang).

  1. Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Vitamin ini dapat membantu proses penyerapan kalsium oleh tubuh. Jika anak kekurangan vitamin D maka pertumbuhan anak akan terhambat dan biasanya anak akan mudah terserang penyakit tulang di kemudian hari. Vitamin D dapat secara otomatis dibuat oleh tubuh yang mendapatkan sinar matahari.

  1. Vitamin E

Vitamin E berperan dalam pertahanan tubuh anak melawan penyakit. Vitamin E ini akan membatasi radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Vitamin E juga dapat melancarkan peredaran darah, memperbaiki DNA, dan membantu proses metabolisme dalam tubuh. Vitamin E dapat Anda temukan di kacang-kacangan, tauge, brokoli, dan gandum.

  1. Kalsium

Kalsium merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan untuk proses pertumbuhan anak. Jumlah kalsium yang diperlukan oleh anak lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah kalsium yang dibutuhkan oleh orang dewasa. Kalsium dapat ditemukan dalam sayuran hijau, berbagai produk olahan susu, kedelai, kacang – kacangan, dan ikan laut (seperti ikan zidat).

  1. Zat Besi

Zat besi adalah mineral yang berfungsi dalam proses pembentukan sel darah merah di dalam tubuh. Sel darah merah ini berfungsi untuk mengalirkan oksigen. Zat besi berpengaruh besar untuk kecerdasan otak anak. Hal ini dapat terjadi karena zat besi dapat membuat pasokan aliran darah ke otak menjadi lebih lancar. Zat besi banyak ditemukan dalam hati, daging merah, dan sayuran hijau.

  1. Asam amino

Asam amino berperan penting untuk kecerdasan otak anak. Asam amino dapat membantu memperbaiki sel – sel otak yang rusak. Asam amino banyak ditemukan pada kacang – kacangan, kedelai, dan minyak ikan zidat.

  1. Seng (zinc)

Zinc dikenal sebagai sebutan emas otak. Hal ini dikarenakan Zinc sangat berperan penting untuk perkembangan otak anak. Kandungan zinc banyak ditemukan dalam kacang – kacangan, serealia, daging, dan telur.

Tips Memberikan Suplemen Anak

  1. Perhatikan Penyebab Anak Susah Makan

Penyebab anak susah makan ada bermacam – macam. Bisa jadi anak tidak nafsu makan karena tampilan makanan yang kurang menarik, rasa makanan yang tidak disukai anak, atau bisa saja anak tidak mau makan karena anak sedang sakit dan malas untuk makan.

  1. Perhatikan Kondisi Kesehatan Anak

Kondisi kesehatan anak erat kaitannya dengan makanan yang dikonsumsi. Jika kondisi kesehatan anak melemah maka diperlukan banyak vitamin anak yang dapat membantu melawan penyakit. Misalnya ketika anak sedang batuk pilek, Anda bisa memberikan vitamin B kompleks untuk anak.

  1. Perhatikan Suasana Hati Anak

Karakter anak memang sulit dipahami. Suasana hati mereka mudah berubah – ubah. Untuk itu dalam pemberian makanan atau suplemen vitamin anak hendaknya perhatikan suasana hati anak, apakah dia sedang senang atau marah. Jika anak tidak mau makan suplemen vitamin yang Anda berikan, jangan memaksa anak terus menerus. Bujuk anak dengan lembut untuk memakannya.

  1. Kenali Kebutuhan Tubuh Anak

Zat gizi yang diperlukan oleh anak sangat kompleks. Pada masa kanak – kanak, tubuh mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang lebih cepat dibandingkan dengan saat remaja maupun dewasa. Oleh karena itu, pastikan asupan nutrisi yang diperlukan oleh anak cukup diberikan. Jangan sampai anak Anda mengalami hambatan dalam pertumbuhan karena kurangnya zat gizi yang masuk.

  1. Pilih Suplemen yang Diformulasikan Khusus untuk Anak

Untuk memberikan suplemen pada anak, Anda harus memperhatikan apakah suplemen tersebut khusus diformulasikan untuk anak atau tidak. Pilihlah suplemen makanan yang memang khusus diperuntukkan untuk anak yang memiliki rasa yang disukai anak dan mudah untuk dikonsumsi oleh anak.

  1. Pilih Suplemen Dengan Dosis yang Sesuai

Jika Anda memilih suplemen untuk si buah hati, pilihlah suplemen dengan dosis yang tepat dan sesuai dengan usianya. Sebaiknya, suplemen multivitamin yang diberikan untuk anak berdosis rendah. Hal ini dikarenakan vitamin dalam suplemen dapat tertimbun apabila diberikan dalam dosis yang besar.

 

Ketika Anda ingin memberikan suplemen untuk si kecil, lihatlah terlebih dahulu komposisi dan kandungan yang ada dalam suplemen tersebut. Pastikan kandungan gizi dari suplemen multivitamin yang Anda berikan memanglah zat gizi yang dibutuhkan oleh anak Anda.

  1. Pilih Suplemen yang Aman

Perhatikan apakah suplemen yang Anda berikan untuk buah hati Anda sudah sesuai dengan standar atau belum. Anda bisa melihat apakah suplemen tersebut sudah mendapatkan izin edar dari BPOM dan Departemen Kesehatan. Jangan sampai Anda memberikan suplemen yang belum mendapat izin dan ternyata justru berbahaya untuk buah hati anda.

  1. Perhatikan Apakah Ada Kontraindikasi

Sebelum memberikan suplemen untuk anak, perhatikan terlebih dahulu apakah ada kontraindikasi dari suplemen multivitamin yang akan diberikan terhadap kondisi kesehatan anak. Jika anak memiliki suatu penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait suplemen multivitamin yang cocok untuk anak anda.

  1. Beri Suplemen Gizidat

Suplemen Gizidat adalah suplemen vitamin anak yang sangat tepat untuk anak Anda. Suplemen ini terbuat dari madu, kurkumin, dan minyak ikan sidat. Multivitamin gizidat dapat menjadi solusi bagi anak Anda yang susah makan. Selain itu, vitamin dan mineral yang terdapat di dalam Gizidat sangat berperan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *