Vitamin Terbaik Untuk Kecerdasan Otak Anak

Vitamin Terbaik Untuk Kecerdasan Otak Anak

Tahukah Anda bahwa kecerdasan otak anak sangat dipengaruhi oleh nutrisi dan vitamin terbaik untuk kecerdasan otak anak yang dikonsumsinya sejak masih dalam kandungan? Semakin baik nutrisi yang diterima, akan semakin baik perkembangan sel-sel otak mereka. Makanya sangat penting memilih asupan bagi si buah hati. Lantas zat-zat hebat apa yang harus diberikan?

Pertumbuhan otak seorang anak sudah dimulai sejak usia kandungan 4 bulan, dimana sel-sel otak mulai muncul namun belum saling berhubungan. Setelah lahir hingga usia 4 tahun perkembangannya semakin pesat hingga mencapai jumlah miliaran sel yang mulai berhubungan dan membentuk jaringan yang menakjubkan. Pada usia inilah penting memberikan asupan tepat bagi anak agar dia tumbuh cerdas.

10 Vitamin Terbaik Untuk Kecerdasan Otak Anak Yang Wajib Anda Tahu

Banyak jenis zat penting yang dibutuhkan untuk membantu perkembangan otak anak agar maksimal, selain faktor keturunan dan lingkungan yang juga harus mendukung tumbuh kembangnya. Ada asam amino, Asparagin, Arachidonic Acid (AA), Docosahexanoid Acid (DHA), Tyrosine, lemak omega, seng, yodium, Sphingonyelin, Sialic Acid (SA), serta beberapa vitamin seperti E dan B.

1. Asam Amino

Adalah bagian penting dari protein yang dibutuhkan tubuh manusia. Dari 22 jenis asam amino sembilan diantaranya penting untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak, terutama untuk membentuk struktur dari otak dan menyalurkan rangsangan. Sebagai peningkat daya ingat, asam ini juga penting karena membentuk senyawa penting seperti Asparagin dan Acetylcholine.

Asam Amino

Susu, telur, daging ayam dan sapi merupakan sumber utama asam amino. Sedangkan sumber nabatinya berasal dari kedelai, kacang-kacangan, alpukat, gandum, dan biji dari buah labu kuning. Memberikan asupan makanan ini secara teratur akan membantu pembentukan otak lebih baik pada anak.

2. Asparagin

Asparagin

Dalam perkembangan sistem saraf asparagin sangat diperlukan. Juga untuk merubah asam amino menjadi zat-zat yang diperlukan oleh otak anak. Sama halnya dengan asam amino, zat ini juga terdapat dalam daging-dagingan, telur, susu dan makanan berbahan dasar susu serta beberapa jenis kacang seperti kacang polong, kacang kedelai, kacang tanah dan kacang almond.

3. Arachidonic Acid (AA) dan Docosahexanoid Acid (DHA)

Dua asam lemak ini tak bisa dibentuk oleh tubuh, sehingga harus diberikan melalui bahan makanan. AA berfungsi sebagai media untuk menghantarkan rangsangan melalui sel saraf. Sementara DHA membentuk sel saraf inti pada otak dan cabang-cabangnya. Kolaborasi keduanya akan membentuk sel saraf otak yang maksimal.

Arachidonic Acid (AA) dan Docosahexanoid Acid (DHA)

ASI merupakan salah satu sumber AA dan DHA paling tinggi makanya sejak bayi hingga usia 6 bulan disarankan memberi ASI eksklusif. Selain itu susu formula dengan kandungan tinggi AA dan DHA juga dianjurkan disamping asupan makanan seperti ikan salmon, ikan tuna, telur dan daging.

4. Tyrosine

Tyrosine

Sangat berperan dalam pengendalian emosi dan perilaku anak. Salah satu jenis asam amino esensial ini membantu pembentukan serotonin dan katekolamin untuk membantu anak memiliki konsentrasi tinggi. Makanan seperti keju, alpokat, ragi merupakan sumber utamanya, disamping telur dan daging ikan yang juga mengandung tyrosine walau dalam jumlah lebih sedikit.

5. Lemak Omega

Omega-3, omega-6 dan omega-9 adalah jenis lemak omega yang sangat penting karena membantu terbentuknya jaringan pembungkus sel-sel saraf otak. Tak hanya itu meminimalisir radang otak dan menggumpalnya darah juga fungsi asam lemak ini. Tak salah jika dalam berbagai terapi penyakit otak, dibutuhkan zat ini untuk membantu penyembuhan.

Lemak Omega

Salah satu vitamin terbaik untuk kecerdasan otak anak yang memenuhi kebutuhan anak akan lemak omega adalah Gizidat, yang mengandung semua jenis lemak omega tersebut. Karena berasal dari belut atau zidat yang mengandung banyak zat tersebut. memberikan Gizidat secara teratur akan terlihat perkembangan kecerdasan anak yang lebih maksimal.

6. Seng

Seng

Untuk membentuk sel otak dibutuhkan zat seng. Begitu juga untuk membentuk enzim-enzim penting dalam pertumbuhan otak, juga sangat penting keberadaan zat yang bisa didapatkan pada makanan dari hewan laut seperti ikan, cumi, kepiting dan kerang. Selain itu juga terdapat di dalam susu dan kacang-kacangan.

7. Yodium

Bukan saja untuk mengatasi masalah gondok, yodium juga berperan dalam pertumbuhan otak. Terutama untuk memaksimalkan gerakan otak dan sistem saraf. Yodium membentuk hormon di dalam kelenjar tiroid yang akan menyeimbangkan kinerja otak.Makanan yang banyak mengandung yodium adalah kacang-kacangan, daging, ikan tua dan kerang.

Yodium

Kebutuhan yodium pada anak memang tidak terlalu besar, tergantung pada umurnya masing-masing. Upayakan memberikan makanan yang mengandung yodium pada periode emas anak yaitu hingga usia lima tahun.

8. Sphingomyelin

Berfungsi membentuk myelin yang akan menjadi selimut bagi sel saraf. Hal ini akan membantu memperkuat impuls antar saraf yang secara langsung berhubungan dengan kemampuan otak menerima dan memberi rangsangan. Semakin baik impuls saraf akan membuat kecerdasan anak berkembang dengan baik.

Sphingomyelin

Susu memiliki kandungan sphingomyelin tinggi, sama halnya dengan ASI yang juga memproduksi zat ini dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan anak. Tak hanya itu, kedelai dan turunannya juga penyumbang sphingomyelin bagi tubuh. Jadi jangan bosan memberikan asupan ini pada anak, tinggal di kolabirasikan dengan makanan lain agar anak selalu suka.

9. Sialic Acid (SA)

Zat ini dapat dibentuk oleh tubuh melalui sintesis pada karbohidrat dan protein yang dimiliki tubuh. Fungsinya adalah untuk membentuk gangliosida pada ujung sel saraf sehingga kinerja impuls-impuls saraf lebih maksimal. Jika anak memiliki SA yang cukup, akan membantunya mudah memahami suatu hal dan mengingat apa saja dengan lebih cepat.

Sialic Acid (SA)

Bahan makanan seperti kacang polong, kacang tanah, kacang almond, dan kacang kedelai adalah penghasil SA terbaik, selain susu dan daging yang juga memiliki kandungan SA. Penelitian menyebutkan semakin banyak SA yang dimiliki tubuh, akan menunjang kecerdasan anak secara signifikan.

10. Vitamin B dan E

Vitamin B memiliki fungsi untuk meningkatkan aktivitas dan kinerja otak anak. Selain itu juga meningkatkan daya ingat dan kemampuan membuat memori pada anak. Sedangkan vitamin E membantu memaksimalkan kerja otak karena merupakan antioksidan penting bagi tubuh. Kekurangan vitamin E akan berhubungan dengan penurunan kecerdasan secara langsung.

Vitamin B dan E

Sayuran hijau seperti bayam, lalu minyak bunga matahari, hazelnut, daging dan susu merupakan makanan yang banyak mengandung kedua vitamin terbaik untuk kecerdasan otak anak di atas. Jika anak susah makan sayur hijau, Anda bisa memodifikasinya sehingga lebih terasa enak. Rutin memberikan makanan tersebut agar anak tidak kekurangan nutrisi pada otaknya.

Punya anak yang pintar dan cerdas pastinya jadi kebanggaan tersendiri bagi Anda sebagai orangtua. Maka sudah seharusnya Anda berikan asupan nutrisi dan vitamin terbaik untuk kecerdasan otak anak pada masa tumbuh kembang. Pastikan menu empat sehat dan lima sempurna selalu terhidang di meja setiap hari untuk sikecil, agar mereka tak kekurangan gizi dan tumbuh menjadi anak membanggakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *